Kamis, 21 Mei 2015

Kenali : 8 Ciri Perbedaan Beras Asli dengan Beras Plastik !


Warga Indonesia harus berhati-hati dengan beredarnya beras palsu yang kini sedang marak beredar di pasaran. Disinyalir peredaran beras palsu berasal dari China yang sedang didistribusikan di kota Taiyuan, di provinsi Shaanxi.

Beras plastik mulai beredar di masyarakat Indonesia. Padahal awalnya beras tersebut pertama kali beredar hanya di China. Salah satu masyarakat yang menemukan beras plastik adalah Dewi Seftiani. Dia pun membeberkan perbedaan beras plastik dengan beras asli.

Bahkan, diindikasikan beras-beras palsu tersebut juga diekspor ke Indonesia. untuk itu warga Indonesia harus cermat dalam membeli beras. Perbedaan beras palsu dan asli tidak mudah dibedakan, pasalnya beras palsu sekilas tak jauh berbeda dengan beras-beras asli di Indonesia. Meskipun begitu antara beras palsu dan beras asli tetap memiliki perbedaan. Baik dari segi tekstur setelah dimasak sampai masih dalam bentuk biji beras.

Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal. Foto: Ariesant/Radar Bekasi/JPNN.com
Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal. 

Dewi Seftiani menceritakan pengalamannya saat menemukan beras plastik. Dari pengalaman pemilik warung nasi uduk di ruko Granade Blok F19 No 37 Kelurahan Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat inilah, beras sintetis itu terbongkar.

"Kemarin saya beli beras di pasar. Seperti biasa saya membeli beras ini kiloan dengan harga Rp 8000 per kilo. Tapi saat saya beli ini engga seperti beras yang saya konsumsi sebelumnya," kata Dewi ketika dihubungi merdeka.com, Senin (18/5).

Dugaan tersebut muncul ketika dia mengolah beras itu menjadi bubur untuk dia santap esok paginya. Namun setelah didiamkan beberapa jam, bubur ini pun berbentuk aneh.

"Seperti biasa tadi malam saya masak bubur buat besok pagi. Tapi saat tadi saya mau memanaskan buburnya, bentuknya jadi beda. Biasanya kan bubur kan kalau udah dingin bentuknya mengental dan menyatu, tapi kalau ini dia berbentuk buliran dan seperti belum matang," imbuh Dewi.

Selain bubur, Dewi juga sempat menanak beras itu untuk dijadikan nasi uduk, namun keanehan pun kembali dia temukan. "Saat dimasak beras itu malah ngeluarin banyak air. Kalau beras biasa kan meresap air tapi ini malah ngeluarin air. Saat dimakan juga rasanya aneh, sintetisnya berasa banget kayak kita makan plastik," jelasnya.

Setelah menemukan keanehan-keanehan itu, Dewi memeriksa penampilan beras tersebut. Sekilas, beras itu tampak tak jauh berbeda dengan beras pada umumnya, namun ketika dilihat lebih dekat maka akan terlihat jelas perbedaannya.

"Beras yang asli kan dia putih tapi tengah-tengahnya ada putih susunya. Tapi kalau beras ini tuh dia putih bening saja," ungkap Dewi.

Selain itu, lanjutnya, bila dimasak menjadi bubur maka beras tersebut tidak lembek melainkan tetap berbentuk beras.

"Terlihat beda sekali, saat matang beras plastik itu bentuknya menjadi terbuka (terlihat ke permukaan)," ujarnya.

Dewi mengatakan, beras tersebut akan berbeda rasanya. Menurutnya, rasa beras plastik berasa tawar.

Hingga saat ini, lanjutnya, dirinya harus memilah beras plastik dan beras asli. Hal ini dia lakukan agar tidak termakan karena membuatnya mual dan sakit perut.

"Pas makan buat mual dan sakit perut," ujarnya.

Sebelumnya, Dewi Septiani yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga mengakui menemukan beras tersebut di pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi.

"Saya menemukan di pasar Mutiara Gading Timur, jenis beras tersebut jenis lokal karawang," ujarnya.

Dewi berharap, kejadian ini tidak akan dialami oleh warga lain karena sangat merugikan dan membahayakan.

Dewi mengatakan bahwa ada tiga perbedaan yang mencolok dari beras sintetis atau yang dikenal dengan beras plastik dengan beras asli.

1. Warna


Beras sintetis lebih berwarna putih polos, bening dan terlihat bersih. Beda dengan warna beras asli yang berwarna putih susu di tengah-tengahnya. dan sedikit keruh.

”Butiran beras yang baru saya beli terlihat bening tanpa kotoran dan warna pun sangat mencolok. Kalau beras asli, di dalam butiran akan terlihat warna putih kecil di tengah-tengah,” terangnya.

”Kalau dilihat sekilas saja, memang sama. Tapi, kalau dilihat lebih teliti lagi, baru terlihat perbedaannya,” kata Dewi.


