Senin, 22 Agustus 2016

Tahukah Anda :Ternyata Peta Dunia Yang Selama Ini Kita Pelajari Salah ?


Waduh, ternyata peta yang selama ini kita pelajari salah kaprah!
Sejak di bangku sekolah, kita sudah dibuat familiar dengan bentuk peta yang terpajang di dinding kelas, maupun yang kita pelajari di atlas maupun geografi. Namun tahukah Anda apabila akurasi bentuk peta ternyata tak merepresentasikan bentuk aslinya?


Yap, peta yang biasa kita lihat ternyata tak berbentuk bagaimana semestinya daratan tersebut berbentuk. Hal ini masuk akal, dikarenakan Bumi sebenarnya bulat dan peta dipaksakan untuk berbentuk dua dimensi. Dari sinilah ketidak akuratan muncul, di mana peta datar dua dimensi yang disebut "Proyeksi Mercator" ini membuat beberapa ukuran negara jadi terlihat lebih besar.

Coba bayangkan, Bumi yang bentuknya bulat ini membuat berbagai negara mustahil untuk diperlihatkan dalam bentuk dua dimensi. Tentu berbagai daratan yang ada di Bumi punya ragam bentuk seperti bentuk dan tekstur. Bentuknya antara lain berbentuk hati atau bahkan berbentuk kerucut. Namun peta Mercator yang sudah populer sejak abad ke 16 ini, membuat kita punya asumsi yang salah terhadap luas suatu negara. Asumsi ini makin kacau jika di peta kita melihat wilayah yang makin dekat dengan kutub Bumi.

Contohnya bisa kita lihat di beberapa negara seperti Inggris. Jika di peta, kita lihat negara Ratu Elizabeth tersebut terlihat cukup besar. Namun jika mengukur luasnya, Inggris tak lebih besar dari Jepang, Selandia Baru, Madagaskar, bahkan Sumatera. Greenland pun demikian. Terlihat sebagai pulau yang sangat besar dan punya ukuran yang hampir sama dengan Afrika, secara luas Afrika punya luas 14 kali Greenland.

Waduh, ternyata peta yang selama ini kita pelajari salah kaprah!
Ukuran asli Amerika Serikat jika dibandingkan dengan negara lain.

Ukuran asli Afrika jika dibandingkan dengan negara lain.

Perbandingan ukuran Inggris, Selandia Baru, Madagaskar, dan Sumatera

Contoh lain adalah Alaska yang di peta terlihat cukup besar. Namun kenyataannya, Brasil punya luas lima kali lebih besar ketimbang Alaska. Serta Rusia yang terlihat sebagai negeri yang sangat besar, namun kenyataannya Afrika jauh lebih besar dari Rusia.

Hal ini memperlihatkan bahwa makin mendekati kutub, bentuk sebuah negara di peta akan 'melar' dan terlihat makin luas. Padahal sebenarnya tidak. Ukuran-ukuran asli sebuah negara bisa Anda lihat di situs ini.

Untuk lebih mudah, video ini bisa memandu Anda untuk mengetahui seberapa besar ukuran negara-negara di dunia, tanpa harus mengacu lagi pada peta dua dimensi.

Reporter : Indra Cahya 
Sumber : www.merdeka.com, Minggu, 21 Agustus 2016 04:00 WIB.

Sabtu, 13 Agustus 2016

Mengenal : Yellow Juku Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan Indonesia.

 Yellow Juku di Ritech Expo Hakteknas 2016.

Perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 digelar di Stadion Manahan Surakarta, Rabu (10/8/2016). Acara yang dibuka oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir serta Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko ini menampilkan hasil riset serta inovasi karya peneliti Indonesia dari berbagai instansi. Salah satu yang menjadi unggulan adalah kapal selam nirawak yang siap melindungi perairan laut Indonesia. 

Kapal selam ini merupakan hasil kerja sama antara PT Hidrolab Naval Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Ada 3 (tiga) jenis kapal selam nirawak yang dihasilkan dari kerja sama tersebut, namun yang dipamerkan adalah sebuah kapal nirawak bernama Yellow Juku.

Petugas Sistem Kontrol Juku PT Hidrolab Naval Indonesia Priyo Sasoko mengatakan, penamaan 'Juku' diambil dari bahasa Makassar yang berarti ikan. Dinamakan seperti itu sebab alat ini memang dirancang untuk memperoleh data-data yang ada di dalam laut.

"Sea glider ini dirancang untuk memperoleh data-data apa pun yang ada di dalam laut, bisa data tentang populasi ikan di suatu perairan untuk mengetahui jika ada illegal fishing, dan lain-lain," kata Priyo kepada Tekno Liputan6.com di Surakarta. Ia mengatakan, kapal selam ini bisa menyelam hingga kedalaman maksimal satu kilometer di bawah laut.

[​IMG]

"Prinsipnya, Yellow Juku ini mengambil air, sehingga bisa menyelam. Kemudian Yellow Juku mengeluarkan kembali air tersebut, sehingga bisa kembali ke permukaan. Selama berjalan, (Yellow Juku, red.) selalu memasukkan dan mengeluarkan air, sehingga pergerakannya seperti glider (peluncur) yang turun naik ke permukaan laut," ujar Priyo menambahkan. Ia memaparkan, Yellow Juku dilengkapi dengan baterai yang mampu membuatnya bertahan hingga satu tahun di bawah permukaan laut. Kapal ini dilengkapi dengan artificial inteligent atau kecerdasan buatan yang membuat Yellow Juku mampu bermanuver ke laut lepas untuk melakukan pengawasan di permukaan laut. 

Selain itu, kapal selam ini juga dilengkapi dengan berbagai sensor yang disesuaikan dengan kebutuhan. Juku memiliki berbagai sensor untuk mengenali bagaimana kondisi laut. Jika penggunanya adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sensor yang dihadirkan adalah untuk membaca kandungan plankton. "Kalau banyak plankton, artinya laut tersebut banyak ikannya," ujar Priyo.

