Postingan

Menampilkan postingan dengan label VIDEO

Bukan Venus, Planet Terdekat dengan Bumi Itu Merkurius...

Gambar
Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius. Selama ini, Venus dianggap sebagai planet terdekat dengan Bumi. Namun menurut perhitungan baru, Merkurius ternyata lebih dekat dengan planet kita.  Temuan ini dipresentasikan oleh tim peneliti dalam sebuah artikel di majalah Physics Today. "Ada kecerobohan dalam menghitung jarak rata-rata antar planet," tulis tim peneliti yang terdiri dari Tom Stockham, Gabriel Monroe, dan Samuel Cordner, mahasiswa S3 di University of Alabama.  Kesalahpahaman itu berasal dari cara kita biasanya memperkirakan jarak ke planet lain. Biasanya, peneliti menghitung jarak rata-rata planet berdasarkan jarak mereka dari matahari.  Bumi jaraknya satu unit astronomi (AU) dari Matahari, sementara Venus sekitar 0,72 AU.  Namun jika dikurangi, jarak antara Venus dari Bumi, yang didapat sebenarnya adalah jarak rata-rata antara orbitnya, bukan jarak antar planet itu sendiri.  Oleh ka...

Matahari Ada di Atas Kabah Hari Ini, Apa yang Terjadi ?

Gambar
Hari ini (27 Mei 2019), Matahari akan berada tepat di atas Kabah. Fenomena ini akan mengakibatkan arah kiblat menempati posisi yang pas dengan arah Matahari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja memberikan informasi fenomena alam yang bakal terjadi di tahun 2019. Akun Instagram @infobmkg, Kamis (27/12/2018), mengunggah postingan kalender 2019, diantara fenomena yang bakal terjadi adalah saat matahari berada tepat di atas ka'bah. Fenomena tersebut bakal terjadi pada tanggal 27/28 Mei 2019 pukul 16.18 WIB. Sementara pada awal tahun depan, tepatnya pada tanggal 12/13 Januari Matahari berada di Antipoda Ka'bah. Fenomena ini disebabkan oleh gerak semu tahunan Matahari, sebagai kombinasi dari perputaran Bumi mengelilingi Matahari dan kemiringan sumbu rotasi Bumi terhadap bidang tegak lurus eliptika sekitar 23,5 derajat. Perpaduan dua faktor ini mengakibatkan posisi Matahari nampak bergeser secara teratur di antara garis lintang 23,5 derajat ...

Jika Naga Hidup di Dunia Nyata, Bagaimana Cara Mereka Semburkan Api?

Gambar
Serial Game of Thrones memang sudah tamat pada pekan lalu. Terlepas dari bagaimana tanggapan anda akan akhir dari kisah ini, tidak dapat dipungkiri bahwa dunia fantasi yang menjadi setting serial ini merupakan konsep yang menarik, baik itu dari segi budaya, politik, arsitektur, sejarah, hingga mitologi di baliknya.  Salah satunya adalah eksistensi naga, yang diperlakukan layaknya senjata pemusnah massal karena sanggup membumihanguskan populasi satu kota dalam waktu singkat.  Lantas, yang menjadi pertanyaan, mungkinkah hal demikian eksis di dunia nyata? Jawabannya, mungkin tidak. Keberadaan naga hanya ada di mitologi dan legenda saja.  Namun, ternyata kemampuan menyemburkan api seperti naga sebenarnya tidak mustahil menurut sains, hanya saja membutuhkan kombinasi yang rumit dan spesifik untuk dapat merealisasikannya.  Api membutuhkan tiga syarat utama.  Pertama, sesuatu yang dapat menimbulkan percikan api untuk memulai proses pembakaran;...

Apa Perbedaan Istilah Makar dan Kudeta (Pemberontakan), Pada Pemanggilan Tokoh Eggi Sudjana, Amien Rais dan Kivlan Zein?

