Sabtu, 03 Desember 2016

Makar, Sebuah Tindakan Yang Serius dan Bisa di Ancam Hukuman Seumur Hidup Bahkan Hukuman Mati !


Polisi menangkap Ahmad Dhani dan 9 aktivis lainnya terkait dugaan makar. Para aktivis ditangkap dini hari tadi karena diduga akan melakukan aksi pada siang ini.

"Iya hari ini juga," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Monas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).

Tuduhan makar terhadap 10 orang diantaranya Rahmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani bukanlah tuduhan yang sembarangan. 10 orang yang ditangkap tersebut diantaranya adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri dan Sri Bintang Pamungkas. Mereka ditangkap karena diduga akan melakukan makar dan sudah membahas gerakan tersebut dalam rapat di Sari Pan Pacific Hotel.


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, penangkapan delapan aktivis atas tuduhan makar bukan perkara main-main, sebab hukumannya sesuai KUHP bisa sampai hukuman mati.

"Saya kira, Kepolisian sudah punya data dan fakta sehingga menetapkan mereka sebagai tersangka kasus makar. Karena tuduhan itu serius, maka ini tidak bisa main-main. Kita tak bisa menyalahkan Polisi, asal ada buktinya dan upaya makar itu hal yang serius. Polisi memang harus melakukan tindakan preventif,” kata Mahfud MD, di Yogyakarta, Jumat (2/12).

Menyikapi upaya yang dilakukan Rahmawati dan kawan-kawan untuk menduduki MPR dan meminta wakil rakyat menggulingkan pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla, pakar hukum tata negara ini berkomentar bahwa barangkali Rahmawati dan aktivis lainnya, tidak paham bahwa parlemen termasuk MPR tidak bisa menggulingkan pemerintah yang sah dan terlegimitasi. Tetapi, ujar Mahfud, penangkapan harus dilakukan berdasarkan bukti awal yang kuat.

"Mungkin Mbak Rahma dan kawan-kawan belum tahu kalau sekarang sudah berbeda dari era Orba atau Gus Dur dimana legislatif tidak bisa lagi memberhentikan Presiden. Undang-Undang Dasar sudah diamandemen dan berlaku sejak 2004, mereka tampaknya belum paham," ujar Mahfud.

Namun, lanjut Mahfud, pihak Kepolisian perlu menjelaskan ke publik, mengapa sampai muncul tuduhan makar tersebut. “Tetapi hargai upaya Polisi. Masyarakat harus menunggu Polisi menjabarkan bukti awal hingga akhirnya melakukan penangkapan terhadap Rahma dan aktivis lainnya. Kalau tidak terbukti, segera lepaskan,” ucapnya.

Meski belum mendapatkan data soal penangkapan tersebut, Mahfud MD menjelaskan bahwa dalam KUHP setidaknya ada 10 pasal soal tindakan makar dan semua ancamannya berat, dari hukuman mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Dijelaskan Mahfud, barangkali tindakan Rahma dan kawan-kawan memang tidak ditujukan sebagai upaya makar. Tetapi mereka lupa bahwa rencana makar adalah perbuatan serius sehingga harus disikapi secara serius pula oleh penegak hukum.

"Tuduhan makar itu serius, tetapi kalau dikaitkan dengan politik tuduhan itu juga tidak benar. Kalau memang ada langkah-langkah yang ditujukan untuk menjatuhkan pemerintah secara tidak sah bahkan dalam tindakan preventif atau sebelum makar terjadi, penangkapan memang bisa dilakukan," tambahnya.

Kondisi politik itu, ujar Mahfud, jika penangkapan tersebut hanya dikaitkan dengan aksi doa bersama 2 Desember yang merupakan kelanjutan aksi atas kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kalau penangkapan itu memang dilakukan terkait dengan upaya menjatuhkan pemerintah dengan cara yang tidak sah dan melanggar hukum, maka itulah makar,” katanya.

Tindakan preventif atas upaya makar, bisa dilakukan meskipun pihak bersangkutan belum melakukan apa-apa. Namun jangan sampai penangkapan itu mematikan hak-hak politik para aktivis, dan Polisi wajib mengumumkan alasan penangkapan secara transparan.



Apakah Makar itu ?

Istilah makar dan kudeta belakangan ini disandingkan bersama-sama. Banyak yang menganggap makar sama saja dengan kudeta. Ada juga yang menganggapnya berbeda. Jadi, makar adalah? Untuk memahaminya, perlu rujukan pada KBBI.  Dalam kamus besar ini, makar1/ma·kar/ n  punya beberapa arti : 
  1. akal busuk; tipu muslihat: segala -- nya itu sudah diketahui lawannya; 
  2. perbuatan (usaha) dengan maksud hendak menyerang (membunuh) orang, dan sebagainya: karena -- menghilangkan nyawa seseorang, ia dihukum; 
  3. perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintah yang sah: ia dituduh melakukan --

Sementara, Wikipedia menjelaskan bahwa kudeta adalah sebuah tindakan pembalikan kekuasaan terhadap seseorang yang berwenang dengan cara illegal dan sering kali bersifat brutal, inkonstitusional berupa “penggambilalihan kekuasaan”, “penggulingan kekuasaan” sebuah pemerintahan negara dengan menyerang (strategis, taktis, politis) legitimasi pemerintahan kemudian bermaksud untuk menerima penyerahan kekuasaan dari pemerintahan yang digulingkan. Pada dasarnya kudeta adalah sebuah perbuatan pidana namun perbuatan pidana akan lenyap apabila kudeta sukses karena adanya legitimasi politik dari rakyat dan militer.

apa-itu-makar

Salah satu media nasional menulis, ada perbedaan di antara kedua istilah ini. Definisi makar ternyata juga ada di Kitab Undang-undang Hukum Pidana sebagai kejahatan terhadap keamanan negara, pada Pasal 104, 107 dan 108. Hukumannya adalah hukuman mati. Berikut bunyi tiap-tiap Pasal: 


Pasal 104: 
Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.


Pasal 107:
(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
(2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.


Pasal 108

(1) Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun:
1. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata;
2. orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama-sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2) Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Dalam situs Hukum Online, kudeta merupakan istilah politik. Sementara, makar adalah istilah yang merujuk pada ranah hukum. 

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : 
  1. http://kbbi.web.id/makar
  2. https://news.detik.com/berita/d-3361151/polisi-duga-ahmad-dhani-cs-akan-manfaatkan-aksi-2-desember-untuk-makar
  3. http://www.beritasatu.com/nasional/402642-mahfud-md-makar-tuduhan-serius.html
  4. http://www.bintang.com/lifestyle/read/2659377/berbeda-dengan-kudeta-makar-adalah
  5. http://makassartoday.com/2016/11/22/apa-itu-makar-ini-penjelasan-lengkapnya/

Senin, 28 November 2016

Sejarah Panjang Peringatan Hari Guru di Indonesia.