Selain itu Yellow Juku juga dibekali sensor kecerdasan buatan untuk mengenali suhu, kadar garam, dan parameter lainnya yang ada di dalam lautan, yang selama ini belum bisa dijangkau. "Jika Juku memiliki informasi atau data tentang kondisi laut di suatu lokasi, Juku bisa mengirimkannya ke satelit dan mengirim data tersebut kepada pengontrol," kata Priyo. Tetapi, proses pengiriman data ke satelit hanya bisa dilakukan, jika Juku sedang muncul ke permukaan, bukan saat di bawah permukaan laut. 

Video : "Kapal Selam Nirawak Yellow Juku Buatan Indonesia"

Sayangnya, hingga kini belum ada pihak swasta maupun institusi negara yang menggunakan Juku untuk mempermudah pekerjaannya. Padahal, institusi seperti KKP bisa memanfaatkan Juku untuk mengetahui potensi perikanan di suatu wilayah laut. Dengan mengetahui data potensi perikanan, nelayan pun dapat terbantu dalam mengumpulkan ikan. Selain itu, KKP juga akan mempunyai data demografis nelayan, sehingga, Juku akan memberikan manfaat bagi berbagai pihak.

Untuk Kementerian Pertahanan, Juku mampu mendeteksi kondisi bawah laut Indonesia. Juku rencananya bakal diluncurkan pada akhir tahun 2016. Bahkan, perusahaan rencananya akan mengujicobakan 10 unit Juku di perairan Indonesia. Hebat, bukan? 

Sumber : http://tekno.liputan6.com,

Kamis, 11 Agustus 2016

Anda Harus Tahu : Biak dan Morotai Jadi Calon Lokasi Bandara Antariksa LAPAN.


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berencana membangun bandara antariksa di Tanah Air.

Bandara ini nantinya akan digunakan untuk meluncurkan satelit. Sebab, selama ‎ini peluncuran roket selalu menumpang negara lain seperti India.

“‎Dalam Undang-Undang Keantariksaan diamanatkan untuk mengembangkan bandara antariksa, sebagai wahana untuk peluncuran roket ke ruang angkasa,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin dalam seminar Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/8/2016).

Rencananya, lokasi bandara antariksa tersebut akan dibangun di tiga lokasi. Namun seiring perkembangan, kini pilihan lokasi menjadi dua, yakni Biak dan Morotai.

“Dulu itu awalnya ada tiga daerah Enggano, Morotai dan Biak. Tetapi kini tinggal dua dan masih terus dilakukan penelitian serta pengkajian terhadap dua lokasi tersebut,” papar Thomas.

Letak Wilayah Biak Papua.

Pilihan di Morotai dan Biak karena alasan geografis. Yakni terletak di dekat garis lintang serta menghadap ke lautan pasifik.

“Morotai itu terletak di plus dua derajat Lintang Utara, sedangkan Biak terletak di minus dua derajat Lintang Selatan,” kata Thomas.

Bandara antariksa tersebut merupakan rencana pembangunan jangka panjang. Untuk merealisasikan proyek ini, harus melibatkan mitra dari negara yang sudah memiliki pengalaman membangun teknologi antariksa.

“Rencananya 2040 sudah terealisasi, karena itu jangka panjang. Jika nanti telah memiliki bandara antariksa sendiri, maka peluncuran roket akan dilakukan sendiri di dalam negeri,” Thomas menandaskan.

(lapan.go.id)

Pembangunan Bandara Antariksa yang ditargetkan pada tahun 2040 itu akan bekerjasama dengan negara yang sudah menguasai teknokogi keantariksaan. “Dan Bandara Antariksa ini juga bisa dipakai negara mitra internasional. Ini bagian dari komersialisasi,” ujar Jamaluddin di Hotel Sahid Jaya Solo, Selasa (9/8).

Penyusun  : Yohanes Gitoyo,  S Pd. 

Selasa, 09 Agustus 2016

Menengok Kecanggihan Kokpit Pesawat Tempur SU-35, (Calon) Elang Tempur Masa Depan TNI-Angkatan Udara.


Anda pasti tahu kehebatan Su-35 saat bermanuver atau dalam posisi statis di pangkalan udara, tidak ada salahnya kali ini kita mengetahui jeroan kokpit Su-35, lengkap dengan fungsi tombol dan tampilan pada layar monitor multifungsinya.

77862f296e6f

Pada stik kontrol pilot, tersedia bermacam-macam tombol dengan fungsinya masing-masing.

  1. Tombol mematikan kontrol otomatis. Ada dua tombol termasuk satu lagi tuas di bawah jari kelingking pilot yang menonaktifkan kontrol otomatis secara berkala sesuai keinginan pilot.
  2. Swicth empat mode untuk memilih mode tempur dan navigasi avionic yang kompleks.
  3. Tombol ‘Zero Roll”. Dalam kasus kehilangan orientasi karena tekanan gravitasi pilot dapat menekan tombol ini untuk secara otomatis mengembalikan pesawat tempur ke posisi lurus.
  4. Kontrol joystick untuk menggerakkan posisi kursor pada layar monitor.
  5. Tombol “manuver” atau pesawat tempur dalam mode supermanuver.
  6. Tombol untuk menembakkan meriam GAU-30 mm, untuk persenjataan rudal, ada tombol berbentuk pelatuk didepan stik.

Pada tuas kontrol tenaga mesin di samping kiri pilot juga tersedia bermacam-macam tombol dengan fungsinya masing-masing.

0b2f5b14f8a0


  1. Empat Sistem kontrol switch dengan 14 fungsi yang berbeda (termasuk mode tempur atau pengintaian).
  2. Tombol ‘Enter’.
  3. Radio – satu switch dengan dua radio.
  4. Tombol untuk mengunci aksi pilot.
  5. Pemilihan senjata. Setiap mode pertempuran sudah disesuaikan persenjataannya, tetapi pilot juga dapat memilih sendiri senjata yang ingin digunakan.