Gambar
Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Senin 20 Mei 2019. Amien Rais akan dimintai keterangannya sebagai saksi tindak pidana makar yang disangkakan terhadap Eggi Sudjana. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono mengungkap agenda itu, Minggu 19 Mei 2019. "Rencananya mulai Pukul 10," katanya tentang pemeriksaan tersebut. Pemanggilan terhadap pembina di Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi tersebut menyusul yang dilakukan polda terhadap Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen pada Kamis 16 Mei 2019. Saat itu, seusai pemeriksaan Kivlan meminta orang-orang yang satu pemikiran dengan dia tetap tenang mengikuti proses hukum yang berlaku. Sehari sebelum pemeriksaan Kivlan, politikus PDIP S. Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung juga melaporkan Amies Rais ke Polda Metro Jaya. Dasarnya sama seperti ketika dia mengadukan Eggi Sudjana, yakni seruan 'people powe...

Begini Nasib Bumi Bila Jentikan Jari Thanos Terjadi di Dunia Nyata.

Gambar
Pada hari ini, film Avengers: Endgame akhirnya dirilis di bioskop-bioskop Indonesia. Ini merupakan kelanjutan dari Avengers: Infinity War yang berakhir mengenaskan.  Dalam akhir film tersebut, jentikan jari Thanos menghilangkan separuh makhluk hidup di Bumi. Plot itu sungguh mengerikan, dan untungnya cuma fiksi. Thanos, karakter antagonis yang diperankan aktor Josh Brolin dalam film Avengers: Infinity War karya sutradara Anthony dan Joe Russo Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, apa yang terjadi bila jentikan jari Thanos itu nyata? Pertanyaan ini dibahas dalam artikel Smithsonian.com, Selasa (23/4/2019).  Video : "Thanos destroys half of the universe" Sakit perut sementara.  Bila Anda termasuk orang yang selamat dari jentikan jari Thanos, bukan berarti Anda akan baik-baik saja.  Selain kehilangan orang-orang tercinta, rupanya Anda juga kehilangan setengah dari mikrobioma di usus yang terdiri dari bakteri, virus dan fungi. Zuri Sullivan...

"Berapa Banyak Urine" yang Terkandung dalam Kolam Renang Umum?

Gambar
Membangun sebuah kolam renang pribadi adalah hal yang berat bagi hampir semua orang, selain biaya pembuatan dan perawatannya, kolam renang membutuhkan lahan yang tidak kecil. Oleh karena itu, banyak orang mengandalkan kolam renang umum untuk berenang.  Namun ketika kita berenang di kolam renang umum, hal ini berarti kita berbagi ruang dan fasilitas dengan orang banyak. Salah satu hal yang kemudian menjadi pertanyaan bagi banyak orang adalah, berapa banyak urine yang terdapat dalam sebuah kolam renang? Mengingat tidak semua orang memiliki standar kedisiplinan dan kepatuhan yang sama. Sebuah studi dilakukan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tim peneliti asal Kanada berhasil mengetahui berapa banyak rerata urine dalam kolam renang umum. Mereka memanfaatkan pemanis buatan yang disebut acesulfame potassium (ACE), yang terkandung dalam beragam produk konsumsi. Mengapa ACE dipilih oleh para peneliti? Tubuh manusia tidak dapat mengurai ACE, sehingga senyawa tersebut diek...

Dianggap Lemah, TNI AD Juara Umum Lomba Tembak AASAM 2019, 12 Kali Berturut-turut...

Gambar
TNI Angkatan Darat kembali menjadi juara umum dalam ajang lomba menembak antar-negara Australian Army Skill-At-Arms Meeting (AASAM) 2019. Untuk ke-12 kalinya, TNI AD menjadi juara umum dalam lomba menembak antarnegara di ajang Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) 2019, 26 Maret-2 April. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya mengatakan, pencapaian kontingen TNI AD di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia ini merupakan prestasi untuk bangsa Indonesia. Candra mengatakan, pencapaian ini sesuai dengan harapan KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Menurut dia, dalam perhelatan AASAM yang dilaksanakan mulai tanggal 26 Maret hingga 2 April 2019, TNI AD mampu mengalahkan negara-negara yang memiliki persenjataan modern seperti Amerika, Inggris, Perancis, hingga tuan rumah Australia. "Kali ini kita kembali menjadi juara umum dengan menorehkan 21 emas, 14 perak, dan 10 perunggu. Ini menyisihkan 20 negara peserta lainnya,"...

