Rabu, 23 Maret 2016

Ada Studio Animasi Kelas Hollywood di Kudus !


Sebuah studio pembuatan film animasi tiga dimensi (3D) berkelas international kini telah ada di Indonesia. Studio animasi yang diberi nama RUS Animation Studio ini berada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raden Umar Said, Kudus, Jawa Tengah.

Dikatakan sebagai studio animasi kelas Hollywood, karena sejumlah perangkat di dalamnya memang sama seperti studio animasi yang ada di Amerika Serikat, yakni Walt Disney Animation Studio. Hal itu didukung dengan Software Autodesk Maya berkelas dunia, yang mana dipakai untuk membuat film animasi terkenal, seperti Big Hero 6 dan Good Dinosaur.

RUS Animation Studio mampu mengerjakan semua proses pengerjaan pembuatan animasi 3D, mulai dari naskah, storyboard, desain karakter, hingga menjadi produk film lengkap dengan efek visual dan pencahayaan. Hal itu didukung dengan fasilitas studio gambar, studio produksi dan paska produksi, studio pewarnaan dan tata suara hingga ruang teater.

Tidak hanya didukung studio dan software, program kejuruan animasi di SMK yang beralamat di Jl Sukun Raya 9, Besito Gebog Kudus ini juga didukung praktisi yang dikenal dalam industri animasi.

Salah satunya pengajar yang berpengalaman di Walt Disney Animation Studio, Woody Woodman, tak lain adalalah Animator pembuat film animasi Mulan (1998), Tarzan (1999), dan Brother Bear (2003).

Selain animator dunia, sekolah animasi international ini juga didukung oleh lima  pengajar yang telah bersertifikat Autodesk Sofware. Sertifikat tersebut hanya dimiliki oleh 12 orang saja.

"Autodesk Software telah 22 tahun telah digunakan oleh semua leading industri entertainment dunia. Di studio animasi ini, kami berikan akses gratis perangkat lunak serta kurikulum standar international, " ujar Program Manager of Indonesia Autodesk Education, Yuli Setiawati, saat peluncuran studio animasi baru-baru ini.

Pembangunan RUS Animation Studio merupakan hasil kerja sama Djarum Foundation, Autodesk, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC). Program ini sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu. Tujuannya untuk mencetak animator muda handal yang siap bersaing di kancah dunia.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Triawan Munaf, mengaku studio tersebut menjadi satu-satunya studio animasi international yang ada di Indonesia. Berdasarkan pantauannya, fasilitas yang ada bahkan sama dengan studio animasi Holliywood.

"Ini sama seperti apa yang saya lihat di Disney dan Pixar. Ini sudah tingkat dunia. Tidak hanya mesinnya, tapi suasana, cara mengajarnya. Perkembangan teknolgi, software Autodesk Maya itu dipakai di Pixar, Disney, sama kualitas, sehingga ini luar biasa," kata Triawan.


Proyek film


Untuk proyek awal studio di SMK ini, para siswa yang terdiri dari 16 orang masih mengerjakan sebuah film animasi berjudul ‘Pasoa dan Sang Pemberani’ yang rencananya tayang Oktober 2016 di layar kaca Indonesia.

Putri, salah satu siswa, mengaku bangga dirinya masuk dalam 16 siswa yang kini sedang membuat film animasi dengan peralatan canggih ini. Menurutnya, film ‘Pasoa dan Sang Pemberani’ yang kini dikerjakan juga masuk dalam mata pelajaran sehari-hari.

"Bangga sekali di Kudus ada studio kelas international ini. Apalagi ini cita-cita saya jadi seorang animator. Dan peralatan serta pengajar animasi di sini sangat membantu untuk proses pembelajaran, " ujar siswi kela X asal Kudus itu.


Meski baru belajar selama 6 bulan, akan tetapi sejumlah teknik produksi film animasi telah dapat dikuasai. Mulai dari modeling, shading, texturing, rigging, layout, compositing, rendering, visual effect, lighting hingga animation.