Pada setiap tanggal 25 November seluruh Indonesia memperingatinya sebagai Hari Guru Nasional. Di Indonesia sendiri penetapan tanggal 25 November sebagai Hari Guru  didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Tanggal ini bertepatan dengan pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945.

Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru yang dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Hari Guru Nasional di Indonesia, bukan hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Guru di Indonesia .


Sejarah berdirinya organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

R. A. A. Wiranatakoesoema V (Dalem Haji, masa jabatan 1912-1931 dan 1935-1945) sebagai wakil Volksraad di Congres van Prijaji-Bond (Kongres Perhimpunan Priyayi) di Surakarta tahun 1929
R. A. A. Wiranatakoesoema V sebagai wakil Volksraad di Congres van Prijaji-Bond 
(Kongres Perhimpunan Priyayi) di Surakarta tahun 1929

Ternyata dibalik penetapan Hari Guru Nasional ini ada sebuah sejarah panjang hingga penetapannya jatuh pada tanggal 25 November, yang juga merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sejarah organisisi guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berawal dari perjuangan dari guru Tanah Air melalui Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Dalam hal ini, organisasi uniteristik beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah.

Banyak dari mereka yang menjalankan tugasnya di Sekolah Desa dan Sekolah Rakya Angka Dua. Pada masa ini juga, banyak berkembang berbagai organisasi guru yang memiliki latar belakang seperti keagamaan, kebangsaan, dan lain sebagainya.

Dua dekade berselang, nama PGHB diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini membuat geram pemerintah Belanda, karena penggunaan kata "Indonesia". Semangat kebangsaan  para guru tersebut sangat tidak senangi oleh penjajah waktu itu.

Namun sebaliknya, kata “Indonesia bagi para guru dan bangsa Indonesia sangatlah didambakan. Sehingga dengan hal ini mendorong Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan untuk memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda.

Sehingga menghasilkan kepala HIS yang dulu selalu dijabat oleh Belanda, satu per satu dijabat oleh Indonesia. Pada waktu inilah perjuangan guru tak lagi untuk perbaikan nasib, dan persamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah berubah menjadi perjuangan nasional dengan semangat “Merdeka”.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang dulu selalu dijabat orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia. 

Sayang, pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang dan sekolah ditutup sehingga PGI tidak dapat lagi melakukan aktivitas. Namun, semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjadi dasar PGI untuk menggelar Kongres Guru Indonesia pada 24–25 November 1945 di Surakarta. 

Sehingga pada tanggal 25 November inilah akhirnya mereka sepakat untuk menginisasi kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesai (PGRI). Melalui kongres ini, segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk. Di dalam kongres inilah, tepatnya pada 25 November 1945, PGRI didirikan. 

Dengan demikian Hari Guru 25 November 2016 ini merupakan 71 tahun berdirinya PGRI.


Peringatan Hari Guru 25 Nopember 2016.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Peringatan HGN tahun 2016 dan HUT ke-71 PGRI tahun ini mengangkat tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”.

“Perkenankan saya atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, pamong dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2016 dan HUT ke-71 PGRI,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud),  Muhadjir Effendy dalam upacara bendera memperingati HGN 2016 dan HUT ke-71 PGRI, di halaman kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Mendikbud menambahkan, guru memiliki peran yang sangat mulia dan sangat strategis. Oleh sebab itu, Mendikbud mengajak kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Indonesia untuk bangga terhadap profesinya tersebut. Sejak ditetapkannya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2015, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional.

Di Indonesia, guru sangat dipandang mulia tidak hanya karena sebuah pekerjaan yang dimaknai dengan tugas untuk mendidik anak-anak bangsa pada pendidikan formal saja, namun Guru adalah panggilan jiwa untuk membantu menyalakan pelita pengetahuan dan kebajikan di dalam diri setiap anak bangsa. Sebagai sebuah profesi yang menciptakan masa depan melalui karakter dan keterampilan generasi penerus bangsa, peran guru sangat strategis di dalam pembangunan nasional.

Upacara bendera Peringatan HGN tahun ini didukung sejumlah sekolah menengah atas (SMA) di Jakarta untuk pasukan pengibar bendera dan paduan suara. Beberapa SMA yang mendukung terlaksananya upacara HGN 2016 yaitu SMAN SMAN 3 Jakarta, SMAN 39 Jakarta, SMAN 49 Jakarta, dan SMA K 3 BPK Penabur Jakarta.

Selain upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional, Kemendikbud bersama Kementerian Agama dan organisasi profesi guru menyelenggarakan kegiatan Simposium Guru Nasional di Sentul International Convention Center (SICC) pada hari Sabtu (26/11/2016) yang diikuti sekitar 2000 orang guru dari seluruh Indonesia. Simposium tersebut merupakan wahana untuk menuangkan ide, gagasan, dan mencari pemecahan isu atau permasalahan strategis tentang pendidikan.

Puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2016, dan Hari Ulang Tahun ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, dan 11.000 orang guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 27 November 2016, di SICC, Sentul, Jawa Barat.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan ratusan guru berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta, Rabu pagi, (23/11/2016). Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2016, Mendikbud bersama para guru menggelar upacara tabur bunga sekaligus berdoa bersama sebagai rangkaian acara peringatan Hari Guru Nasional 2016 dan ulang tahun ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap peran guru dan upaya memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berjasa, Kemendikbud mengajak masyarakat untuk dapat menyampaikan ajakan menghormati dan memuliakan guru, serta mengungkapkan rasa terima kasihnya melalui media sosial. Tagar #AyoHormatiGuru #TerimaKasihGuru menjadi penanda partisipasi masyarakat dalam perayaan Hari Guru Nasional tahun 2016. Lebih dari itu, kesadaran terhadap peran strategis guru juga disampaikan dalam tagar #GuruMuliaKarenaKarya.


Peringatan Hari Guru secara Internasional.

Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, peringatan Hari Guru di setiap negara berbeda-beda pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. Di beberapa negara, hari guru merupakan hari libur sekolah.

