Sabtu, 12 Agustus 2017

7 Alasan Kenapa Minum Kopi Bisa Bikin Panjang Umur.



Konsumsi kopi telah lama dikaitkan dengan usia yang lebih panjang. Dua studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine semakin menguatkan hal tersebut.

Studi pertama meneliti lebih dari 520.000 orang di 10 negara Eropa. Dengan jumlah partisipan tersebut, studi ini menjadi studi terbesar yang meneliti tentang kaitan konsumsi kopi dan kematian. Studi ini menemukan bahwa minum lebih banyak kopi dapat menurunkan risiko kematian seseorang secara signifikan.

Sementara itu, studi kedua berfokus pada populasi non-kulit putih. Setelah meneliti lebih dari 185.000 penduduk Afrika-Amerika, Amerika asli, Hawaii, Jepang-Amerika, dan Amerika Latin, para peneliti menemkukan bahwa orang yang meminum dua hingga empat cangkir kopi perhari memiliki risiko kematian 18 persen lebih rendah dibanding orang yang tidak mengkonsumsi kopi.

Dengan kata lain, fakta bahwa kopi meningkatkan kemungkinan panjang umur dapat terjadi di berbagai ras yang berbeda. 

“Dengan populasi yang sangat beragam ini, semua orang memiliki gaya hidup yang berbeda. Mereka memiliki kebiasaan makan yang sangat berbeda dan kerentanan yang berbeda, dan kami masih menemukan pola yang serupa,” kata Veronica Wendy Setiawan, Associate Professor pengobatan preventatif di USC's Keck School of Medicine, yang juga memimpin studi kedua.

Kedua studi ini menunjukkan hubungan terbalik antara konsumsi kopi dengan tingkat kematian karena penyakit jantung, kanker, penyakit saluran pernafasan, stroke, diabetes, penyakit ginjal, penyakit pencernaan, dan penyakit peredaran darah.

Dalam kedua studi, para peneliti memisahkan partisipan yang merupakan perokok dan perokok. Sebab, merokok telah diketahui sebagai perilaku yang mengurangi umur dan dikaitkan dengan beragam penyakit. Para peneliti menemukan bahwa efek kopi yang menurunkan risiko kematian juga terjadi pada perokok.



Meski demikian, bukan berarti dampak negatif kebiasaan buruk merokok bisa diimbangi dengan konsumsi kopi. “Pasalnya, merokok dapat meningkatkan risiko kematian Anda berkali-kali lipat. Sementara konsumsi kopi hanya mengurangi 10 persen dampak tersebut,” kata Dr. Alberto Ascherio, professor Epidemiologi and Nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, yang tak terlibat dalam studi.

Dengan semakin jelasnya bukti-bukti bahwa mengonsumsi kopi dapat membantu mengurangi risiko kematian, apakah lantas orang-orang yang bukan peminum kopi harus memulai kebiasaan minum kopi?

Para peneliti dari kedua studi di atas berpendapat, minum beberapa cangkir kopi sehari tidak akan membahayakan Anda, dan sebenarnya bermanfaat bagi kesehatan.

“Konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat dimasukkan ke dalam pola hidup sehat. Kedua studi ini dan studi-studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa bagi mayoritas orang, tak ada bahaya jangka panjang dari mengonsumsi kopi,” kata Setiawan.

Sementara itu, pendapat Dr. Ascherio sedikit lebih lunak. “Jika Anda memang peminum kopi, lanjutkan kebiasaan itu dan berbahagialah. Tapi jika bukan, tak masalah. Anda bisa minum teh atau air putih,” tutupnya.



Berikut ini adalah 7 manfaat kopi yang membuat peminum kopi cenderung panjang umur.

1. Mencegah Stroke

American Heart Association menerbitkan hasil studi yang cukup menggembirakan, khususnya bagi para pecinta kopi. Hasil seperti ini biasanya berlaku bagi para peminum teh. Seseorang yang meminum kopi segelas sehari 20% lebih manjur terhindar dari stroke sampai dekade atau 10 tahun berikutnya.

2. Mencegah Penyakit Jantung

kopi, jantung, kopi jantung, kopi jantung berdebar, kopi baik untuk jantung, manfaat kopi untuk jantung, pengaruh kopi terhadap jantung, manfaat kopi bagi jantung,gagal jantung kopi

Kafein dalam dosis bijak bisa memberi efek yang lebih bermanfaat. Begitu juga pada organ jantung. Hal itu dikarenakan kafein mampu memberikan efek positif juga terhadap proses metabolisme tubuh, merangsang sistem syaraf pusat, serta melepas asam lemak bebas dari jaringan lemaknya.