Pada layar monitor di depan pilot juga tersedia screen monitor dengan beragam tampilan dan fungsi yang berbeda. Cukup dengan satu tangan di tongkat stik, pilot dapat memilih fungsi yang berbeda.

753a5db83506


  1. Layar multifungsi 15 inchi MFD-35. terdiri dari beberapa frame layar yang menginformasikan data penerbangan, navigasi, persenjataan dan kondisi teknis pesawat. Ada tombol tujuan multifungsi tergantung dari informasi yang ditampilkan, dengan petunjuk sesuai yang ditampilkan di sebelah tombol.
  2. Garis mode kontrol avionik kompleks. ada lima tampilan informasi: posisi target udara pada jarak dekat dan jarak jauh, posisi target permukaan pada jarak dekat dan jauh, dan tampilan navigasi. Setiap mode menyediakan satu set informasi yang ditampilkan pada layar, termasuk tampilan persenjataan yang dipilih pilot. Pilot dapat memilih mode yang diinginkan dengan ibu jari kanan yang berarti hampir semua fungsi dari pesawat dapat dikendalikan tanpa perlu melepaskan tangan dari stik.
  3. Sebuah perangkat sistem backup terintegrasi, adalah salah satu perangkat penting keselamatan pilot dan pesawat, termasuk indikator ketinggian pesawat. Perangkat akan membantu pilot untuk kembali ke pangkalan saat mengalami kegagalan avionik utama. Sebelumnya perangkat tersebut hanya tersedia dalam bentuk switch (alarm), sekarang memiliki layar multifungsi sendiri termasuk dengan baterai cadangan .
  4. Layar Inframerah Multi-fungsi IR-LED 4 x 5-inci dan push-tombol yang digunakan untuk mengkonfigurasi semua sistem pesawat, termasuk penampakan radar dan peralatan navigasi, persenjataan dan tampilan video.
  5. Tampilan indikator penerbangan dan screen control yang memberikan tampilan informasi dasar penerbangan, seperti ketinggian pesawat, kecepatan, indikator, dan pilihan persenjataan pada pesawat tempur .
  6. Kontrol traksi otomatis dan sistem kontrol otomatis. Yang memberikan pilot kemudahan mempertahankan kecepatan pesawat tempur, manuver yang dikendalikan secara otomatis oleh komputer pesawat, termasuk jalur penerbangan pesawat yang sudah di set sesuai dengan rencana penerbangan, termasuk saat pesawat tempur take-off dan landing, serta keputusan penggunaan persenjataan.

Sumber : jakartagreater.com.

Senin, 08 Agustus 2016

Menuju Revolusi AI: "Jangan Jadikan Indonesia Bangsa Robot"


Baru-baru ini publik terhenyak menyaksikan keputusan Presiden Joko Widodo melepaskan amanah Menteri Pendidikan dari  Anies Baswedan.

Baswedan, yang selama ini memiliki perhatian yang mendalam terhadap pendidikan karakter di seluruh pelosok Nusantara, harus berhenti melakukan perjuangannya dalam posisi strategis di negeri ini. Posisi ini digantikan oleh Muhadjir Effendy,

Seperti dikutip dalam berita Tempo, dalam pelantikannya, Presiden Joko Widodo berpesan kepada Effendy untuk bekerja optimal dalam hal pemerataan pendidikan dan ketenagakerjaan.

Tujuan pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Nusantara merupakan isu penting, namun bagaimana dengan tujuan ketenagakerjaan sebagai target pendidikan?

Presiden menginginkan Indonesia memiliki orang-orang terampil yang siap bekerja memenuhi kebutuhan pasar.

Mungkin tujuannya mulia, namun di sini tersirat bahwa sekolah lebih berperan sebagai “pabrik tenaga kerja”. Orang-orang masuk tanpa ketrampilan dan kemudian keluar dengan “tenaga” yang siap dipakai. Apakah itu benar-benar tujuan pendidikan?


Di Amerika Serikat, sejumlah cendekiawan mulai aktif mengusulkan “Revolusi Pendidikan” seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence atau AI. Dalam beberapa tahun ke depan, akan ada banyak pekerjaan yang bisa diambil alih oleh AI (automation).

Di Indonesia, contoh terdekat adalah aplikasi Gojek, Uber, dan Grab yang mengambil alih sebagian penghasilan ojek pangkalan dan juga taksi konvensional. Di masa depan, bukan tidak mungkin ada lebih banyak lapangan kerja yang tergantikan oleh AI.

Oleh karena itu, para ahli tersebut mengusulkan sebuah perubahan yang mendasar dalam sistem pendidikan.

Dalam artikel The Economist, “Re-educating Rita”, ahli AI, Joel Mokyr, seorang ekonom dari The NorthWestern University, mengatakan bahwa kita harus meninggalkan sistem pendidikan “pabrik tenaga kerja” seperti yang disiratkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sistem ini memperlakukan manusia sebagai tanah liat, “shape it, then bake it, and that’s the way that it stays,”. Menurut Mokyr, kemauan untuk terus belajar seumur hidup adalah yang terpenting.

Perhatian Mokyr bukanlah main-main, pada awal tahun 2015, Bill Gates dan juga Stephen Hawking menulis surat terbuka yang mengajak para ilmuwan untuk melakukan penelitian mendalam untuk memaksimalkan pemanfaatan AI dalam kehidupan manusia.

Dan saat ini, perusahaan-perusahaan besar seperti Facebook, Google, Apple, dan Microsoft sedang melakukan penelitian besar-besaran terhadap bidang ini. Perubahan yang besar, jelas sedang terjadi.

Januari lalu, DeepMind, perusahaan AI yang dimiliki Google, mengalahkan manusia dalam permainan “Go”, sesuatu yang selama ini dikatakan tantangan terbesar dalam bidang AI.