Benua Amerika
  • Amerika Serikat : Minggu pertama di bulan Mei (Minggu Apresiasi Guru).
  • Argentina: 11 September, Hari peringatan wafatnya Domingo Faustino Sarmiento, seorang pendidik dan politisi Argentina.
  • Brasil: 15 Oktober (sejak 1963), Pertama kali dirayakan tahun 1947 di São Paulo oleh sejumlah guru dari sebuah sekolah kecil. Tanggal 15 Oktober disepakati sebagai hari guru karena pada tanggal tersebut, Dom Pedro I menyetujui dekret penataan kembali sekolah dasar di Brazil.
  • Chili: 16 Oktober, Pada tahun 1974, tanggal 10 Desember disepakati sebagai hari guru karena penyair Chili Gabriela Mistral menerima Penghargaan Nobel pada 10 Desember 1945. Sejak tahun 1977, hari guru diubah menjadi tanggal 16 Oktober untuk memperingati berdirinya Institut Guru Chili (Colegio de Profesores de Chile).
  • Meksiko: 15 Mei (sejak 1918)
  • Peru: 6 Juli (sejak 1953), Pejuang kemerdekaan José de San Martín mendirikan sekolah umum untuk laki-laki setelah José Bernardo de Tagle meloloskan resolusi pendidikan pada 6 Juli 1822.

Benua Asia
  • Filipina: 5 Oktober, Peringatan hari guru (bahasa Tagalog: Araw ng mga Guro) ditetapkan tanggal 5 Oktober berdasarkan Perintah Presiden No. 479. Walaupun demikian, hari guru biasanya dirayakan di sekolah-sekolah dasar dan sekolah menengah sekitar bulan September dan Oktober.
  • Hong Kong: 10 September (hingga 1997: 28 September)
  • India: 5 September, Hari ulang tahun Presiden India Dr. Sarvapalli Radhakrishnan yang juga seorang guru ditetapkan sebagai hari guru. Di sekolah-sekolah diadakan perayaan, dan murid yang paling senior memainkan peran sebagai guru.
  • Iran: 2 Mei, Peringatan wafatnya Morteza Motahari sebagai martir pada 2 Mei 1979.
  • Korea Selatan: 15 Mei, Hari guru dirayakan sejak tahun 1963 di Seoul, dan sejak tahun 1964 di kota Chuncheon. Perayaan ini dimulai oleh sekelompok anggota palang merah remaja yang mengunjungi guru-guru yang sedang sakit di rumah sakit. Perayaan hari guru secara nasional tidak dilangsungkan dari tahun 1973 hingga 1982, dan baru dilanjutkan kembali sejak 1983. Guru menerima hadiah bunga anyelir.
  • Malaysia: 16 Mei, Tanggal 16 Mei ditetapkan sebagai Hari Guru di Malaysia, karena pada 16 Mei 1956, Majelis Undang-Undang Persekutuan Tanah Melayu menerima rancangan kurikulum dari Laporan Jawatankuasa Pelajaran.
  • Pakistan: 5 Oktober
  • RRC: 10 September, Murid-murid biasanya memberikan hadiah balas jasa kepada guru, seperti kartu ucapan dan bunga.
  • Singapura: 1 September (hari libur sekolah), Perayaan dilakukan sehari sebelumnya, dan murid-murid dipulangkan lebih awal.
  • Taiwan: 28 September (ulang tahun Konfusius)
  • Thailand: 16 Januari (sejak 1957)
  • Turki: 24 November (sejak 1981)
  • Vietnam:20 November
  • Hari libur sekolah untuk mengunjungi guru dan mantan guru di rumah masing-masing.

Benua Eropa
  • Albania: 7 Maret
  • Ceko: 28 Maret
  • Rusia: 5 Oktober, Sejak tahun 1994, hari guru dirayakan tanggal 5 Oktober bertepatan dengan Hari Guru Sedunia. Dari tahun 1965 hingga 1993, hari guru dirayakan pada minggu pertama di bulan Oktober.
  • Polandia: 14 Oktober
  • Australia, Hari Jumat terakhir bulan Oktober dirayakan sebagai Hari Guru Sedunia di Australia.


Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : 
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Guru
  2. https://www.selasar.com/budaya/peringatan-hari-guru-di-indonesia-dan-dunia
  3. http://www.lensaremaja.com/nasional/8157/menelisik-sejarah-hari-guru-nasional-yang-ditetapkan-tanggal-25-november/
  4. http://www.jurnalisindonesia.com/2016/11/25/peringatan-hari-guru-nasional-2016-guru-mulia-karena-karya/

Sabtu, 26 November 2016

6 Hal yang Harus Dilakukan Saat Ponsel Anda Hilang.


Sepuluh tahun yang lalu, kehilangan handphone bukanlah masalah besar. Namun, sekarang kehilangan ponsel bisa menjadi bencana yang merusak hari Anda. 

Dahulu rasa kehilangan tidak begitu menyakitkan karena Anda hanya kehilangan handphone, sim card, nomor telepon penting, dan sms dari orang terdekat. Untungnya, CLEO menemukan cara untuk mencegah mimpi buruk ini. Baca terus untuk mengetahui tips mengamankan ponsel dan hal-hal yang harus dilakukan jika ponsel tidak bisa ditemukan di dalam tas atau hilang. 


1. Calling yourself

Pinjamlah telepon teman dan cobalah menghubungi ponsel Anda yang hilang. Anda juga bisa mengirimkan pesan teks ke telepon Anda dan menawarkan hadiah untuk orang yang menemukan dan mau mengembalikan ponsel kepada Anda. Setelah menghubungi nomor sendiri, ada dua kemungkinan yang akan terjadi; seseorang telah menemukan telepon Anda atau Anda akan mendengar dering telepon di antara bantal dan sofa.


2. Hubungi Operator Seluler

Setelah Anda menelepon atau mengirim sms ke ponsel sendiri, telusurilah kembali perjalanan Anda dan coba mengingat kira-kira di mana Anda meninggalkan perangkat berharga itu. Jika setelah menunggu beberapa lama Anda tidak bisa menemukannya, segera hubungi operator seluler dan memberitahu mereka bahwa telepon Anda telah hilang atau dicuri. Minta mereka untuk menonaktifkan layanan data, pesan, dan panggilan telepon pada ponsel untuk sementara waktu. Hal ini bisa mencegah pencuri ponsel menghabiskan pulsa Anda untuk menelepon ataupun berbelanja online jika Anda belum logout dari online shop.


3. Ganti password

Anda mungkin akan kehilangan ponsel untuk selamanya, tetapi jangan sampai kehilangan akses ke semua akun online Anda. Jika ponsel hilang dalam keadaan terbuka (tidak tidak dilengkapi dengan password dan belum logout dari semua akun social media dan online shop), segeralah mengubah password semua akun. Jangan lupa menghubungi pihak bank jika Anda menggunakan online atau mobile banking.


4. Catat Nomor Penting

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Luangkanlah waktu untuk mencatat nomor ESN, IMEI, atau MEID ponsel Anda. Pada kebanyakan ponsel, nomor ini sering ditemukan di bagian dalam ponsel tempat baterai diletakkan, sedangkan pada iPhone terdapat di bagian belakang di dekat nomor FCC ID. Nomor ini akan berguna ketika melaporkan ponsel hilang atau dicuri kepada polisi atau operator seluler Anda.


