Minggu, 15 Juni 2014

Awas ! : Nonton Piala Dunia, Pegawai Kantoran Jangan Ngopi Siang Hari !


Demam piala dunia dipastikan mengubah pola jam tidur warga yang menyaksikan laga besar empat tahunan itu, yang mayoritas disiarkan langsung tengah malam atau dini hari.

Dampak ikutannya, pagi harinya kinerja akan menurun lantaran mata ngantuk, badan penat kurang istirahat.

Dokter Andreas Prasaja, seorang sleep scientist ternama, mengatakan, sebenarnya cara agar badan tetap fit saat musim piala dunia seperti sekarang ini, sangat lah sederhana.

"Cukup tambah jam tidur, dengan memajukan jam tidur dari hari-hari biasanya. Jika biasa tidur jam 12 malam, maka bisa lebih awal misalnya jam 9 malam," ujar dokter yang juga ahli RPSGT (Registered Polysomnographic Technologist) itu, kepada JPNN di Jakarta, kemarin.

Tapi mengubah pola jam tidur kan juga hal tak gampang" Andreas mengakui hal itu. Karenanya, mestinya perubahan jam tidur dilakukan pelan-pelan, jauh hari sebelum musim piala dunia. "Misal 10 hari sebelum piala dunia digelar, setiap harinya jam tidur dimajukan sedikit-sedikit, misal setengah jam, sehingga pas piala dunia, kita sudah terbiasa tidur lebih awal," urainya.

Nah, bagi yang tidak bisa mengubah jam tidur dan paginya harus beraktifitas normal, seperti PNS dan karyawan kantoran di perusahaan-perusahaan swasta, Andreas memberikan resep sederhana.

Pertama, pagi hari sebelum berangkat kerja, minum kopi, tapi jangan terlalu banyak. Alasannya, pengaruh cafein itu bisa mencapai sekitar 12 jam. Nah, porsi minum kopi harus disesuaikan agar siang hari pas jam istirahat kerja, mata sudah bisa mengantuk.

"Di jam istirahat itu, sisihkan waktu 15 menit hingga 20 menit untuk memejamkan mata. Karena 15 menit hingga 20 menit itu sudah bisa membuat tubuh rileks," pesan dia.

Setelah siang hari itu, dia menyarankan para PNS atau karyawan swasta, jangan lagi minum kopi. "Karena kalau minum kopi, petang atau malam harinya jadi susah tidur lagi padahal dinihari nonton bola lagi," ulas Andreas.

Dia juga menyarankan para pimpinan di instansi pemerintah atau pun swasta, agar kesempatan para bawahannya untuk menggunakan jam istirahat untuk tidur sejenak. "Jangan jam istirahat masih dibebani pekerjaan, hasilnya juga tidak akan baik," katanya.

Dia membandingkan kebiasaan-kebiasaan di negara-negara maju, di mana para pegawai atau karyawannya, malah dikondisikan bisa tidur sesaat di jam istirahat.

"Di Jepang misalnya, pas jam istirahat, lampu dibuat temaram, ruangan sejuk, sehingga karyawan bisa istirahat sebentar, setelah itu badan fit, kerja pun jadi bagus," pungkas Andreas.


Minum kopi di siang atau sore hari bisa merusak kualitas tidur!


Berita buruk bagi para pecinta kopi. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa minum kopi di siang atau sore hari bisa merusak kualitas tidur di malam hari. Hal ini berlaku pada orang yang suka mengonsumsi dua sampai tiga gelas kopi di siang dan sore hari.

Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pil kafein setara dengan dua sampai tiga cangkir kopi ini menunjukkan bahwa jika kopi diminum enam jam sebelum tidur, maka efek kopi tersebut akan merusak kualitas tidur di malam hari.

"Minum kopi dalam jumlah banyak saat pulang kerja atau di rumah bisa memberikan efek buruk pada jam tidur, efeknya sama dengan jika seseorang minum kopi sebelum tidur," ungkap ketua peneliti Christopher Drake dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, seperti dilansir oleh Healthy Living (15/11).

Kebanyakan orang tak menyadari berapa banyak kafein yang mereka konsumsi di siang dan sore hari. Padahal efek kafein yang mereka minum tersebut sama dengan jika mereka minum sebelum tidur. Hasil ini ditemukan oleh peneliti setelah mengamati 12 orang sehat yang memiliki kualitas tidur baik.

Masing-masing partisipan kemudian diberikan tiga pil kafein tiga kali sehari selama empat hari. Mereka diminta untuk minum satu pil enam jam sebelum tidur, satu pil tiga jam sebelum tidur, dan satu pil lagi sebelum tidur. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa tidur para partisipan tetap terganggu tak peduli pukul berapa mereka mengonsumsi pil kafein tersebut.

Peneliti mengaku tak terkejut dengan hasil tersebut. Kebanyakan orang hanya mewaspadai kopi yang mereka minum sebelum tidur, namun lupa dengan kopi yang mereka minum saat siang dan sore hari. Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya mengurangi minum kopi, jam berapapun itu. Namun peneliti juga mengungkap bahwa minum kopi di pagi hari tak akan memberikan efek buruk pada kualitas tidur malam.

Sumber : 
  1. http://pendidikan.jpnn.com/, Minggu, 15 Juni 2014 , 01:54:00
  2. http://m.merdeka.com/, Sabtu, 16 November 2013 16:29:00
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...