2. Wujudnya


Beras sintetis bila dipegang agak licin. Sementara beras asli terasa kasar. "Jika beras palsu yang terbuat dari plastik maka tektur beras akan lebih lembut dan licin, berwarna putih seluruhnya. Untuk beras asli, tekstur beras sedikit lebih kasar, warnanya putih dan bening tapi tidak seluruhnya," ujar Dr Verawati.


3. Menggumpal Setelah Dimasak


Nasi normal yang biasa kamu olah menjadi bubur biasanya akan mengental dan menyatu ketika kondisinya sudah dingin. Tapi perhatikan dengan benar-benar seksama gambar di atas. Ketika bubur dari beras plastik mendingin, dia akan berbentuk seperti buliran menggumpal seolah belum matang.

Perbedaan yang mencolok ketika dimasak. Dewi mengatakan beras plastik akan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal.

”Setelah jadi nasi, kok saya lihat bentuknya beda, nggak kayak nasi pada umunnya,” ucap Dewi saat ditemui di warungnya.


4. Beras asli akan menyerap air. 


Beras asli akan menyerap air maka tekstur beras akan lembut dan jika dimasukan ke penanak nasi beras akan mengeras tapi tekstur kelembutannya masih ada. Sedangkan untuk beras palsu maka beras lembek dan semakin mengeras. Sama halnya saat dikeluarkan dari penanak nasi, beras palsu justru akan semakin kering dan mengeras," kata dokter spesialis gizi klinik Dr Verawati Sudarma, Mgizi, Sp.GK saat dihubungi Dream.co.id, Selasa 19 Mei 2015.

Saat ditanak, beras normal akan menyerap air sehingga bentuknya mengembang, beras tersebut berubah menjadi nasi yang empuk dan pulen beras bisa menjadi nasi yang empuk dan pulen. Sebaliknya, beras plastik malah mengeluarkan banyak air.  Tapi sebaliknya, beras plastik malah akan mengeluarkan banyak air. Bisa jadi, ini karena berasnya (atau plastiknya) meleleh sebagian.


5. Beras asli akan memiliki rasa manis, beras palsu rasanya hambar dan tawar tidak memiliki rasa.

Vera menambahkan, dari segi rasa dan aroma antara beras palsu dan asli memiliki perbedaan. "Beras asli akan memiliki rasa manis karena glukosa karbohidrat dalam beras terurai sempurna. Sedangkan beras palsu rasanya hambar dan tawar tidak memiliki rasa," katanya

Sementara itu, aroma beras yang tercium juga akan menimbulkan aroma yang berbeda antara beras asli dengan beras palsu.

"Aroma beras palsu cenderung mengeluarkan bau sangit dan beraroma bahan kimia. Untuk beras asli akan mengeluarkan aroma lebih wangi karena H2O di beras yang menjadi nasi akan mengeluarkan bau yang harum, selain itu juga glukosa pada beras keluar dengan sempurna," jelasnya.


6. Beras plastik tidak bisa menyatu dengan air.

Seharusnya beras yang baik seperti ini
Seharusnya beras yang baik seperti ini jika takran airnya jauh lebih banyak.

Ketika beras palsu dicampur dengan air, posisi air akan berada di atas beras. Padahal, beras asli seharusnya menyatu dengan air.

Pada saat masak bubur dari beras palsu, nasi akan mengendap di bawah karena massanya lebih berat dari massa air. Sedangkan airnya justru di atas. Seharusnya, beras menyatu dengan air atau mengapung di permukaan. Jika kamu mau memasak lagi beras plastik tadi lagi air yang lebih banyak, percuma saja! Beras malah akan pecah, bukannya hancur seperti bubur pada umumnya.


7. Aroma nasi plastik begitu tawar, bukannya wangi.

Nasinya akan terasa tidak enak
Nasinya asli baunya wangi, sedangkan beras plastik tidak berbau/ tawar 

Beras plastik dari kentang dan residu resin sintetis ini memiliki wangi dan rasa yang tawar. Bahkan di mulut agak getir. Jangan harap deh waktu kamu menanak nasi akan keluar aroma wangi khas dari beras tanakanmu.


8. Beras asli bentuk dan teksturnya berbeda-beda, beras plastik bentuk dan tekturnya sama (cetakan pabrik)

Beras asli

Beras plastik

Kalau kamu pernah membeli dan memilih beras konsumsimu sendiri, jelas ‘kan bedanya beras asli dan beras plastik? Kalau beras asli kan punya guratan, tidak halus, bahkan kadang bocel-bocel/rusak. Sedangkan beras plastik cuma punya tekstur halus sempurna saja.

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : 
  1. http://www.jpnn.com/read/2015/05/21/305241/3-Perbedaan-Beras-Asli-dengan-Beras-Plastik
  2. http://www.dream.co.id/fresh/kenali-ciri-beras-palsu-dari-plastik-150519m.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...