5. Back up plan

Secara teratur mengopi dokumen penting yang ada di ponsel Anda ke perangkat lain (tablet atau laptop) bisa mencegah Anda kehilangan segalanya. CLEO menyarankan untuk melakukan back up sebulan sekali atau jika perlu seminggu sekali. Jadi, saat membeli handphone baru, Anda akan memiliki ponsel yang tidak kosong dan hanya perlu memindahkan data. Lalu untuk mencegah pencuriaan data pribadi, biasakan untuk menghapus history di internet browser Anda. 


6. Aplikasi Terpenting

Tidak perlu merasa frustasi dan takut kehilangan segalanya karena sekarang ada banyak aplikasi yang berhubungan dengan GPS dan memudahkan pencarian ponsel yang hilang. Anda hanya memerlukan beberapa menit untuk meng-install Find My iPhone (iOs), BlackBerry Protect (Blackberry), atau Prey, Mobile Defense, dan Lookout (Android). 

5 Cara Cegah Pencuri Mengambil Ponsel Anda


Manusia memang tidak bisa terlepas dari sifat lalai dalam menjaga barang-barang berharga. Wajar jika banyak orang yang memanfaatkan kelalaian orang dengan mencuri barang-barang berharga milik Anda. Apalagi bila barang yang Anda miliki bernilai jutaan.

Ponsel yang semakin canggih memiliki harga yang sepadan pula. Selain itu, benda seukuran genggaman tangan tersebut juga memiliki resiko untuk dicuri. 

Mengutip laman Irish Times, Kamis (17/3/2016) berikut adalah cara untuk mencegah pencuri mengambil ponsel Anda.


1. Jangan letakkan ponsel tanpa pengawasan


Memang saran ini sangat umum, dan sering Anda dengar. Namun saran tersebut memiliki alasan karena benda tanpa pengawasan mudah sekali untuk diambil. Hindari kebiasaan meninggalkan ponsel Anda di meja restoran, atau tempat umum lainnya.

Juga jangan tinggalkan di dalam kendaraan yang mudah terlihat. Usahakan untuk tidak menggunakan ponsel jika dalam kendaraan umum.

Saat sedang menunggu ditempat umum pun usahakan agar tidak mengunakan ponsel Anda di tempat-tempat yang memungkinkan pencuri menjambret ponsel Anda dan kabur dengan mudah.


2. Ketahui nomor IMEI ponsel Anda

Dua dari tiga orang yang melaporkan ponselnya hilang tidak mengetahui nomor identifikasi unik yang ada diponsel, atau yang biasa disebut IMEI. 

Untuk pengguna Android, nomor IMEI terletak pada bagian belakang baterai, sementara pada iPhone terdapat pada tutup belakang ponsel tersebut. Anda juga bisa menekan *#06# untuk sebagian ponsel. Simpan nomor IMEI tersebut untuk berjaga-jaga bila ada masalah.


3. Simpan data cadangan di penyimpanan data online

Ponsel Anda jelas memiliki data-data penting seperti nomor teman Anda, kumpulan foto, video ataupun dokumen. 

Miliki cadangan setiap hal penting dengan menyimpannya secara online lewat aplikasi seperti iCloud maupun Google Drive. Dengan begitu, apabila ponsel Anda dicuri, data-data di dalamnya masih bisa kembali pada Anda.


4. Unduh aplikasi pelacak ponsel
Ada ratusan aplikasi yang menawarkan fasilitas pelacakan ponsel. Cukup dengan mengaktifkan GPS dan masuk ke dalam akun yang digunakan pada ponsel, Anda bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk melacak ponsel bila dicuri.

Akan tetapi biasanya aplikasi ini memiliki kekurangan, yaitu aplikasi ini berhenti melakukan pelacakan apabila ponsel telah dimatikan. Jadi usahakan untuk gunakan fitur ini saat Anda menyadari dimana terakhir Anda meletakkan ponsel.


5. Gunakan perangkat hands free

Earphone merupakan salah satu perangkat hands free yang menghindari penggunaan handphone secara langsung dari tangan Anda. 

Dengan begitu, resiko kehilangan ponsel akan berkurang. Hindari menyimpan handphone ditempat yang mudah dicuri orang.

Penulis : Shabrina Aulia Rahmah
Sumber : http://tekno.liputan6.com, 7 Maret 2016, 20:44 WIB.

Kamis, 24 November 2016

Cara Mudah Perbaiki Error "Windows Script Host access is disabled on this machine.."


Pada postingan kali ini, saya akan berbagi tentang bagaimana mengatasi masalah (memperbaiki) error pada windows. Jika anda mengalami error "Windows Script Host access is disabled on this machine. Contact your administrator for more details.", inilah cara untuk memerbaikinya. 

Windows Script Host (WSH) adalah teknologi Microsoft yang menyediakan kemampuan scripting seperti file batch, tetapi mencakup lebih banyak fitur. Script tersebut dapat dijalankan langsung dari desktop dengan mengklik dua kali file script , atau dari command prompt (CMD). Penyebab error ini biasanya karena adanya virus HTML yang menonaktifkan sistem WSH.  Mari kita bahas cara perbaiki error yang satu ini.

1. Klik Start Menu, lalu ketik-kan regedit.exe pada kotak pencarian. Lalu pilih regedit.exe.



2. Setelah masuk ke Registry Editor, arahkan ke direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows Script Host\Settings.



3. Klik kanan lalu pilih New, pilih lagi DWORD (32-bit Value).


4. Beri nama/ganti nama-nya menjadi Enabled.



5. Double klik pada Enabled, lalu ganti pada bagian Value data diubah menjadi 1 untuk mengaktifkan kembali sistem WSH. Klik OK.


6. Selesai, langkah terakhirnya adalah dengan Restart PC/komputer.

Sekian, semoga informasi ini dapat membantu anda mengatasi masalah PC ini. Terima kasih dan selamat mencoba..

Senin, 21 November 2016

Bung Tomo : Pejuang Kemerdekaan Yang Telat Memperoleh Gelar Pahlawan !


Bung Tomo dijuluki "Jenderal Kancil" oleh mantan Presiden Sukarno.

Selain proklamasi kemerdekaan 17 Agustus, Indonesia juga mencatat momen sejarah penting dalam perjuangan melawan penjajah. Peristiwa itu terjadi pada 10 November 1945 di Surabaya atau yang kemudian diabadikan menjadi Hari Pahlawan.

Menyebut Hari Pahlawan, memori bangsa teringat dengan aksi heroik Sutomo atau lebih dikenal dengan Bung Tomo dalam pertempuran di Surabaya melawan pasukan Inggris dan NICA-Belanda.