Dalam permainan itu, Deep Mind menggunakan “deep learning”, sebuah bentuk kecerdasan artifisial yang menggunakan banyak algorithma sehingga sebuah komputer bisa mensimulasikan jaringan syaraf manusia yang bisa belajar melalui pengalaman.

Sejak momen itu, banyak ahli AI yang berpendapat bahwa kecerdasan artifisial (AI) akan banyak dijumpai dalam kehidupan manusia dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.


Seperti dikutip dalam artikel di majalah Nature, “Tomorrow’s World”,  Daniela Rus, Kepala Laboratorium Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial (AI) di MIT, mengatakan bahwa kita tak lama lagi berada di dunia “dimana semua orang bisa mempunyai robot dan banyak robot akan ditemukan dalam segala lini kehidupan,”

Lalu bagaimana Indonesia menyikapi hal ini?

Seperti yang dijelaskan di atas, kemajuan AI berdampak pada banyaknya pekerjaan yang diambil alih oleh AI (automation) sehingga akan ada banyak orang yang kehilangan pekerjaan.

Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki banyak tenaga kerja dengan upah rendah yang bekerja di berbagai pabrik besar. Jika tugas-tugas dalam pabrik sudah diambil alih oleh AI, darimanakah mereka bisa mendapatkan uang?

David Autor,seorang  ekonom dari MIT, mengatakan bahwa dampak negatif AI yang paling besar dialami oleh negara berkembang karena ekonomi mereka banyak mengandalkan barang murah yang dibuat oleh buruh dengan upah yang rendah.

Jika negara maju bisa memenuhi kebutuhan barang mereka dengan teknologi AI yang mereka miliki, maka negara maju tidak lagi memerlukan ekspor dari negara berkembang.

Di lain pihak, hampir semua paten teknologi AI dimiliki oleh negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, ataupun Eropa. Sementara kita?

Tahun ini kita masih baru memulai riset ilmu dasar yang didanai oleh Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI), sebelumnya ilmu pengetahuan dan teknologi kita masih berkutat dalam masalah pendanaan yang minim dan infrastruktur yang lemah.

Dalam hemat saya, Indonesia saat ini harus melakukan “Revolusi Pendidikan” sebagai langkah persiapan. Apa yang diarahkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pendidikan yang baru bukanlah langkah yang tepat.

Ketenagakerjaan bukanlah esensi dari pendidikan, apalagi di masa sekarang dimana pekerjaan bisa digantikan oleh AI ataupun robot.

Hal yang terpenting adalah bagaimana mendidik anak kita agar memiliki karakter manusia yang kompeten. Misalnya saja manusia yang visioner, mempunyai jiwa kepemimpinan yang tangguh,  rasa ingin tahu yang kuat, mencintai belajar,  ataupun pandai bersosialisasi. Karakter-karakter ini bukanlah sesuatu yang mudah digantikan oleh robot. 

Semoga Presiden Joko Widodo dan juga para pengambil kebijakan di negeri ini mempertimbangkan hal ini dalam strategi pendidikan negara kita. Anak-anak yang kita didik hari ini adalah mereka yang menjadi “pekerja” 20 tahun yang akan datang. 


Akankah kita siapkan mereka seperti robot? Atau menjadi manusia pengatur dan pencipta robot?

Penulis : Dyna Rochmyaningsih
Editor : Wisnubrata
Sumber : sains.kompas.com, Rabu, 3 Agustus 2016, 12:01 WIB.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Potret Perempuan Jawa pada Era Penjajahan Belanda, Ternyata Tidak Seburuk dari Anggapan Kita....

Sosok perempuan Jawa yang diambil pada tahun 1885.

Selama ini, kita lebih banyak disuguhi gambaran mengenai perempuan Jawa di era kolonialisme yang lemah lembut, tak berdaya bahkan tidak memiliki inisiatif. 

Namun anggapan itu ternyata tak seluruhnya benar. Perempuan Jawa yang hidup di masa kolonialisme juga aktif, berani, dan yang terpenting sadar hukum.

Hal ini tercermin dari kisah perempuan di Kadipaten Pakualaman yang sekarang masuk ke dalam wilayah kota Yogyakarta. Mereka sangat aktif di berbagai hal seperti memiliki peran dalam perekonomian dan hukum. 

Makalah The Image of Javanese Women on the Affidavit yang dipaparkan dalam Konferensi Gender, Household, Labour Relations and (Post) Colonialism, 1800-present pada Selasa (26/7/2016) di Universitas Gajah Mada mengungkapnya.

Makalah tersebut menguraikan, perempuan-perempuan yang tinggal di masa itu tak segan mencari keadilan. 


Mereka terbagi dalam tiga golongan perempuan :

  • Pertama, perempuan Jawa dengan sebutan bok, mbok atau simbok, biasanya berasal dari kalangan bawah dan bekerja di sektor informal.
  • Kedua, perempuan yang disebut Nyonyah, mereka merupakan perempuan Eropa, dan 
  • Ketiga adalah perempuan Jawa yang berasal dari kalangan bangsawan dan mempunyai gelar Raden Ayu.

"Menariknya, perempuan-perempuan yang terlibat dengan kasus hukum ini justru lebih banyak berasal dari kalangan bawah atau perempuan biasa," kata Galuh Ambar Sasi, penulis makalah.

Ini menarik mengingat referensi yang ada saat ini jarang sekali menceritakan perempuan yang berasal dari kelas bawah, lebih banyak menceritakan perempuan yang berasal dari kalangan bangsawan. 

Galuh menjelaskan, pada masa itu terjadi krisis finansial yang bahkan melanda keluarga kerajaan. Tak heran jika perempuan ikut ambil bagian dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Banyak dari mereka menjadi buruh batik, pedagang beras, pedagang singkong atau sebagai pemilik rumah pegadaian kecil.

