Postingan

Manfaatkan Buah Naga untuk Sel Surya, Miranti Ayu Kamaratih dan Octiafani Isna Ariani Siap Berlaga di Amerika !

Gambar
Energi matahari jadi salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan daya yang ramah lingkungan. Selain tersedia dalam jumlah melimpah, energi ini tak bikin polusi. Sayangnya, pembuatan panel surya untuk mengubah sinar matahari menjadi listrik kini masih tidak "ramah" bagi kantung. Salah satu jenis panel surya, Dye Sensitized Sollar Cell (DSSC) misalnya, menggunakan ruthenium kompleks yang harus diimpor dan berbiaya relatif mahal. Miranti Ayu Kamaratih dan Octiafani Isna Ariani dari SMA Al- Hikmah, Surabaya memutar otak dan akhirnya berhasil membuat DSSC lebih murah dengan memakai limbah kulit buah naga. Ruthenium kompleks dan kulit buah naga sama-sama berwarna merah. Selain itu, pemanfaatan limbah kulit buah naga menjadi nilai tambah bagi lingkungan. "Karakter warna dari kulit buah naga merah mirip dengan karakter ruthenium kompleks. Ruthenium kompleks sendiri harganya sekitar Rp 10 juta isi 100 mililiter dan impor," kata Miranti di gedu...

Mengenal Naufal Rizki, Siswa SMP Yang Menemukan Energi Listrik Dari Pohon Kedongdong dan Bagaimana Cara Kerjanya..

Gambar
Siapa sangka, ternyata pohon kedondong bisa menghasilkan listrik. Naufal Raziq, bocah asal Aceh berusia 15 tahun yang menemukan itu. Ia berhasil membuat listrik dari pohon kedondong sejak 2 tahun lalu saat masih berusia 13 tahun. Naufal Rizki adalah seorang pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba-coba. Berawal dari pelajaran di sekolah, Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon. Dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah, Naufal mengetahui buah-buahan seperti mangga, belimbing, asam jawa bisa menghasilkan arus listrik karena punya kandungan asam. Dia menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.  Di bangku SD, Naufal pernah melakukan percobaan, ia memasukkan lempeng tembaga dan loga...

21 Fakta Hidup Rafflesia Arnoldii (Bunga Terbesar di Dunia)

Gambar
Rafflesia Arnoldii adalah nama latin untuk parasit obligat tumbuhan yang dikenal memiliki bunga sangat besar. Secara lokal dikenal sebagai "Padma Raksasa" dan "Bunga Bangkai" di Indonesia. Its tanaman parasit yang tumbuh pada jaringan tanaman (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sendiri, oleh karena itu, tidak bisa berfotosintesis. Rafflesia arnoldii juga dikenal dengan nama Kerubut (Devil's Betelnut Box). Dan Nickrent, ahli botani dari 'Southern Illinois University' dari Carbondale, diketahui tanaman ini oleh "ratu dari semua organisme parasit". Rafflesia Arnoldi adalah salah satu bunga Nasional Indonesia, bersamaan dengan anggrek putih melati dan bulan. Rafflesia Arnoldi secara resmi dinyatakan sebagai "bunga langka" nasional (Indonesia: puspa langka) dalam Keputusan Presiden No. 4 tahun 1993. Jadi, berikut ini beberapa fakta menarik tentang bunga Rafflesia Arnoldii yang perlu ingin Anda ketahui. ...

Faktanya, Bukan Raffles yang Pertama Menemukan Bunga Rafflesia.

Gambar
Dalam aturan penemuan spesies baru, nama peneliti dilekatkan sebagai bentuk penghargaan atas jerih payahnya. Namun, rupanya bukan itu yang terjadi pada penemuan bunga Rafflesia. Buku "Rafflesia of the World" tulisan Jamili Nais mengungkap bahwa penemu pertama Rafflesia bukan Thomas Stamford Raffles seperti yang umumnya dipercaya. Meski begitu, orang yang dapat penghargaan sebagai nama jenis (atau bahkan genus dalam konteks Rafflesia) malah Raffles. Mengapa begitu? Louis Auguste Deschamps Orang pertama yang menemukan Rafflesia ternyata adalah Louis Auguste Deschamps. Ia adalah ilmuwan dari Perancis yang meneliti selama 11 tahun di Indonesia. Dalam kurun waktu 1792 - 1794, ia tinggal di Jawa. Ia membuat banyak catatan, ilustrasi, dan koleksi dari ragam tumbuhan dari berbagai daerah. Dalam proyek penelitian itulah, Deschamps menemukan Rafflesia. Jenis yang ditemukan bukan Rafflesia arnoldii tetapi R. patma. Malang bagi Deschamps. Saat itu, ...

Benua Baru Ditemukan di Timur Australia, Namanya Zealandia.

Gambar
Anda masih ingat, ketika di meja belajar SD ada pertanyaan : "Ada berapa benua di dunia?" Anda pasti menjawab 5, yaitu : Benua Asia, Eropa, Afrika, Amerika, Australia. Kini jawaban tersebut perlu dicek lagi kebenaranya. Studi terbaru menyatakan bahwa telah ditemukan lagi 1 benua baru.... Pada tahun 2017, ahli geologi dari Selandia Baru, Kaledonia Baru dan Australia menyimpulkan bahwa Zealandia memenuhi semua persyaratan untuk dianggap sebagai benua yang tenggelam, bukan mikrokontinen atau fragmen benua. Benua baru ditemukan di timur Australia, namanya Zealandia. Benua tersebut mencakup Selandia Baru dan Kaledonia Baru, wilayah yang selama ini dimasukkan sebagai anggota Benua Australia. Zealandia mempunyai luas sekitar 5 juta kilometer persegi. Anda jangan buru-buru bermimpi untuk berwisata mengelilinginya. Sebab, 94 persen wilayah benua itu berada di bawah permukaan laut. Hanya Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya yang ada di pe...

Mengenal "Telkom 3S", Satelit Telekomunikasi Indonesia Terbaru dan Tercanggih Saat Ini

Gambar
Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta. Kini, satelit itu berada di orbit transfer. Secara bertahap, satelit akan dibawa ke orbit geostasioner, menjalani uji di orbit, hingga akhirnya siap beroperasi dua bulan mendatang. Telkom-3S adalah satelit komunikasi geostasioner milik Indonesia. Satelit Geostasioner adalah Satelit buatan yang ditempatkan pada posisi diatas equator dan bergerak mengelilingi bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan bumi. Telkom-3S merupakan setelit pengganti satelit Telkom-3 yang gagal mencapai orbit di 118° bujur timur pada Agustus 2012, karena keselahan roket porton Rusia. Telkom-3 merupakan satelit yang dibangun oleh ISS-Reshetnev Rusia dengan perangkat komunikasi yang dibuat oleh Thales Alenia Space. Satelit Telkom-3, diplot memiliki 42 transponder. Namun, satelit itu hilang sehingga Telkom menggantinya dengan menyewa t...