Sabtu, 13 Juni 2015

Penjelasan Ilmiah Mengapa Maghrib & Tengah Malam Identik Dengan "Peristiwa Mistis".


Ada tiga waktu yang dianggap masyarakat sebagai waktu keramat, yaitu waktu sore menjelang maghrib, tengah malam, dan jam 3 pagi.

Apa sebenarnya alasan secara logis dan ilmiah, yang menjadikan waktu-waktu tersebut misterius? Berikut penjelasan yang brilio.net rangkum dari beberapa sumber.


1. Jam 6 sore.

"Eh jangan keluar rumah.. sudah jam 6 sore, ini udah mau maghrib.." mungkin kalimat ini sering kamu dengar, terutama saat kecil. Menjelang atau saat waktu maghrib tiba, seakan sangat dilarang untuk ke luar bermain apalagi sampai ke luar rumah. Banyak orang bilang, waktu maghrib adalah waktu di mana setan berkeliaran. Ada juga mitos yang mengatakan, jika bermain saat dan menjelang waktu maghrib, nanti akan diculik kolong wewe (sudel bolong). Ya, begitu banyak mitos yang berkembang di masyarakat.

Sebenarnya alasan dilarang keluar rumah saat maghrib bisa dijelaskan secara ilmiah. Waktu maghrib atau sekitar jam 6 sore adalah waktu di mana warna alam berubah menjadi merah, di mana spektrum cahaya ini memiliki resonansi yang sama dengan setan dan jin. Resonasi adalah dengungan suara atau peristiwa turut bergetarnya suatu benda karena pengaruh detaran gelombang elektromaknetik luar.

Karena itulah, pada waktu tersebut, setan dan jin yang keberadaannya tidak bisa dinafikan dari dunia ini, memiliki tenaga yang lebih kuat. Dengan alasan demikian, akan lebih baik kamu menghindarinya dengan tetap berada di dalam rumah.


2. Jam 12 malam.


Banyak yang bilang hantu akan muncul pada saat tengah malam. Karenanya istilah misteri jam 12 malam menjadi sebuah mitos misteri tersendiri. Apa sebenarnya yang membuat pukul 00.00 menjadi menyeramkan?

Jam 00.00 seakan disepakati sebagai jam yang paling mengerikan. Cerita mistis yang terjadi jam 12 malam pun banyak beredar di masyarakat. Masyarakat pun mengamini hingga akhirnya terbentuklah sugesti bahwa hal-hal mengerikan banyak terjadi di jam 12 malam.

Misteri pada jam 12 malam, secara ilmiah bisa dijelaskan karena malam selalu identik dengan kegelapan. Langit yang menghitam dan semua seakan menjadi bayang-bayang, menjadikan orang beranggapan setan akan muncul pada saat tersebut. Malam adalah tempat sugesti semesta, apalagi pada waktu tepat pukul 12 malam.

Selain itu, ini adalah saat bergantinya hari. Waktu menunjukkan pada titik 0 dan ini waktu di mana emosi manusia pun pada titik nol. Kesan misteri jam 12 malam pun tidak bisa dihindarkan karena terbangunnya sugesti menyeramkan dan keadaan emosi yang rendah.


3. Jam 3 pagi.


Di dalam film-film Hollywood, jam 3 pagi hari merupakan saat yang tepat untuk pengusiran roh-roh jahat. Karena pada saat jam itu, roh-roh jahat dan setan berada di dalam fase paling kuat. Jam 3 pagi juga sering diidentikkan dengan jamnya para setan. Perlu dicatat bahwa jam 3 pagi adalah jam ketika manusia berada di tingkat tidur terdalam. Hal ini secara psikologis disebut sebagai REM (Rapid Eye Movement) dalam tahap tidur. Ini adalah tahap ketika manusia bermimpi.

Orang yang memiliki kebiasaan bergadang akan menjadikan otak memproses lingkungan yang agak berbeda, kekuatan otak yang semaikin menurun tetapi tubuh dipaksakan untuk terus terjaga. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah sensasi dalam tubuh. Salah satunya orang mengalami apa yang dikenal sebagai Hag Fenomena atau Sleep Paralysis.

Pada tahap ini, tubuh bisa merasakan beberapa sensasi seperti ketidakmampuan untuk menggerakkan tangan atau kaki, ketidakmampuan untuk berbicara, tekanan di dada, reaksi teror atau panik, halusinasi pendengaran atau visual dan perasaan. Sensasi inilah yang bisa dicampur dengan semua kepercayaan, takhayul dan cerita yang membuat orang percaya bahwa serseorang sedang kerasukan setan atau roh-roh jahat yang sedang mengganggu. Jadi sebenarnya tidak lain kekuatan pikiran sendiri yang menciptakan setan dan roh-roh jahat itu muncul.

Sumber : Brilio.net, dikutip dari : forum.viva.co.id/showthread.php?t=1925534, 20 Juni 2015.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...