"Aktivitas ini menunjukkan jika mereka bukanlah perempuan pasif yang identik dengan macak, masak dan manak. Mereka menghabiskan dengan bersosialisasi dan bekerja. Bahkan beberapa dari mereka bekerja hingga larut malam. Berbagai aktivitas inilah yang lambat laun menimbulkan perselisihan dengan orang lain," jelas Galuh. 

Mereka bisa ditemukan dalam beberapa kasus mulai dari jual beli, perselisihan tanah, rumah tangga, perceraian dan perselingkuhan, pajak dan hutang piutang. 

Salah satu kasus menarik terjadi pada mBok Partawigena yang merupakan buruh batik di rumah Nyonyah Bereh yang berlokasi di kampung Ledhok Ngebraman. Ia terlibat kasus kontrak kerja dengan Nyonyah Beres, majikannya di tempat pembuatan batik. 

Tanggal 21 Agustus 1904, ia  tidak pergi bekerja. Ia terkejut karena tiba-tiba polisi datang dan menangkapnya. Ternyata mBok Partawigena telah dilaporkan oleh Nyonyah bereh karena dianggap melanggar kontrak kerja yang sudah ditandatangani.

mBok Partawigena merasa marah dan tidak terima dengan perlakukan itu. Dia diinterogasi dan diminta untuk membuat berita acara. 

mBok Partawigena merasa telah bekerja keras sebagai buruh batik. Dalam berita acara, ia menceritakan bahwa harus bekerja dari Pkl 07.00-17.00 atau lebih dari itu. Selama bekerja, ia juga harus membawa bekal sendiri karena Nyonyah Bereh tidak menyediakan makanan bagi pekerjanya. 

Ia bahkan harus bekerja setiap hari tanpa hari libur. Ia hanya diijinkan tidak masuk kerja saat melahirkan, menikah atau sakit. Sayangnya tidak mudah untuk mendapatkan izin tersebut. Ia harus mendapatkan izin dari Lurah Panyeratan atau Mandor Batik dan Nyonyah Bereh terlebih dahulu. Jika tidak mendapatkan ijin, maka Mandor akan melaporkan ke Nyonyah Bereh dan akan mengirim seseorang untuk menjemput buruh batik.


Pada awal abad 20, perempuan Jawa juga rentan terhadap kekerasan seksual. Seperti yang di alami dalam kasus mBok Jayawigena. 

Ia diperkosa oleh seorang yang bernama Prawidirana saat suaminya tidak berada di rumah. Prawidirana berpura-pura meminta rokok dan memaksa masuk kedalam rumah. Merasa tidak ada yang salah dengan tingkah laku Prawidirana, mBok Jayawigena memutuskan kembali tidur. Ia tidak menyangka jika Prawidirana akan masuk ke kamar tidurnya.

Kejadian itu segera dilaporkan ke polisi dan ditindaklanjuti dengan memanggil beberapa saksi yang terkait dengan insiden tersebut.

Kasus-kasus hukum yang terjadi di era kolonial inilah menjadi gambaran keberanian para perempuan.

"Sudah ada hukum yang baik dan tidak berbelit. Ini yang membuat mereka tidak merasa takut untuk mendatangi dan mengadukan perkaranya," tambah Galuh. 


Refleksi masa lalu ini bisa menjadi pembelajaran bagi perempuan modern bagaimana menyikapi ketidakadilan dalam kehidupan mereka.


Penulis : Kontributor Sains, Monika Novena
Editor : Yunanto Wiji Utomo
Sumber : sains.kompas.com, Kamis, 28 Juli 2016,21:30 WIB.

Senin, 01 Agustus 2016

Mengenal KRI RE Martadinata 331, Kapal Perang TNI-AL Terbaru dan Tercanggih Saat Ini.


Setelah resmi diluncurkan pada 18 Januari lalu dengan pengukuhan nama sebagai KRI Raden Eddy (RE) Martadinata 331, PKR (Perusak Kawal Rudal) SIGMA Class 10514 pesanan pertama Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI ini dijadwalkan akan diserahterimakan ke penggunanya, yakni Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL pada bulan Januari 2017.

Fregat SIGMA 10514 Perusak Kawal Rudal (PKR) diberinama KRI RE Martadinata, kerjasama PT PAL dan Damen Shipyard Belanda yang dikerjakan di Surabaya, Jawa Timur. Banyak negara yang terkejut dengan pekerjaan ini. Mereka kagum dengan PT PAL yang ternyata mampu merakit Light Frigate Sigma ini. Dari 7 modul, PT PAL menggarap 5 modul, sementara Damen Shipyard Belanda hanya dua modul. Pada kapal frigate yang kedua, Damen hanya akan menggarap satu modul.

KRI Raden Eddy Martadinata buatan PT PAL

KRI Raden Eddy Martadinata

Sebelum proses penyerahan ke TNI AL, sudah barang tentu PKR SIGMA Class 10514 yang konstruksinya digarap patungan antara Dutch shipbuilder Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) and PT PAL, harus melalui serangkaian uji coba kelayakan di lautan (sea trial). 


Mengutip sumber dari Janes.com (18/7/2016), disebutkan mulai 11 Juli lalu KRI RE Martadinata 331 telah melaksanakan sea trial selama seminggu di sekitar perairan Dermaga Ujung, Surabaya. Sebagai flagship armada kapal perang TNI AL, KRI RE Martadinata diwajibkan melaksanakan speed test, a crash stop test, dan turning manoeuvres.


Persenjataan.

