Jumat, 29 Mei 2015

Membuka Misteri "Suara Bumi", Pertanda Kiamat Sudah Dekat ?


Warga dunia tengah dihebohkan dengan suara misterius mirip suara terompet. Suara misterius itu kemudian disebut sebagai suara 'sangkakala'.

Video  : "2012 Strange sounds heard worldwide- Can you handle the truth?"

Menariknya, suara terompet itu banyak didengar warga di berbagai negara di belahan dunia. Melansir The Inquirer, laporan munculnya suara misterius itu ada dari Kanada, Ukraina, Belarus, Amerika, Australia, Jerman dan sejumlah negara lain.

Rekaman suara misterius dari langit yang terdengar di berbagai  negara diduga sebagai terompet sangkakala penanda kiamat. Namun, ahli astronomi dari badan luar angkasa Amerika (NASA) memiliki pendapat lain.

Anda penasaran ?
Silahkan putar video berikut untuk mendengarkan suara bumi yang direkam oleh BadanAntariksa Nasional Amerika Serikat, dijamin bukan suara bumi  "abal-abal" seperti tertayang di TV anda.

Video : "earth song sound - NASA recording -real" (versi pendek)

Video : "The 'Voice' of our Earth (HD/3D)" (versi panjang)


Pendapat Yohanes Surya, Pakar Fisika Indonesia.

Pakar Fisika asal Indonesia, Yohanes Surya turut mengomentari fenomena suara aneh mirip suara terompet dari langit yang kini tengah hangat dibicarakan.
Suara misterius tersebut bahkan ada yang menganggap seperti tanda awal kiamat atau bunyi dari terompet sangkakala. 

Yohanes berkeyakinan suara aneh tersebut berasal dari bawah atau permukaan bumi.
Menurutnya, ide yang menyebut suara berasal dari luar angkasa susah untuk dipercaya. Sebab, di luar angkasa hampa udara, jadi bunyi tak bisa merambat untuk masuk ke lingkungan bumi.

"Saya lebih percaya kalau sumber bunyinya ada di bumi (termasuk atmosfer bumi)," kata Yohanes dalam akun Facebooknya, Rabu malam, 27 Mei 2015. 

Mengenai sumber bunyi tersebut, Yohanes berpendapat bisa bermacam-macam. Mengingat bunyi terompet terjadi di berbagai tempat di belahan dunia. 

Penyebab bisa saja akibat gesekan antarlempeng bumi yang mana menimbulkan gempa bumi. 

"Gempa bumi kecil bisa menimbulkan bunyi yang cukup keras. Ini bisa terjadi bersamaan di beberapa tempat sekaligus," tulis peraih gelar doktor Fisika dari College of William and Mary, Virginia, Amerika Serikat. 

Sementara itu, kata Yohanes, pada kondisi tertentu, bunyi bisa dipantulkan oleh lapisan atmosfer. Sehingga bagi sebagian orang, bunyi kedengaran berasal dari angkasa. 

"Sebagian lain mungkin berasal dari gesekan daun dan ranting yang tertiup angin keras atau bunyi pesawat/mesin yang sedang uji coba. Bisa juga karena kilat atau guntur," kata pendiri Surya University itu.  

Penyebab dari dalam bumi juga bisa memunculkan suara mirip suara terompet. Misalnya, saat ada gas yang hendak keluar dari celah-celah bumi.
"Seperti kentut bumi," tulis dia.  

Yohanes juga memberi ruang bunyi aneh itu muncul akibat rekayasa sengaja yang dilakukan manusia..


Pendapat Ahli Antariksa Indonesia : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Terkait hal ini, Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menjelaskan suara misterius itu tak muncul dalam waktu serentak di berbagai negara yang disebutkan.

"Itu seolah serentak, tapi itu kasusnya beda terpisah dan dengung suara yang muncul juga berbeda. Kasus itu tak terjadi bersamaan dan itu bersumber dari sumber lokal," kata Thomas kepada VIVA.co.id, Selasa 26 Mei 2015.

Mengenai penyebab suara misterius itu, doktor jebolan Kyoto University, Jepang itu mengatakan terjadi akibat proses aktivitas manusia atau fenomena alam.

