Rabu, 01 Juni 2016

Bahaya Kelebihan Mengkonsumsi Vitamin C Bagi Tubuh.


Sejuta manfaat yang diberikan vitamin C pada kesehatan tubuh terkadang justru membuat beberapa orang terobsesi untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak secara rutin.

Selama ini vitamin C dikenal mampu menangkal radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, menyembuhkan flu, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan masih banyak lagi.

Tubuh memerlukan vitamin C untuk membantu memelihara sel-sel jaringan tetap sehat dan meningkatkan sistem kekebalan, serta membantu dalam penyerapan zat besi. Vitamin C dianggap sebagai senjata ampuh untuk mencegah dan melawan sejumlah penyakit, terutama yang diakibatkan serangan virus.

Seperti dikutip dari MayoClinic.com, vitamin C adalah vitamin yang larut air bermanfaat untuk pertumbuhan normal dan pengembangan tubuh. Vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi. Sebab, tubuh tidak memproduksi atau menyimpan vitamin C. Maka itu, penting mengonsumsi sumber makanan bervitamin C. 

Bagi kebanyakan orang, segelas kecil jus jeruk ditambah dengan stroberi dan brokoli sudah cukup memenuhi asupan vitamin C harian. Untuk orang dewasa, batas aman yang direkomendasikan untuk konsumsi vitamin C adalah 2.000 miligram (mg) per hari. 

Jika vitamin C alami yang didapat melalui makanan dikonsumsi terlalu banyak, efeknya tidak akan membahayakan tubuh. Bila kelebihan, vitamin C akan luruh dengan sendirinya dan keluar dari tubuh melalui urin.  

Vitamin C (asam askorbat) merupakan nutrisi penting untuk tubuh. Banyak sekali sumber vitamin C yang bisa diperoleh dari berbagai buah dan sayur. Namun, apakah efek samping kelebihan vitamin C, berbahayakah untuk tubuh?


Bahaya jika dikonsumsi terlalu berlebih.


Seperti dikutip dari laman Shine, khusus untuk orang dewasa, konsumsi asupan harian vitamin C dianjurkan 90 mg dan untuk wanita dewasa 75 mg. Namun kini, banyak orang lebih memilih memenuhi asupan vitamin C dengan mengonsumsi suplemen vitamin C.

Namun, penelitian yang dilakukan USDA Dietary Guidelines, AS, baru-baru ini mempertanyakan efektivitas pil vitamin C. Para pakar kesehatan lebih menyarankan agar Anda mengonsumsi bahan alami untuk memenuhi asupan vitamin C harian.

Namun, jika vitamin ini dikonsumsi terlalu banyak, ternyata tidak akan memberikan manfaat seperti yang sering diduga orang. Yang terjadi justru sebaliknya. Vitamin C akan membahayakan kesehatan Anda. Itu disampaikan oleh Dr. Samuel Oetoro,MS,Sp.GK(K), dokter spesialis gizi klinik.

Ia mengatakan bahwa konsumsi vitamin C berlebihan dalam dosis tinggi justru bisa menurunkan daya tahan tubuh.

"Vitamin C oral, kalau dikonsumsi terlalu banyak akan menyebabkan batu ginjal," ujarnya, saat ditemui usai mengisi acara media workshop dan peluncuran Centrum Multivitamin, di Restoran The Hook, Senopati, Jakarta Selatan, Selasa, 31 Mei 2016.

Ia juga tak menyangkal bahwa konsumsi vitamin C dosis tinggi akan meningkatkan daya tahan atau sistem kekebalan tubuh. Namun, ada hal yang patut Anda catat.

“Tapi begitu (vitamin C) disetop, daya tahan tubuh akan langsung drop, jadinya nanti malah ketergantungan,” kata dia.

Sedangkan konsumsi effervescent yang mengandung vitamin C, masih menurut Samuel, justru bisa membuat orang berisiko menderita osteoporosis. "Dalam bentuk effervescent itu justru berbahaya, ada karbonat yang justru membuat kalsium dari dalam tulang keluar, sehingga rentan osteoporosis,” ujar Samuel.


Dampak lain jika asupan vitamin C diperoleh dari suplemen vitamin C, terutama yang berdosis tinggi, bisa membahayakan tubuh. Efek yang mungkin Anda derita di antaranya: 

  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Mulas
  • Perut kram
  • Sakit kepala
  • Insomnia
  • Batu ginjal
Bila Anda mengalami keluhan ini, sebaiknya atur dosis suplemen vitamin C yang dikonsumsi. Dan, usahakan untuk perbanyak minum air putih.


Cara aman konsumsi Vitamin C secara alami lebih aman.


Jika berniat memenuhi kebutuhan vitamin C dengan bahan makanan alami, bukan berarti Anda hanya mengonsumsi jeruk. Selain jeruk, ternyata ada sejumlah buah dan sayuran yang juga kaya vitamin C. Jika bosan dengan buah jeruk, penuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh dari 5 bahan makanan berikut ini.

Jambu biji
Buah ini memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk. Satu setengah cangkir buah ini mengandung 188 mg vitamin C dan 56 kalori. Mengonsumsi jambu biji dalam keadaan segar memang menyehatkan, namun ada cara lain yang lebih baik untuk menyantap buah ini. Sajikan setup jambu biji yang ditambah dengan kayu manis. Dijamin akan menjadikan rasa buah ini lebih istimewa.

Paprika merah
Layaknya jeruk, paprika merah juga berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sayuran ini menawarkan dosis gizi lebih tinggi vitamin C dibandingkan jeruk. Satu setengah cangkir paprika merah mengandung 142 mg vitamin C (lebih dari satu jeruk sedang) dan 20 kalori. Jika Anda termasuk vegetarian, setengah cangkir mengandung 116 mg vitamin C. Paprika bisa diaplikasikan kedalam jenis masakan apapun, bisa dicampur dengan salad, tumisan dan masakan panggang lainnya.

Kiwi
Buah asal Selandia Baru ini kaya akan vitamin C. Kiwi mengandung 70 mg gizi dan 46 kalori. Buah ini biasanya dimakan mentah, tapi Anda juga bisa mengolah buah ini sebagai makanan penutup, atau bisa juga ditambahkan dalam menu salad dan campuran aroma untuk yogurt segar di cangkir Anda.

Stroberi
Buah eksotis ini penuh dengan serat dan antioksidan, termasuk vitamin C. Setengah cangkir stroberi mengandung 49 mg vitamin dan 27 kalori. Ketika udara dingin, stroberi juga bisa disajikan bersama panganan hangat, seperti dalam crepes atau pancake.

Kubis Brussel
Sayuran ini mungkin bukan pilihan favorit anak-anak, tetapi kubis Brussel (ukurannya lebih kecil dari kubis biasa)  mengandung 48 mg dari Vitamin C, 300 ug Vitamin K dan 28 kalori.

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber :

  • http://life.viva.co.id/news/read/779278-awas-ketahui-bahaya-konsumsi-vitamin-c-berlebih
  • http://www.pengensehat.com/bahaya-mengkonsumsi-vitamin-c.htm
  • http://life.viva.co.id/news/read/178411-sumber-vitamin-c-terbaik
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...