KRI Raden Eddy Martadinata

Ngurah Rai dan Martadinata, Nama Kapal Perang TNI AL Buatan Dalam Negeri

Diharapkan saat diserahterimakan ke pihak TNI AL, KRI RE Martadinata 331 sudah dilengkapi sistem persenjataan secara lengkap. Racikan alutsista untuk frigat ini adalah kanon reaksi cepat OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun, rudal anti kapal MM40 Exocet Block II (two triple launcher), peluncur torpedo Eurotorp B515, kanon CIWS Oerlikon Millenium 35 mm buatan Rheinmetall Defence, dan 12 peluncur rudal anti serangan udara VL-Mica buatan MBDA. Namun sampai saat ini, yang terpasang baru kanon OTO Melara 76 mm. Integrasi beragam sistem senjata di kapal perang ini menggunakan combant management system (CMS) Tacticos dari Thales. Heli dek di belakang untuk menampung sebuah helikopter ukuran sedang dengan berat maksimum 10 ton. Kapal ini juga dilengkapi dua perahu karet jenis RHIBs untuk operasi penyelamatan dan patroli.



Ngurah Rai dan Martadinata, Nama Kapal Perang TNI AL Buatan Dalam Negeri

Merujuk ke spesifikasinya, PKR SIGMA 10514 punya bobot 2.400 ton, panjang 105 meter, dan lebar 14 meter. PKR dapat membawa 120 awak, dengan fasilitas hanggar, flight deck sanggup didarati helikopter seberat 10 ton. Dari segi performance, KRI RE Martadinata 331 mampu melaju sampai kecepatan maksimum 28 knots. Kemampuan jelajahnya maksimum hingga 5.000 nautical miles (setara 9.260 km), hal ini dapat dicapau jika kapal berlayar dengan kecepatan jelajah 14 knots. Bila kecepatan ditingkatkan ke 18 knots, maka jarak jelajahnya melorot ke 4.000 nautical miles (7.408 km). Endurance, 20 hari di laut.

Video : "Kehebatan Kapal Perang Frigate PKR Sigma Kedua Buatan PT PAL"

Berteknologi Stealth.

Video : "Frigate KRI 331 RE Martadinata buatan PT PAL Indonesia"

PKR 10514 dengan panjang 105 meter dan lebar 14 meter, juga didesain memiliki kemampuan “siluman” (stealth technology) atau tak dapat terdeteksi oleh radar. Selain itu, keduanya akan dilengkapi sensor udara yang tercanggih saat ini sehingga mampu mendeteksi sasaran di udara lebih dari 200 kilometer. Selain sistem sensor yang dimiliki, kapal PKR dilengkapi dengan sistem peralatan komunikasi modern yang mampu berkomunikasi dengan berbagai unsur lainnya seperti kapal permukaan, kapal selam dan pesawat udara baik komunikasi voice maupun data secara terbuka maupun crypto.

Bila KRI RE Martadinata 331 kini sedang masuk masa uji coba dan instalasi sensor dan senjata, maka di galangan PT PAL kini juga tengah berlangsung aktivitas pembangunan pesanan kedua PKR SIGMA 10514 untuk pesanan Kemhan. Kabarnya PKR kedua ini akan diberi nama KRI I Gusti Ngurah Rai 332. Baik KRI RE Martadina 331 dan KRI Ngurah Rai 331, keduanya adalah reborn name dari kapal perang TNI AL jenis destroyer escort Samadikun Class (Claud Jones Class) yang telah dipensiunkan sejak lama.

Sebagai informasi, First Steel Cutting kapal PKR-1 dilangsungkan pada 15 Januari 2014, sedangkan kapal PKR-2 pada 16 Juli 2014. Menurut jadwal, PKR-1 akan diserahkan ke TNI AL pada bulan Januari 2017, sementara PKR-2 akan diserahkan pada bulan Oktober 2017.

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Dihimpun dari berbagai sumber.

Sabtu, 30 Juli 2016

5 Alasan Mengapa Orang Gila Selalu Sehat dan Tidak Mudah Sakit.


Ditempat-tempat umum khususnya kota besar banyak dijumpai orang gila yang berkeliaran dengan berbagai aksesoris aneh-aneh, apakah anda pernah berfikir mengapa orang gila tidak pernah sakit?

Orang gila tersebut tidak pernah sakit, padahal mereka jarang sekali mandi, bahkan makan dan minum saja sembarangan dan tidak memikirkan kebersihan pada makanan yang ia makan, tidak mengenakan baju tentu kalau orang waras biasanya langsung masuk angin. Tapi kenapa meski begitu orang gila itu tidak mudah sakit dan juga selalu sehat ?

Apakah setiap orang gila itu memiliki tingkat kekebalan fisik dan body balance yang kuat bahkan mungkinkah dalam tubuh orang gila itu ada zat - zat yang bisa menangkal penyakit !!!

Orang bisa mengalami kegilaan karena beberapa alasan yaitu depresi masalah keuangan, karir, dan bahkan percintaan. Namun ternyata orang gila tidak pernah sakit dan selalu sehat fisiknya.

Bagaimana orang gila dapat sehat selalu? Apakah alasannya?

Menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut rupanya sangatlah mudah, Orang Gila tidak pernah sakit karena Orang Gila tidak pernah Stress, Orang gila tidak pernah memiliki beban pikiran dan orang gila selalu bahagia dalam hidupnya.

Berikut adalah 5 alasan mengapa orang gila tidak pernah sakit atau selalu sehat:


1. Orang gila selalu gembira


Dimana-mana orang gila selalu tersenyum bahagia dan bahkan mereka dapat tertawa lepas tanpa beban meskipun orang lain melihat dengan sebelah mata. Orang gila memang tidak pernah stress dalam artian tidak pernah memikirkan segala kebutuhannya seperti pakaian, makanan, apalagi uang. Orang gila akan selalu gembira dengan apa yang mereka peroleh saat itu dan mereka tidak pernah muluk-muluk ingin mendapatkan sesuatu yang lebih, sehingga mereka akan selalu happy menjalani kehidupan ini. Orang yang hidupnya selalu gembira akan memiliki kesehatan fisik yang kuat, sehingga tidak mudah sakit.

Orang gila tidak pernah sakit juga karena orang gila selalu bahagia dan tidak pernah peduli dengan sesuatu hal disekitarnya dan itulah yang membuat kondisi tubuhnya menjadi jauh lebih sehat di bandingkan dengan orang waras.