Ledakan Meteor di Langit Rusia Berkekuatan Setara 5 x Bom Nuklir Nagasaki

Gambar
Beberapa bulan lalu, tepatnya 19 Desember 2018, sebuah meteor meledak di atas langit Laut Bering, Rusia. Ledakan besar itu bahkan setara dengan 173 kiloton TNT. Marufin Sudibyo, seorang astronom amatir, menyebut peristiwa ini dengan Peristiwa Bering 2018.  Kejadian langka ini terdeteksi setidaknya oleh 3 instrumen berbeda. Ketiga insrumen tersebut adalah , yaitu satelit mata-mata AS, satelit Himawari milik Jepang, dan radar mikrobarometer di daratan yang terpasang di stasiun infrasonik bagian dari jaringan lembaga pengawas penegakan larangan uji coba nuklir (CTBTO) milik PBB.  "Baik satelit mata-mata AS maupun radar mikrobarometer dirancang untuk mengendus aktivitas peledakan nuklir khususnya pada matra atmosferik dan permukaan bumi," ungkap Marufin kepada Kompas.com, Selasa (19/03/2019).  "Satelit mata-mata AS merekam pancaran sinar inframerahnya (meteor tersebut) dan spontan membandingkannya dengan kurva inframerah khas detonasi senjata nuklir," i...

Mengungkap Jejak Tsunami Purba dalam Mitos Nyi Roro Kidul

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana melacak sejarah gempa bumi dan tsunami melalui sebuah mitos? Jika dilihat sekilas mungkin Anda berpikir sulit mendapatkan data valid dari mitos. Namun, inilah yang dilakukan oleh Eko Yulianto, Eko Yulianto, pelacak jejak tsunami purba dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Baru-baru ini, Eko dan timnya membuat sebuah video dokumenter yang menceritakan perjalanannya melacak riwayat tsunami beratus tahun lalu melalui mitos Nyi Roro Kidul. Jejak tsunami yang dilacak oleh Eko adalah gelombang "monster" di selatan Jawa. Dalam sebuah kesempatan wawancara dengan Kompas.com, Februari lalu, Eko menyebut bahwa biasanya tsunami besar di Indonesia menjadi mitos yang berkembang.  Jika merunut catatan sejarah sendiri, wilayah Selatan Jawa memang beberapa kali pernah diterjang tsunami akibat gempa besar. Sayangnya, melacak jejak tsunami di wilayah ini terbilang sulit karena tak ada banyak catatan sejarah tertulis. Salah satunya...

Beginilah Panorama Permukaan Bulan Yang Tidak Pernah Dapat Dilihat Manusia, Diambil Wahana Antariksa China Chang'e 4.

Gambar
Misi wahana antariksa China, Chang'e 4 kembali membuat kejutan. Setelah berhasil mendarat di sisi terjauh bulan, kini misi itu membagikan pemandangan panorama yang luar biasa di sana. Sebenarnya, misi ini terdiri dari dua robot, yaitu Chang'e 4 dan Yutu 2.  Sejak pendaratannya, mereka telah menjelajahi permukaan bulan di dalam Von Karman, area selebar 186 km. Panorama yang berhasil diabadikan oleh Chang'e 4 menunjukkan di bagian kiri Yutu 2 ada jejak ban yang ditinggalkan robot petualang itu. Dibanding Chang'e 4, Yutu 2 memiliki lebih banyak kebebasan untuk mengeksplorasi wilayah Bulan.  Sayangnya, baru seharian menjelajah, robot itu segera "tidur siang".  Video : "China Unveils High Resolution Pictures of Moon Surface" Tidurnya robot tersebut untuk menghidari kepanasan selama hari di Bulan yang sangat panjang. Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan China, suhu di Bulan mencapai 100 derajat Celcius.  Dilansir dari Space.com, Ju...