Dalam perang itu, Bung Tomo tampil sebagai orator ulung di depan corong radio. Suara dan pekikan takbirnya membakar semangat rakyat untuk berjuang melawan para penjajah.


Sutomo atau lebih dikenal dengan sapaan akrab oleh rakyat sebagai Bung Tomo, adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945.

Meskipun Indonesia kalah dalam Pertempuran 10 November itu, kejadian ini tetap dicatat sebagai salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.

Sutomo dilahirkan di Kampung Blauran, di pusat kota Surabaya tanggal 3 Oktober 1920. Ayahnya bernama Kartawan Tjiptowidjojo, seorang kepala keluarga dari kelas menengah. Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan, sebagai staf pribadi di sebuah perusahaan swasta, sebagai asisten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahan ekspor-impor Belanda. Ia mengaku mempunyai pertalian darah dengan beberapa pendamping dekat Pangeran Diponegoro yang dikebumikan di Malang.

Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda, dan Madura. Ia pernah bekerja sebagai polisi di kotapraja, dan pernah pula menjadi anggota Sarekat Islam, sebelum ia pindah ke Surabaya dan menjadi distributor lokal untuk perusahaan mesin jahit Singer.

Sutomo dibesarkan di rumah yang sangat menghargai pendidikan. Ia berbicara dengan terus terang dan penuh semangat. Ia suka bekerja keras untuk memperbaiki keadaan. Pada usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Sutomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu. Belakangan ia menyelesaikan pendidikan HBS-nya lewat korespondensi, namun tidak pernah resmi lulus.

HBS (Hegere Burger School) merupakan pendidikan menengah umum pada zaman Hindia Belanda untuk orang Belanda, Eropa atau elite pribumi dengan bahasa pengantar bahasa Belanda. Masa studi HBS berlangsung dalam 5 tahun atau setara dengan MULO+AMS (SMP+SMA).

Sutomo alias Bung Tomo kerap dicela karena hanya lulusan Holland Inlander School atau sekolah rendah untuk kaum pribumi di Surabaya. Ini berarti dia hanya lulusan setingkat sekolah dasar.

Inilah sebabnya Bung Tomo kerap diejek karena dianggap bukan kalangan intelektual. “Bapak pernah dihina oleh orang-orang intelektual, ‘Bung Tomo ngerti apa, enggak sekolah’,” kata Bambang Sulistomo, putra Bung Tomo.

Tak ada yang meragukan kemampuan Sutomo alias Bung Tomo dalam berpidato dan berorasi. Orasi Bung Tomo terbukti mampu membakar semangat para pemuda dalam pertempuran di Surabaya. Sejarawan Rushdy Hoesein mengatakan para pemuda kerap berkumpul di bawah pengeras suara mendengar pidato Bung Tomo yang disiarkan melalui radio.


Walaupun begitu Sutomo pernah menjadi seorang jurnalis yang sukses, ia bergabung dengan sejumlah kelompok politik dan sosial. Ketika ia terpilih pada 1944 untuk menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, hampir tak seorang pun yang mengenal dia. Namun semua ini mempersiapkan Sutomo untuk peranannya yang sangat penting, ketika pada Oktober dan November 1945, ia menjadi salah satu Pemimpin yang menggerakkan dan membangkitkan semangat rakyat Surabaya, yang pada waktu itu Surabaya diserang habis-habisan oleh pasukan Inggris yang mendarat untuk melucutkan senjata tentara pendudukan Jepang dan membebaskan tawanan Eropa. Sutomo terutama sekali dikenang karena seruan-seruan pembukaannya di dalam siaran-siaran radionya yang penuh dengan emosi.

Video : "Suara Asli Pidato Bung Tomo - Resolusi Jihad Merdeka Atau Mati"

Istri Bung Tomo, Sulistina, juga membenarkan. “Banyak yang bilang, Bung Tomo itu pintar tapi sekolahnya rendah,” ujarnya. Dalam buku Bung Tomo Suamiku: Biar Rakyat yang Menilai Kepahlawananmu dan beberapa buku lain disebutkan Sutomo pernah mengenyam Leidse Scrift Onderwiys Hoogere Burgerschool (HBS), pendidikan menengah setingkat SMP dan SMA selama lima tahun.


Sulistina mengatakan Bung Tomo gusar dengan ejekan tersebut. Lalu, Sutomo nekat menemui Profesor Doktor Djokosoetono, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sulistina bercerita, Sutomo akhirnya mendapat kesempatan mengikuti ujian colloquium doctum—tes masuk perguruan tinggi tanpa memandang ijazah yang dimiliki—bersama tiga orang lain.

Menurut Sulistina, selama dua bulan Sutomo mempersiapkan diri agar tak tertinggal dalam pelajaran SMP dan SMA. Tiga dosen penguji menyatakan dia lulus dan diterima di Universitas Indonesia. Jadilah, Bung Tomo kuliah pada 1959 atau saat dia berusia 39 tahun.

Meski jauh dari kesan mahasiswa yang serius belajar, Sutomo tetap dikagumi di kalangan mahasiswa. William H. Frederick, profesor sejarah di Ohio University, Amerika Serikat, dalam tulisannya, In Memoriam: Sutomo, mengatakan Sutomo tak pernah berhenti menyampaikan kritik.

Itulah sebabnya, kata William H. Frederick, banyak mahasiswa yang kemudian mengagumi Bung Tomo. "Banyak mahasiswa mengaguminya. Dia menjadi sangat populer di kalangan kaum muda dan muslim," tulis Frederick.

bung tomo 1

Kala muda, Bung Tomo aktif dalam organisasi kepanduan atau KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Bung Tomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya.

Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda.

Belakangan Sutomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya. Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda. Sebelum pendudukan Jepang pada 1942, peringkat ini hanya dicapai oleh tiga orang Indonesia.

Selain sebagai orator ulung, Bung Tomo juga seorang wartawan yang aktif menulis di beberapa surat kabar dan majalah. Tulisannya kerap menghiasi Harian Soeara Oemoem, Harian berbahasa Jawa Ekspres, Mingguan Pembela Rakyat, Majalah Poestaka Timoer.

Dia juga menjabat sebagai wakil pemimpin redaksi Kantor Berita pendudukan Jepang Domei, dan pemimpin redaksi Kantor Berita Antara di Surabaya.

Kelihaiannya dalam menulis, ia tuangkan saat menyusun aksara dalam surat cinta kepada calon istrinya. Kisah itu terungkap dalam buku 'Bung Tomo, Suamiku',yang ditulis istrinya, Sulistina Soetomo.