Soal fenomena alami, suara misterius yang muncul, kata Thomas, bisa muncul dari interaksi antara angin dan lingkungan sekitar. Sedangkan dari sisi aktivitas manusia, suara bisa muncul dari beragam penyebab.

Di antaranya bisa saja dari peralatan dari industri pabrik, fasilitas penelitian dan lainnya. Ia menyontohkan, fasilitas LAPAN di Kotatabang, Agam, Sumatera Barat memiliki alat pendeteksi yang menimbulkan suara aneh.

"Pada fasilitas itu ada radar atmosfer. Fasilitas itu mengeluarkan suara keras sekali seperti suara harimau mengaum," kata dia.

Bagi masyarakat awam di sekitar fasilitas itu, kata dia, suara dari radar atmosfer itu bisa dianggap aneh dan menimbulkan penafsiran beragam dari masyarakat.

"Nah bisa juga fasilitas semacam itu ada di tempat lain, entah dari industri atau dari fasilitas penelitian. Yang jelas itu bukan dari luar bumi," kata pria kelahira Cirebon tersebut.

Sebelumnya Thomas menjelaskan soal sumber suara misterius itu. Menurutnya suara berasal dari permukaan bumi. Ia membantah ide yang menyatakan suara misterius berasal dari luar angkasa, sebab tidak ada media perambat yang bisa menghantarkan suara masuk ke bumi.

Sedangkan ide suara berasal dari dalam bumi juga tak mungkin menurutnya.

Jika suara bersumber dari dalam bumi, seharusnya ada getaran yang besar di permukaan bumi. Nyatanya, dalam video unggahan tentang suara misterius itu, tak dilaporkan adanya getaran besar di permukaan.


NASA Angkat Bicara Soal Suara 'Sangkakala Kiamat'

Suara 'Sangkakala' Dipastikan Bukan dari Luar Angkasa

Dilansir melalui Tech Times, Selasa 26 Mei 2015, ilmuwan NASA percaya jika suara itu kemungkinan adalah suara latar dari bumi. Mereka percaya jika bumi memiliki suara-suara yang sebenarnya bisa didengar.

"Jika manusia memiliki antena radio, bukan kuping, maka kita bisa mendengar simfoni indah dari suara-suara yang aneh. Suara-suara itu berasal dari planet kita sendiri," kata juru bicara NASA.
Menurut NASA, suara itu hampir mirip dengan latar musik yang biasanya ada di film fiksi sains klasik. Namun, kata NASA, suara-suara yang tadi dia jelaskan di atas bukanlah fiksi atau khayalan semata. Bumi memang memiliki suara latarnya sendiri.

"Emisi radio alam yang berasal dari planet kita ini benar-benar nyata. Kebanyakan orang tidak sadar akan fenomena ini namun suara itu benar-benar muncul di sekitar kita, setiap saat," ujar NASA menambahkan.

Sebanyak 150 video diposting di Youtube untuk membuktikan kebenaran adanya suara yang diduga sangkakala kiamat. Meski tidak banyak yang percaya, namun video-video itu diunggah oleh orang dari belahan dunia berbeda. Beberapa dari mereka berasal dari Kanada, Australia, Ukraina, Jerman, Rusia dan Amerika.

Bahkan dalam sebuah waktu yang berbeda, seorang wanita asal Kanada, Kimberly Wookey memposting dua video suara sangkakala. Dia mengaku telah dua kali menemukan adanya suara misterius yang diklaimnya sebagai penanda kiamat.

"Ini kali kedua saya mendengar suara misterius ini di Kanada. Pertama adalah pada 19 Juni 2013. Saya kaget waktu mendengar suara bising itu karena saya juga belum pernah mengenal suara itu sebelumnya. Anak saya pun ketakukan dengan suara itu," ujarnya.

Wookey menambahkan, dia tidak percaya jika suara-suara itu berkaitan dengan agama atau spiritual. Dia juga tidak percaya jika itu adalah suara alien, kereta, atau aktivitas pekerja bangunan. "Mungkin itu hanya sebuah fenomena fisika."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...