3. Mencegah Bunuh Diri
kopi, bunuh diri, kopi bunuh diri, bunuh diri dalam islam, cara bunuh diri, hukum bunuh diri, penyebab bunuh diri

Harvard pernah merilis sebuah studi di tahun 2013, dan isinya berupa korelasi antara kopi dan berkurangnya risiko untuk bunuh diri. Hasilnya, orang dewasa yang meminum kopi (berkafein) sebanyak 2-4 cangkir per hari memiliki kemungkinan lebih kecil untuk melakukan aksi bunuh diri. Kafein dengan dosis yang benar bisa menjadi antidepressant, sehingga otak mmapu memproduksi zat-zat seperti serotonin, dopamine, dan noradrenaline.


4. Mencegah Penyakit Neurologis

kopi dan saraf, kopi neurologis, manfaat dan bahaya kopi untuk kesehatan, manfaat dan kerugian kopi bagi kesehatan, kopi daya ingat, kopi dapat meningkatkan daya ingat, kopi menambah daya ingat

Meski tidak menutup kemungkinan bisa menyerang anak-anak, namun penyakit yang berhubungan erat dengan syaraf ini umumnya menyerang mereka yang sudah lansia. Hanya saja, lagi-lagi beberapa studi mengumumkan efek positif kopi. Para penikmat kopi bisa mengurangi 65% risiko perkembangan penyakit demensia, Alzheimer dan 32-60%-nya penyakit Parkinson.


5. Mencegah Diabetes Tipe 2

kopi, diabetes, diabetes tipe 2, kopi diabetes, kopi untuk penderita diabetes, kopi pahit untuk diabetes, manfaat kopi untuk diabetes, kopi bagi penderita diabetes, manfaat kopi bagi penderita diabetes, manfaat minum kopi pahit tanpa gula, kopi tanpa gula

Pada tahun 2004, sebuah studi sempat menyatakan bahwa… ketika minum kopi sebelum makan, kadar glukosa akan naik setelahnya. Dengan demikian, hasilnya berpengaruh pada tingkat resistensi insulin, yang mana bisa mencegah pemicu diabetes. Namun perlu diingat kalau kopi bukan obat dari dua tipe penyakit ini. Kopi bahkan bisa menjadi musuh bagi seseorang yang sudah terkena diabetes, atau sedang dalam masa pengobatan.


6. Membakar Lemak

kopi, lemak, kopi lemak, nasi lemak kopi o, kopi pahit membakar lemak, kopi membakar lemak, membakar lemak perut, makanan yang membakar lemak, cara membakar lemak, kopi metabolisme

Sudah disinggung sebelumnya, kandungan kafein dalam kopi berpengaruh dalam proses metabolisme tubuh, sehingga bisa menjadi booster sebesar 3-11%. Semakin tinggi, tentu proses pembakaran lemak jadi semakin mudah. Biasanya pembakaran itu sebesar 10% bagi yang sudah mengalami obesitas, serta 29% bagi yang sudah slim aka ramping. Namun misi membakar lemak ini bisa gagal total juga jika ngopinya sambil membubuhkan whipped cream yang banyak, terus ditemani dengan cemilan yang beragam. Hehe…


7. Melindungi Hati

kopi, hati, kopi dan hati, manfaat minum kopi hitam, manfaat minum kopi pahit, kopi penyakit hati, simptom penyakit hati, penyakit hati liver, penyakit hati dan penyebabnya, penyakit hati bengkak, penyakit hati berlemak

Poin ini bukan berarti para peminum kopi tak pernah merasakan patah atau sakit hati. Hehe… tapi memang benar, kopi bisa melindungi peminumnya dari fenomena sirosis hati, bahkan tingkat risikonya yang rendah mencapai 80%. Singkatnya, sirosis hati adalah rusak atau lukanya hati dalam jangka waktu cukup lama yang bisa mendorong keadaan yang lebih kronis.

Baiklah… peminum kopi atau bukan, mudah-mudahan umur kita panjang dan pastinya bermanfaat bagi sekitar. Aamiin… 

Sumber :