2. Orang gila tidak pernah stress


Orang gila adalah orang tidak waras atau biasa disebut dengan orang stress. Namun maksud kalimat orang gila tidak pernah stress adalah mereka tidak pernah pusing memikirkan sesuatu hal seperti orang normal kebanyakan. Mayoritas orang normal akan memiliki banyak masalah yang harus dipikirkannya sehingga dapat memicu timbulnya stress dan berdampak pada gangguan kesehatan. Sedangkan orang gila tidak pernah memikirkan segala sesuatu hal sehingga fikiran mereka selalu fresh dan tidak pernah mengalami stress. Hal inilah yang membuat orang gila tidak pernah sakit.

Orang gila tidak pernah berpikir aneh - aneh, bahkan orang gila makan seadanya tidak pernah minta yang ribet dan aneh - aneh. bahkan nasi basi yang ada di tong sampah saja dimakan karena orang gila tau kapan dirinya lapar dan harus makan, Orang gila tidak peduli apa yang ia makan yang penting bisa membuat dirinya kenyang. Berbeda dengan orang waras yang terkadang sudah ada makanan di depannya justru lebih memilih - milih dan tidak mensyukuri makanan yang sudah di berikan kepadanya, dan orang waras biasanya ketika ada masalah sedikit langsung menjadi beban pikiran dan inilah yang terkadang membuat orang waras menjadi stress dan kemudian sakit.

Alangkah lucunya bukan sobat, ternyata orang gila yang sering di sebut juga dengan orang stres ini stresnya orang gila bisa membuat dirinya jauh lebih sehat dan ini berbalik jika dibandingkan stresnya orang waras yang justru malah bisa membuat dirinya sakit jiwa.


3. Orang gila selalu qona’ah


Orang gila tidak pernah berpikir. Memikirkan diri sendiri saja tidak sanggup apalagi memikirkan keluarga, pacar dan orang lain. Mereka tidak pernah peduli, mereka bertingkah semaunya saja dan reflek dengan pikiran yang kosong. Ini menyebabkan mereka tidak pernah stress dan menjadi orang yang tidak punya beban.

Orang gila memang selalu tidak memikirkan hal duniawi seperti pakaian, makanan, dan uang. Mereka selalu menerima apapun yang telah diterimanya dan tidak pernah mengeluh dengan makanan yang mereka makan bahkan nasi basipun mereka terima dan dimakan. Sedangkan orang normal selalu meminta lebih dengan apa yang telah diterimanya sehingga hati mereka tidak pernah tenang dan selalu memikirkan hal yang lebih, bahkan orang normal rela hutang kesana kemari untuk memenuhi keinginannya itu dan akibatnya hutang semakin menggunung maka jatuh sakit. Hal inilah yang membuat orang normal cenderung mudah sakit dan alasan orang gila dapat sehat selalu.


4. Orang gila selalu makan dan minum dengan seadanya


Orang gila tidak pernah repot dengan masalah makan dan minum, mereka selalu makan apa adanya yang didapat dan tidak pernah repot dengan masalah minuman. Orang gila mayoritas hanya meminum air putih saja yang biasanya mereka peroleh dari kran-kran air pinggir jalan, sedangkan orang normal selalu repot dengan masalah makan dan minum ini. Orang normal biasa mengkonsumsi kopi, teh, susu, minuman bersoda, dan lain sebagainya. Jadi wajar jika orang normal gampang sakit dan bahkan sampai terkena penyakit kronis, sedangkan orang gila tidak pernah sakit dan bahkan memiliki kekebalan tubuh yang tinggi.


5. Orang gila selalu santai


Orang gila tidak pernah ribet dengan masalah apapun, mereka dapat hidup santai dimanapun saja. Orang gila dapat tidur dimanapun meskipun meskipun hanya beralaskan tanah dan beratapkan langit, namun mereka santai saja dan tidak pernah mengeluh sama sekali. Hebat bukan? Orang normal tidak akan sanggup hidup seperti orang gila ini.

Orang gila cuek, anda pernah disapa orang gila di jalan dan dia berkata “Halo ganteng, apa kabarnya?” loh? atau apakah kamu pernah melihat orang gila tiba-tiba berpidato memikirkan tentang rakyat dan naiknya dollar serta dia memberikan solusi jitu untuk menanganinya? Tidak! Mereka cuek, mereka tidak peduli siapa kamu, mereka hanya berjalan tanpa arah walaupun sebenarnya mereka tetap membutuhkan orang lain.

Mereka sudah tidak memiliki tujuan lagi, terkadang hanya tiduran di jalan, berjalan di aspal dengan kaki yang hitam. Apakah mereka punya tujuan? kalau iya pasti mereka berpikir, tapi orang gila tidak berpikir. Orang gila bebas, tidak punya beban pikiran dan selalu cuek dengan semua keadaan.


Dan satu pelajaran yang perlu kita ambil dari orang gila adalah Orang gila tidak pernah mengeluh kepada apa yang telah diberikan Sang Maha Kuasa untuk dirinya, bahkan orang gila tidak pernah merasa kekurangan meski kehidupannya sebenarnya sangat sulit untuk dilalui karena tidak tentu setiap hari ia bisa makan atau pun bisa tidur ditempat yang nyaman dan semua itu tidak membuatnya mudah mengeluh. orang gila juga tidak pernah menuntun yang macam - macam dan ingin yang macam - macam semua ia lakukan dengan perasaan senang.

Berbeda dengan orang waras yang justru terkadang lupa untuk mensyukuri apa yang telah di berikan oleh Sang Maha Kuasa kepadanya, dan tak jarang terkadang mudah mengeluh dengan nasib yang ada dan orang waras juga biasanya memiliki keinginan yang aneh - aneh dan untuk mendapatkan kesenangannya tidak hanya berjalan - jalan melihat - lihat pemandangan seperti yang di lakukan orang gila namun terkadang untuk mendapatkan kesenangannya orang waras membutuhkan banyak modal atau uang untuk memuaskan keinginannya atau mendapatkan kesenangannya.

