Jumat, 19 Mei 2017

21 Fakta Hidup Rafflesia Arnoldii (Bunga Terbesar di Dunia)


Rafflesia Arnoldii adalah nama latin untuk parasit obligat tumbuhan yang dikenal memiliki bunga sangat besar. Secara lokal dikenal sebagai "Padma Raksasa" dan "Bunga Bangkai" di Indonesia.

Its tanaman parasit yang tumbuh pada jaringan tanaman (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sendiri, oleh karena itu, tidak bisa berfotosintesis.

Rafflesia arnoldii juga dikenal dengan nama Kerubut (Devil's Betelnut Box). Dan Nickrent, ahli botani dari 'Southern Illinois University' dari Carbondale, diketahui tanaman ini oleh "ratu dari semua organisme parasit".

Rafflesia Arnoldi adalah salah satu bunga Nasional Indonesia, bersamaan dengan anggrek putih melati dan bulan. Rafflesia Arnoldi secara resmi dinyatakan sebagai "bunga langka" nasional (Indonesia: puspa langka) dalam Keputusan Presiden No. 4 tahun 1993.


Jadi, berikut ini beberapa fakta menarik tentang bunga Rafflesia Arnoldii yang perlu ingin Anda ketahui.


Fakta 1 - Penemu


Semuanya begand dengan penemuan Rafflesia oleh penjelajah Prancis, Louis Auguste Deschamps (1765-1842).

Penemuan Rafflesia Arnoldii yang kita kenal sekarang terjadi selama ekspedisi ia menghabiskan tiga tahun di Jawa pada tahun 1797 tepatnya.

Namun, pada tahun 1798, kapalnya diambil oleh Inggris dimana Prancis berperang pada saat itu, saat ia berlayar pulang. Pertemuan tersebut menghasilkan semua makalah dan catatannya untuk disita.

Pada tahun 1818, seorang pelayan Melayu di Sumatra menemukan spesimen spesies Rafflesia lainnya yang dikumpulkan oleh Joseph Arnold (1782-1818), seorang ahli botani Inggris dan negarawan Sir Thomas Stamford Bingley Raffles (1781-1826, pendiri Singapura modern).

Seiring Joseph Arnold meninggal tak lama setelah penemuan tersebut, istrinya mengirim gambar warna tanaman itu kepadanya bersama dengan bahan yang diawetkan ke Joseph Banks yang kemudian akan diteruskan ke Robert Brown (1773-1858) dari British Museum and Kew's resident botanical Seniman Franz Bauer (1758-1840).

Meskipun kehilangan catatan, penggantinya Arnold di Sumatra, William Jack (1795-1822) secara resmi dapat menerbitkan sebuah nama untuk bunga yang baru ditemukan dan bergegas menyusun deskripsi sehingga kredit tersebut diberikan kepada ahli botani Inggris.


Fakta 2 - Deskripsi Morfologi
  • Kerajaan Plantae
  • Divisi Magnoliophyta
  • Kelas Magnoliopsida
  • Pesan Rafflesiales
  • Keluarga Rafflesiaceae
  • Genus Rafflesia
  • Spesies R. arnoldii
Yang ada di Palupah Cagar Alam yang dekat dengan Bukittinggi, Sumatera, dapat tumbuh berdiameter sekitar 105 sentimeter (3,4 kaki) yang diukur oleh Prof. Syabuddin dari Universitas Andalas. Ini adalah pengukuran terbesar lebih dari asumsi umumnya Rafflesia Arnoldii bisa tumbuh hingga satu meter (3 kaki). Rafflesia Arnoldii bisa menimbang hingga 10 kg.

Rafflesia Arnoldii adalah salah satu tanaman yang tidak menghasilkan daun, batang atau akar dan tidak memiliki klorofil. Tanaman ini memiliki warna coklat kemerahan kelopak bunga, yang ditaburi bintik-bintik putih. Dan kuncup bunga terbesar yang pernah tercatat ditemukan di Gunung Sago, Sumatra pada bulan Mei 1956. Diameternya 43 cm (17 in).