Dalam tulisannya, Bung Tomo mengisahkan awal perjumpaan dengan sang kekasih. Keduanya merupakan pejuang dan memulai kisah cintanya di medan pertempuran. Di suratnya, Bung Tomo menulis:

"Kalau ada musuh yang siap menembak, dan yang akan ditembak masih pikir-pikir dulu, itu kelamaan. Aku dikenal sebagai seorang pemimpin yang baik dan aku adalah seorang pandu yang suci dalam perkataan dan perbuatan. Pasti aku tidak akan mengecewakanmu."


Bung Tomo melanjutkan. "Seorang pejuang tidak akan mengingkari janjinya. Aku mencintaimu sepenuh hatiku, aku ingin menikahimu kalau Indonesia sudah merdeka. Aku akan membahagiakanmu dan tidak akan mengecewakanmu seumur hidupku."

Pada tahun 1950-an di Surabaya, Bung Tomo berusaha sebagai penolong tukang becak pertama yakni dengan mendirikan pabrik sabun melalui uang iuran tukang becak untuk pendirian pabrik sabun. Pabrik tersebut didirikan oleh dan untuk tukang becak akan tetapi kelanjutan ide pendirian pabrik sabun tidak berhasil dan tanpa adanya pertanggungan-jawaban keuangan.


Usai pertempuran di Surabaya, sejumlah jabatan penting pernah diembannya, ia pernah menjabat Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim pada 1955-1956 di era Kabinet Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. Bung Tomo juga tercatat sebagai anggota DPR pada 1956-1959 yang mewakili Partai Rakyat Indonesia.

Bung Tomo aktif menentang komunisme dan berada di barisan penentang Presiden Sukarno. Setelah berhasil menggulingkan Sukarno.

Pada awal Orde Baru, Bung Tomo mendukung pemerintahan Soeharto karena tidak berhalauan komunis. Namun sejak 1970, Bung Tomo mulai mengkritik kebijakan Soeharto.

Sikap kritis memang menjadi bagian dari kepribadian Bung Tomo kala melihat ketidakberesan di depan matanya. Hal itu terekam dalam wawancara Bung Tomo dengan Judul Bung Tomo Menggugat: Pengorbanan Pahlawan Kemerdekaan dan Semangat 10 November 1945 telah dikhianati di Majalah Panji Masyarakat No 855 Tahun XIII ”.

Dalam artikel itu ditulis kritikan Bung Tomo kepada Presiden Soeharto, Gubernur Ali Sadikin, dan Bulog yang seolah-olah menganakemaskan etnis Tionghoa.

Selain itu, Bung Tomo juga kerap mengkritik adanya korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan di Orde Baru. Empat tahun setelah putra keduanya, Bambang Sulistomo, ditahan 2 tahun karena diduga terlibat unjuk rasa pada peristiwa 15 Januar 1974 atau dikenal dengan Malari, giliran Bung Tomo yang ditahan akibat diduga terlibat unjuk rasa mahasiswa yang menentang kebijakan Orde Baru.

Bung Tomo, Mahasiswa Abadi yang Populer

Sutomo pada 11 April 1978 ia ditahan oleh pemerintah Indonesia yang tampaknya khawatir akan kritik-kritiknya yang keras. Jadilah dia ditahan setahun di Penjara Nirbaya, Pondok Gede, Jakarta Timur. Baru setahun kemudian ia dilepaskan oleh Suharto. Bersamanya ditahan juga jurnalis Mahbub Junaedi dan ahli hukum Ismail Suny. Menurut Bambang, "Sejak keluar dari penjara, bapak tak lagi meledak-ledak meskipun hati, sikap, dan kata-katanya tetap satu, konsisten."

Meskipun semangatnya tidak hancur di dalam penjara, Sutomo tampaknya tidak lagi berminat untuk bersikap vokal. Ia masih tetap berminat terhadap masalah-masalah politik, namun ia tidak pernah mengangkat-angkat peranannya di dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia sangat dekat dengan keluarga dan anak-anaknya, dan ia berusaha keras agar kelima anaknya berhasil dalam pendidikannya.


Sutomo sangat bersungguh-sungguh dalam kehidupan imannya, namun tidak menganggap dirinya sebagai seorang Muslim saleh, ataupun calon pembaharu dalam agama. Pada 7 Oktober 1981 ia meninggal dunia di Padang Arafah, ketika sedang menunaikan ibadah haji.


Berbeda dengan tradisi untuk memakamkan para jemaah haji yang meninggal dalam ziarah ke tanah suci, jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan bukan di sebuah Taman Makam Pahlawan, melainkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya. Bung Tomo ingin dimakamkan membaur dengan masyarakat, makanya dimakamkan di TPU Ngagel Rejo.

Sementara itu, Sulistina Sutomo istri Bung Tomo, meninggal dunia pada Rabu dinihari 31 Agustus 2016. Jenazah Sulistina dimakamkan di sebelah timur di TPU Islam Ngagel Rejo di Jalan Bung Tomo Nomor 9 Surabaya. Sebelumnya, petugas pemakaman melebarkan makam Bung Tomo untuk menampung jenazah Sulistina.

"Sesuai petunjuk Gartap dan juga Dinas Sosial yang sudah dirapatkan bersama Asisten III Provinsi Jawa Timur, pemakaman almarhumah Ibu Sulistina sudah ditentukan pas di sebelah timurnya atau berjejer persis makam Bung Tomo," tutur Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya, Khalid Buchori.


Gelar Pahlawan Nasional.


Setelah pemerintah didesak oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fraksi Partai Golkar (FPG) agar memberikan gelar pahlawan kepada Bung Tomo pada 9 November 2007. Akhirnya gelar pahlawan nasional diberikan ke Bung Tomo bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Nuh pada tanggal 2 November 2008 di Jakarta.


Foto Legendaris Bung Tomo.


Sosok Bung Tomo tengah berpidato dengan sorot mata yang bersemangat kerap muncul dalam momen Hari Pahlawan. Namun, gambar tersebut ternyata bukanlah diambil saat 10 November.

Hal itu diungkapkan Istri Bung Tomo, Sulistina. Dia mengakui keaslian foto tersebut, namun momen yang tergambar dalam foto itu bukan terjadi pada operasi perang 10 November. Bung Tomo, kala itu berpidato di Lapangan Mojokerto pada 1947 dalam rangka mengumpulkan pakaian bagi korban perang Surabaya.

Saat itu, warga Surabaya masih tertahan di pengungsian Mojokerto dan jatuh miskin karena Surabaya masih dikuasai Belanda.

Momen penuh gelora itu diduga direkam oleh kamera fotografer Alexius Mendur dari IPPhoS (Indonesia Press Photo Services). Sang fotografer selanjutnya menerbitkannya di majalah majalah dwi bahasa Mandarin-Indonesia, Nanjang Post, edisi Februari 1947.