"Pengajarnya inspiratif. Seperti animator Walt Disney Mr Woody Woodman yang memang saya sudah nge-fans sejak lama, " kata Putri.

Film animasi 3D : "Pasoa dan Sang Pemberani" akan tayang di layar kaca Indonesia tahun 2016 ini. Hebatnya, film animasi ini merupakan hasil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raden Umar Said di Kudus, Jawa Tengah.


Kisah Pasoa dan Sang Pemberani. 


“Pasoa dan Sang Pemberani” bercerita tentang seekor hewan mitologi bernama Pasoa yang berwujud paduan dari beberapa hewan di Indonesia. Dia dan Amet Mude, seorang tokoh pemberani dari Kalimantan hadir untuk melindungi kekayaan hayati di Indonesia.

Pembuatan hingga produksi dilakukan di RUS Animation Studio yang berada di SMK Raden Umar Said (RUS), Kudus yang pembangunannya hasil kerja sama Djarum Foundation, Autodesk, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation. SMK Raden Umar Said juga telah memiliki kurikulum kejuruan animasi yang dikembangkan untuk pembuatan film animasi 3D.

Kepala Sekolah SMK Umar Said, Kudus, Fariddudin mengatakan, film "Pasoa dan Sang Pemberani" diproduksi oleh 26 siswa. Mereka dibantu empat orang guru pendamping, serta guru desain komunikasi visual.

Di RUS Animation Studio, lanjut Farid, siswa mampu mengerjakan semua proses pengerjaan pembuatan animasi 3D mulai dari naskah, storyboard, desain karakter, hingga menjadi produk film lengkap dengan efek visual dan pencahayaan.


Seorang siswa kelas 10 SMK Raden Umar Said sedang melakukan proses pewarnaan karakter animasi.
"Software yang digunakan yaitu Autodesk Maya, seperti yang dignakan untuk membuat film animasi terkenal Big Hero 6 dan Good Dinosaur," ujar Fariduddin.

Tidak hanya didukung studio dan software, program kejuruan animasi di SMK Raden Umar Said juga didukung paktisi yang dikenal dalam industri animasi, salah satunya pengajar yang berpengalaman di Walt Disney Animation Studio, yaitu Woody Woodman yang ikut membuat animasi Mulan (1998), Tarzan (1999), dan Brother Bear (2003).

Video : "Isyana sarasvati - Ost. Pasoa Sang Pemberani (RUS Animation Studio) SMK RUS - Kudus"

Farid mengatakan, film "Pasoa dan Sang Pemberani" ditargetkan tayang bulan Juli 2016. Soundtrack film animasi 3D di isi oleh Isyana Sarasvati. Pada peresmian RUS Animation Studio, Isyana secara langsung melantunkan Ost Pasoa dan Sang Pemberani dihadapan para tamu undangan.

Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad mengatakan kisah Pasoa diharapkan dapat memperkenalkan nilai-nilai untuk menjaga kekayaan hayati Indonesia, sekaligus memperkenalkan kekayaan dongeng tradisional yang berakar di masyarakat Indonesia.

Video : "Behind The Scenes - Pasoa & Sang Pemberani"

“Melalui program peningkatan kualitas sekolah menengah kejuruan yang telah dirintis sejak tahun 2012, Djarum Foundation terus konsisten dalam mencetak lulusan SMK yang trampil dan siap bekerja pada bidang pekerjaan berpenghasilan tinggi, khususnya di sektor industri kreatif”, ujar Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad.

Primadi menambahkan, tidak hanya berupaya menyiapkan tenaga terampil bagi industri animasi, kehadiran studio animasi SMK Raden Umar Said Kudus juga ingin menciptakan karya seni kreatif yang mampu membawa kearifan lokal Indonesia kepada seluruh pecinta tayangan animasi di seluruh dunia.

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...