Nah, coba mulai sekarang kita mencoba hidup sebagai Orang Gila.. Upsss maksud saya mengambil sisi positif dari Orang Gila yang tidak mudah mengeluh, selalu bergembira dan tidak punya masalah, tidak pernah merasa kekurangan dll. dan jangan lupa tentunya untuk mendapatkan sesuatu kesenangan atau sesuatu yang di impi - impikan contohnya seperti mobil, rumah dll itu selain mengambil sisi positif dari orang Gila juga harus di iringi dengan usaha tentu anda akan merasa lebih sehat ketika menyadari hal itu.

Dan bersyukurlah anda terlahir sebagai orang waras yang jauh lebih baik dari orang gila karena orang waras punya akal untuk berpikir mana yang baik di lakukan dan mana yang tidak !!!

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber :
  1. http://www.kudutau.com/kamu-harus-tahu-5-alasan-mengapa-orang-gila-tidak-pernah-sakit/
  2. http://hanyatauaja.blogspot.co.id/2015/08/inilah-rahasia-mengapa-orang-gila-itu.html?m=1
  3. http://www.kumpulanmisteri.com/2015/08/5-alasan-mengapa-orang-gila-selalu-sehat.html

Kamis, 28 Juli 2016

Game "Warung Chain" Buatan studio Touchten, Made in Indonesia Laris di iOS dan Android


Game Warung Chain buatan studio Touchten mencapai peringkat atas di toko aplikasi iOS. Selain itu, game ini juga laris manis di Android.


Seminggu setelah pertama kali dirilis di App Store pada awal Mei, game Warung Chain buatan Touchten berhasil mencatat angka unduhan sebesar 20.000 di toko aplikasi iOS itu. 

CEO Touchten Anton Soeharyo menyatakan bangga dengan capaian yang diraih Warung Chain. Itu merupakan bukti bahwa game buatan studio asal Indonesia mampu bersaing dengan berbagai game buatan asal luar negeri.

Selain mendapat peringkat atas di toko aplikasi iOS Indonesia untuk kategori game gratis, dia menambahkan, Warung Chain juga laris manis di toko aplikasi Android milik Google.

"Kalau ditotal dengan Google Play Store sekarang sudah 70 ribu unduhan. Dicapainya dalam satu minggu dan hanya dari Indonesia saja. Jadi iOS 20 ribu dan Android 50 ribu," tutur CEO Touchten Anton Soeharyo saat dihubungi Nextren, Rabu (18/5/2016).


Permainan yang ditawarkan Warung Chain sederhana saja. Dalam game ini, pemain berperan sebagai penjaga warung makanan serupa warteg. Pemain cukup menyajikan makanan sesuai dengan pesanan yang diminta pengunjung.

Setiap pesanan mesti diantar dalam hitungan waktu tertentu. Semakin cepat menyelesaikan pesanan secara berturut-turut, maka pemain akan memperoleh poin tinggi.

Bila dibayangkan, sekilas game ini akan mengingatkan kita pada Diner Dash buatan studio Gamelab. Hanya saja masakan yang disajikan, pengunjung, serta latarnya khas Indonesia.


Touchten juga menyematkan fitur bernama KadoSaku di dalam Warung Chain. Lewat fitur ini, poin-poin virtual dalam game bisa ditukar dengan berbagai produk dari dunia nyata. Misalnya pulsa kartu SIM prabayar, voucher diskon, atau ponsel.

Penulis: Yoga Hastyadi Widiartanto
Editor: Deliusno
Sumber : www.nextren.com, Rabu, 18 Mei 2016, 15:05 WIB.

Rabu, 27 Juli 2016

Dengan "Iblis" di Mahkotanya, Anggrek Telipogon diabolicus Memberi Kejutan Pada Dunia.


Bunga biasa diidentikkan dengan paras perempuan yang rupawan. Namun, jenis anggrek baru yang ditemukan di bagian selatan Kolombia takkan membuat Anda berpikir demikian.

Bagian tengah mahkota bunga yang diberi nama Telipogon diabolicus itu tampak menyeramkan, begitu menyeramkannya hingga mirip sosok iblis.


Bunga berwarna merah keunguan itu ditemukan lewat penelitian yang dilakukan Marta Kolanowska dan Dariusz Szlachetko dari University of Gdansk serta Ramiro Media Trejo dari Kolombia.

Punya tinggi sekitar 5,5 - 9 sentimeter, kebaruan jenis anggrek iblis itu diungkap berdasarkan pengamatan pada 30 individu.

Meski menyeramkan, anggrek itu justru perlu dilindungi. Penyebarannya sangat terbatas dan populasinya minim sehingga dikategorikan "Terancam Punah" oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Jika spesies ini hilang karena semakin rusaknya habitat, manusia mungkin akan kehilangan salah satu anggrek paling menyeramkan di dunia.

Dalam publikasinya di jurnal Zookeys seperti dikutip Eurekalert pada 12 Juli 2016 lalu, ilmuwan mengatakan bahwa katalog terbaru menunjukkan adanya 3.600 spesies anggrek di seluruh Kolombia.


Ilmuwan percaya, masih banyak anggrek yang belum bisa dideskripsikan. Sementara itu, habitat banyak jenis anggrek terus berkurang sehingga suatu spesies berpotensi punah sebelum ditemukan.

Indonesia sendiri diduga menyimpan sekitar 30.000 jenis anggrek. Anggrek Nusantara pun punya keunikan, seperti anggrek yang memiliki "cula" pada mahkotanya.

Editor : Yunanto Wiji Utomo
Sumber : sains.kompas.com, Kamis, 21 Juli 2016, 20:44 WIB.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...