Alex sendiri merupakan kawan baik Bung Tomo dan juga merupakan pemotret peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945 dan pengibaran bendera pusaka di hari itu.

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber :
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Sutomo
  • http://seleb.tempo.co/read/news/2015/11/09/219717072/lihat-14-seleb-tanpa-make-up-masih-cantik-jangan-kaget
  • http://regional.liputan6.com/read/2590694/alasan-bung-tomo-tak-mau-dimakamkan-di-taman-makam-pahlawan
  • http://smeaker.com/nasional/wp-content/uploads/2015/11

Jumat, 18 November 2016

Listrik di Rumah Sering “Jetrek”, Apa yang Salah?


Listrik rumah atau kantor kita sering mengalami mati karena kelebihan beban?
Hal ini mungkin tidak sedikit dari kita yang mengalaminya baik di rumah ataupun di kantor, tentunya padamnya listrik di rumah atau kantor kita akan mengganggu aktifitas pekerjaan kita yang hampir semua di dominasi dengan peralatan listrik, tidak hanya itu seringnya mati lampu akibat kelebihan beban akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik kita seperti komputer, lemari es, ac ataupun peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik.

Banyak anggapan saat arus listrik tiba-tiba terputus atau Mini Circuit Breaker (MCB)—alat pemutus arus listrik otomatis—di rumah "jetrek" turun berarti ada yang salah dengan instalasi listrik. 

Anggapan itu menjadi lebih-lebih lagi muncul, ketika "jetrek" terjadi saat beberapa alat elektronik dinyalakan bersamaan. Benarkah seperti itu?

Frankco Nasarino Nainggolan, Product Marketing Partner Retail Business Schneider Electric Indonesia ditemui Kompas.com, Sabtu (1/10/2016) mengungkapkan bahwa dugaan itu salah. Justru, kata dia, otomatis putusnya arus listrik itu menandakan bahwa MCB berfungsi baik. 

“Guna MCB adalah memutuskan (arus listrik) saat jaringan listrik kelebihan beban. Nah, kalau terjadi hal itu berarti yang harus diperhatikan adalah pemakaian listrik di rumah,” ujar Rino, biasa Frankco disapa. 

Rino menjelaskan, MCB memang alat proteksi listrik. Keadaan “jetrek”—atau arus listrik otomatis mati—adalah fungsi pengamanan agar risiko dan bahaya karena penggunaan listrik secara berlebihan tidak terjadi.

Sayangnya, kata Rino, banyak orang tak sadar dengan hal itu. Orang cenderung keras kepala mencoba mengakali agar semua alat bisa dipakai bersamaan menggunakan arus listrik. “Padahal itu bahaya,” sambungnya.

Adapun bahaya yang dimaksud bisa berupa rusaknya alat-alat yang terhubung langsung dengan listrik. Bahkan, dalam kasus yang lebih serius, pemakaian listrik berlebihan dapat menyebabkan kebakaran. 

Miniature Circuit Breaker (MCB) dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB).

Maka dari itu, bila sudah mengalami hal itu berkali-kali tandanya kapasitas beban daya di rumah-lah yang harus ditambah. 

“Kita bisa hitung kok dari MCB yang terpasang saat ini berapa kapasitas dayanya. Nah apakah sudah sesuai dan cukup dengan alat-alat yang biasa kita gunakan?” ujarnya. 

Ia menyebutkan bahwa besaran Ampere (A) yang tertera pada MCB menggambarkan batas maksimal dari pemakaian tegangan 220 Volt--tegangan yang sekarang dipakai untuk jaringan listrik Indonesia--untuk daya terpasang di rumah.

“Untuk menghitung berapa kapasitas daya di rumah kalikan saja berapa Ampere MCB dengan 220 itu,” papar Rino. 

Contohnya, MCB 6A untuk tegangan 220 Volt berarti batasan pemakaian daya listrik dalam satu waktu di rumah adalah 1.320 Watt. Kalau sudah sering jetrek tapi masih sibuk menggerutu dan mengakali saja MCB di rumah, risiko atas pemakaian beban berlebihan itu pun bakal ada di pundak pengguna.


Berikut tips mengatasi listrik sering mati karena kelebihan beban.

  1. Kurangi beban AC dengan tidak memaksimalkan kerja AC kita, posisikan suhu tidak pada suhu minimal agar kerja AC tidak menyedot banyak daya listrik rumah atau kantor kita.
  2. Atur jam penggunaan peralatan listrik agar listrik tidak langsung padam, seperti penggunaan mesin cuci, setrika ataupun pemanas air atau mesin pembuat kopi.
  3. Mengalokasi dana untuk mengganti beberapa peralatan listrik yang memakan banyak daya dengan mengganti yang baru, karena peralatan listrik yang baru membutuhkan sedikit daya jika kita bandingkan peralatan listrik yang lama, seperti AC, mesin cuci, televisi, lemari es ataupun peralatan listrik lainnya, hampir separuh lebih daya yang dapat kita hemat dan tentunya hal ini akan menghemat biaya tagihan listrik kita.
  4. Melakukan pengecekan dan pengantian komponen pada instalasi listrik kita yang mengalami kerusakan seperti MCB, kabel listrik dan komponen lain yang diirasa menjadi penyebab terjadinya listrik yang mati.

Selain cara diatas ada baiknya kita konsultasikan dengan seorang yang mengatahui atau ahli dengan instalasi listrik rumah atau kantor

Selasa, 08 November 2016

Ungkap Media Inggris : "Polisi Indonesia Dalam Pengamanan Demo Jakarta Seperti "Robocop""


Indonesia’s ‘Robocop

Media Inggris, Daily Mail, menyoroti kostum polisi Indonesia yang turun ke jalan dalam demo besar 4 November di Jakarta kemarin. Dengan kostum khusus itu, polisi Indonesia digambarkan seperti “Robocop”.

Polisi dengan kostum khusus itu dikerahkan ke jalan untuk mengamankan demo besar komunitas Islam yang menuntut pemerintah memproses hukum terkait dugaan penistaan agama Islam oleh gubernur non-aktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dugaan penistaan agama Islam itu merujuk pada komentar Ahok soal dalil Alquran yakni surah al-Maidah ayat 51.


“Indonesia’s ‘Robocop’ police take to the streets in violent battles with protesters who accuse Jakarta’s governor of ‘insulting the Koran’,” demikian judul laporan media Inggris yang menyoroti kostum polisi Indonesia dalam demo di depan Istana Merdeka dan sekitarnya, kemarin.

Demo yang berlangsung sejak siang hingga sore hari awalnya berlangsung damai. Namun, situasi berubah jadi ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air.