Fakta 3 - Reproduksi


Ketika sampai pada "reproduksi", organ seksual tanaman ini terletak di bawah tepi piringan bunga, Rafflesia Arnoldii adalah tanaman uniseksual. Sehingga kedekatan jarak bunga jantan dan betina sangat penting untuk penyerbukan yang berhasil.

Faktor-faktor ini membuat penyerbukan berhasil menjadi hal yang langka terjadi. Persentase pembuahan sangat kecil.

Dengan demikian, bunga jantan dan bunga betina jarang bisa mekar secara simultan dalam seminggu, meski ada lalat yang datang untuk menyuburkannya.

Ketika tunas kecil terbentuk di luar akar atau batang inangnya dan berkembang dalam kurun waktu setahun, Anda sekarang akan menyadari bahwa ini berarti tanaman siap diproduksi.

Kepala seperti kubur Rafflesia Arnoldii akhirnya akan berkembang dan terbuka untuk mengungkapkan bunganya.


Selanjutnya, semua tanaman ini akan dilakukan adalah membuat dirinya bau dan menunggu lalat atau kumbang untuk mengunjungi dan menyerbuki Rafflesia Arnoldii. Nama penyerbuk utama adalah bangkai terbang. Bau kulit yang membusuk adalah hal yang menarik bagi mereka sebagai penyerbuk utama.

Anda mungkin belum pernah mendengarnya sebelumnya, tapi gajah juga mempengaruhi penyerbukan bunga ini dan memiliki namanya sendiri. Jenis penyerbukan dengan lep gajah dikenal sebagai Elephophily.


Fakta 4 - Mitos

Orang-orang suku Rejang yang mendiami bukit-bukit dari Bengkulu Tengah, Kepahiang, Rejang Lebong, dan Lebong, menjuluki bunga ikon Bengkulu sebagai bunga Bokor Setan. Yang lain menyebutnya Ibeun Sekedei atau Holy Grail.

Ini karena Rafflesia Arnoldii diyakini sebagai sirih Bokor dari hutan, baik berupa makhluk mistis maupun binatang liar, seperti harimau. Karena itu, masyarakat suku Rejang selalu menghindari bunga Raflesia jika berada di tengah hutan.


Fakta 5 - Status Konservasi

Karena hutan primer Borneo dan Sumatra yang tersisa hilang, dapat diasumsikan bahwa jumlah Rafflesia Arnoldii semakin berkurang. Sebenarnya, banyak yang diketahui mendekati kepunahan dan sama sekali tidak ada yang tersisa.

Sama seperti banyak tanaman langka di dunia, Rafflesia Arnoldii berisiko disintegrasi karena kerusakan atmosfer dan juga pelarian yang ceroboh berjalan di sekitar tanaman merambat dan tanaman yang sensitif. Ada banyak langkah dan rencana yang diambil untuk dapat membantu Rafflesia Arnoldii pulih dan jauh dari kepunahan namun sejauh ini, hal itu kebetulan tidak menghasilkan banyak.


Fakta 6 - Hubungan

Hubungan antara Rafflesia Arnoldii dan tanaman yang berinteraksi dengan rafflesia bisa berbeda dengan caranya sendiri. Ketika datang ke pokok anggur, Rafflesia Arnoldii memiliki hubungan parasit dengannya, karena sementara pohon anggur itu dirugikan, bunga itu bermanfaat darinya. Vines bekerja sebagai tuan rumah yang membantu Rafflesia Arnoldii untuk mendapatkan nutrisi dan airnya. Padahal, hubungan Rafflesia Arnoldii dan pohon anggur juga mutualisme di jalan.

Hal yang sama terjadi saat Rafflesia Arnoldii sukses menghasilkan buahnya. Benih dari buah ini harus mencapai pokok anggur, oleh karena itu, pokok anggur mendapat manfaat dari buah yang dihasilkan bunga setelah diserbuki.

Hubungan Rafflesia Arnoldii dengan lalat bangkai berbeda dari tanaman yang ada dengan tanaman anggur. Ini adalah contoh komensalisme. Karena tanaman tersebut mendapat keuntungan dari lalat bangkai karena Rafflesia Arnoldii yang diserbuki, lalat itu sendiri tidak menerima atau kehilangan apapun sebagai gantinya.


Fakta 7:  Makanan

Rafflesia Arnoldii mendapatkan makanannya dari tanaman yang hidup di atasnya, karena tanaman ini tergolong tanaman parasit.


Fakta 8: Rafflesia Arnoldii bunga khas Indonesia.

Rafflesia Arnoldii adalah salah satu bunga langka dari tiga bunga nasional Indonesia.


Fakta 9: Rafflesia Arnoldii bisa berbuah...

Buah dari bunga Rafflesia Arnoldii bulat dan berdiameter sekitar 12 cm sampai 15 cm. Buah ini mengandung banyak biji yang disukai oleh tupai dan tikus.


Fakta 10: Rafflesia Arnoldii di klaim pihak Malaysia dan Thailand ?


Rafflesia adalah negara resmi bunga Sabah di Malaysia, serta negara resmi bunga dari Provinsi Surat Thani, Thailand, Faktanya Rafflesia Arnoldii hanya bisa ditemukan di Indonesia, di Pulau Sumatera tepatnya.


Fakta 11: Rafflesia Arnoldii tidak memiliki akar.

Rafflesia Arnoldii tidak berakar dan tidak berakar.


Fakta 12: Rafflesia Arnoldii tidak sama dengan Bunga Bangkai


Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai adalah dua bunga yang berbeda. Banyak yang berpikir bahwa keduanya sama ketika mereka benar-benar berbeda.


Fakta 13: Ukuran.

Saat Rafflesia Arnoldii mekar, ukurannya bisa mencapai 1 meter sambil berat 11 kilogram.


Fakta 14: Memiliki 5 mahkota bunga


Rafflesia Arnoldii memiliki lima mahkota bunga.


Fakta 15: Hanya ada di Indonesia

Rafflesia Arnoldii hanya bisa ditemukan di Indonesia. Di Pulau Sumatera tepatnya.


Fakta 16: Lama hidup

Bunga ini hanya bertahan satu minggu setelah mekar sebelum layu dan mati.


Fakta 17: Pertumbuhan dan perkembangan

Sebelum tumbuh dan berkembang sepenuhnya, bunga ini akan disembunyikan di dalam tubuh tuan rumah selama berbulan-bulan.


Fakta 18: Bunga Rafflesia Arnoldii tidak memiliki daun.

Bunga Rafflesia Arnoldii tidak memiliki daun, sehingga tidak bisa melakukan fotosintesis seperti banyak tanaman pada umumnya.


Fakta 19: Penamaan

Penamaan bunga Rafflesia Arnoldii didasarkan pada gabungan nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga itu.


Fakta 20: Habitat

Habitat bunga Rafflesia adalah hutan tropis primer dan sekunder, seperti Sumatra, Malaysia, Jawa, Thailand selatan, Kalimantan, dan Filipina selatan.


Fakta 21: Rafflesia Arnoldii bukan tanaman pemakan serangga

Rafflesia Arnoldii bukanlah tanaman pemakan serangga seperti yang dipikirkan banyak orang. Itu tidak sama dengan tanaman Kantong Semar.


Rafflesia Arnoldii menjadi salah satu ikon untuk Indonesia, sehingga hanya bisa ditemukan di Indonesia. Karena itu, pemerintah baik lokal maupun nasional sudah serius melakukan konservasi kualitas tinggi untuk tanaman asli Indonesia ini.

Penerjemah : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : http://factsofindonesia.com/rafflesia-arnoldii-flower.