Tindakan polisi itu diambil untuk membubarkan ribuan massa dengan alasan waktu untuk unjuk rasa sudah berakhir pada pukul 18.00. Sebagian massa yang enggan membubarkan diri terlibat bentrok dengan polisi.

Dalam demo besar-besaran itu, satu orang dilaporkan meninggal dan beberapa lainnya terluka. Namun, polisi belum mengkonfirmasi secara resmi.

Kericuhan dalam demo kemarin telah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Presiden Jokowi menyebut demo sudah ditunggangi aktor politik.

"Saya menyesalkan kejadian bakda isya, seharusnya (demo) sudah bubar tapi rusuh. Dan ini sebelumnya telah ditunggangi aktor politik untuk memperkeruh situasi,” ucap Jokowi dalam konferensi pers semalam.

Kendati demikian, Jokowi berterima kasih kepada kiai, ustaz dan ulama yang telah memimpin umat Islam untuk tertib dalam unjuk rasa.

Terkait tuntutan demonstran agar proses hukum terhadap Ahok ditegakkan, Jokowi menjamin hal itu. Menurutnya, proses hukum akan dituntaskan secara tegas, cepat dan transparan.

"Sebelumnya sebagai presiden, saya telah memerintahkan menerima pengunjuk rasa pada Menkopolhukam, Pangab dan Menag. Dalam kesempatan itu juga telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan," kata Jokowi.

David vs Goliat ?

Sumber : https://garudamiliter.blogspot.co.id

Jumat, 04 November 2016

Jangan Jadikan Agama Barang Murah untuk Mengejar Target Politik !


Banyak kalangan menilai aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh sejumlah kelompok masyarakat pada Jumat 4 November 2016 rentan disusupi kepentingan politik.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai, hal tersebut tidak bisa dimungkiri mengingat momentumnya sangat dekat dengan penyelenggaraan pilkada serentak.

Menurut Lukman, agama memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan kerap memengaruhi dinamika politik.

"Sejak ratusan tahun lalu, bangsa kita terkenal sebagai bangsa yang religius. Komunitas masyarakat yang tidak bisa memisahkan nilai-nilai keagamaan dari kehidupan keseharian. Kemudian, agama dengan berbagai paham yang muncul juga ikut memengaruhi dinamika politik," ujar Lukman di program Mata Najwa yang ditayangkan Metro TV,Rabu (2/11/2016).

Menurut Lukman, saat ini agama sering digunakan dengan pendekatan yang konfrontatif. Hal tersebut akhirnya menimbulkan gejolak antarkelompok.

Seharusnya, kata Lukman, agama dipraktikkan dengan pendekatan yang promotif. Artinya, agama sebagai alat untuk menjaga kebinekaan.

"Agama sering kali tidak dijalankan dengan pendekatan promotif. Ini yang akhirnya membuat gejolak, apalagi dengan yang berbeda agama," kata Lukman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan prinsip bahwa agama tidak bisa dicampuradukkan dengan politik.

Menurut Said Aqil, apabila agama dijadikan alat untuk mengejar kepentingan politik, akan mudah sekali terjadi konflik.

"Prinsip yang penting jangan mencampuradukkan agama dengan politik. Jangan jadikan agama barang murah dalam mengejar target politik. Ini asal muasal kita mudah marah," ujar Said.

Direktur The Wahid Institute Yenny Wahid pun menuturkan, jika agama sebagai komoditas politik, itu akan berpengaruh buruk terhadap interaksi sosial di masyarakat.

Dia menyebut konflik yang terjadi di Ambon dan Poso merupakan akibat dari sentimen agama yang dibawa ke dalam persoalan politik.

"Jangan sampai agama dijadikan sebagai komoditas politik. Di Indonesia, sudah banyak daerah yang terjadi konflik berdarah akibat SARA dipakai untuk urusan politik. Contohnya di Ambon dan Poso. Sudah cukup bangsa ini mengalami konflik," kata Yenny.

Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Krisiandi
Sumber : http://nasional.kompas.com, Kamis, 3 November 2016, 08:33 WIB.

Rabu, 02 November 2016

Tak Ingin Ponsel Kamu Meledak? 5 Tips Ini Perlu Anda Lakukan !


Belakangan ini banyak diberitakan tentang smartphone yang berasap, terbakar, hingga meledak yang melukai pemiliknya. Banyak yang menduga hal tersebut terjadi karena peningkatan fitur, kapasitas baterai yang lebih besar, hingga teknologi pengisian daya lebih cepat.

Pengguna terkadang mendapati smartphone-nya mengalami overheating alias kepanasan saat melakukan berbagai kegiatan. Hal ini sering terjadi saat mengisi daya ponsel, memutar video berkualitas 4K, atau saat sedang membuka aplikasi berat.

Video : "Lithium Ion Battery Explosion Test"

Nah, untuk menghindari overheating yang berpotensi membuat smartphone meledak dan terbakar, berikut beberapa tips yang perlu anda lakukan

1. Lepaskan Casing Smartphone
Kebiasaan menggunakan smartphone di dalam casing ternyata bisa membuat hawa panas terjebak di perangkat. Nah, dengan membuka casing,hawa panas yang ditimbulkan dari proses kerja pun akan mudah keluar dari smartphone dan mengurangi potensi overheating.

2. Jangan Taruh Smartphone di Atas Kasur
Saat mengisi daya penting untuk diingat, saat kamu sedang mengisi daya smartphone, jangan pernah menaruhnya di atas kasur atau sofa. Rupanya benda-benda dengan permukaan halus dan empuk bisa menyerap panas. Untuk itu, selama pengisian daya pastikan smartphone di tempatkan di alas yang keras, misalnya lantai.

3. Dilarang Mengisi Daya Smartphone Semalaman.
Sebagian besar pengguna smartphone memiliki kebiasaan buruk, yakni mengisi daya semalaman. Selain merusak efisiensi baterai dalam jangka panjang, mengisi daya semalaman juga bisa membuat perangkat overheating hingga potensi terbakar atau meledak.

4. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sebaiknya, hindarkan smartphone kamu dari paparan langsung sinar matahari. Hal ini ternyata bisa membuat bodi smartphone panas.. Terlebih, jika paparan panas sinar matahari disertai dengan jumlah aplikasi yang beroperasi di background akan meningkatkan hawa panas pada smartphone.

5. Jangan Gunakan Baterai dan Charger Pihak Ketiga
Beberapa aksesoris seperti baterai dan charger dari pihak ketiga rupanya jadi penyebab smartphone mengalami overheating. Hal ini dikarenakan daya yang ada pada charger pihak ketiga berbeda dengan daya pada charger bawaan.


Sumber : Economic Times, dikutip dari Tekno Liputan6.com, Sabtu 22, Oktober 2016
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...