Jumat, 23 Oktober 2015

10 Langkah Pertolongan Pertama Korban Keracunan.


Beberapa hari yang lalu kantor kami merayakan hari jadi berdirinya Yayasan tempat kami bernaung, banyak acara digelar dan banyak makanan dihidangkan. Banyak diantara kami makan bersama , dari sebuah katering yang langganan. Namun malam hari istri saya yang ikut mengkonsumsi makanan tersebut mutah berak beberapa kali 

Keracunan makanan sangat mudah terjadi apabila tidak cermat dalam menyimpan ataupun memasak makanan. Selain itu, bahan-bahan rumah tangga seperti pembersih atau deterjen juga mengandung bahan kimia yang berbahaya apabila tertelan. Untuk itu, korban keracunan perlu mendapatkan penanganan segera.

Segera hubungi paramedis atau bawa korban ke rumah sakit terdekat. Sertakan pula informasi mengenai usia, jenis racun yang tertelan, berapa banyak racun yang tertelan, kapan peristiwanya terjadi, korban mengalami muntah atau tidak dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Korban keracunan makanan harus segera mendapatkan pertolongan medis. Pada jalur pemudik, pemerintah biasanya menyediakan posko-posko kesehatan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk menangani masalah kesehatan yang terjadi pada para pemudik.


Namun, sebelum penderita keracunan makanan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, ada beberapa pertolongan pertama yang dapat kita lakukan:

  1. Usahakan untuk mengeluarkan racun dengan merangsang korban untuk muntah.Usahakan korban untuk muntah dengan wajah menghadap ke bawah dengan kepala menunduk lebih rendah dari badannya agar tak tersedak.
  2. Jangan memberi minuman atau berusaha memuntahkan isi perut korban bila ia dalam keadaan pingsan. Jangan berusaha memuntahkannya jika tidak tahu racun apa yang ditelan.
  3. Jangan berusaha memuntahkan korban bila menelan bahan-bahan seperti pembersih toilet, cairan antikarat, cairan pemutih, sabun cuci, bensin, minyak tanah, tiner serta cairan pemantik api.
  4. Zat asam akan menyebabkan kerusakan lebih parah pada lambung atau esofagusnya jika dimuntahkan. Sedangkan produk BBM yang dimuntahkan dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.
  5. Bila penderita keracunan makanan banyak muntah dan diare, berikan cairan pengganti yang cukup seperti air putih, oralit atau campuran air putih-gula 2 sendok teh-garam ½ sendok teh atau air kelapa untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang.
  6. Kurangi kadar racun yang masih ada di dalam lambung dengan memberi korban minum air putih atau susu sesegera mungkin. Jangan beri jus buah atau asam cuka untuk menetralkan racun.
  7. Berikan tablet karbon aktif untuk menyerap racun di dalam saluran pencernaan yang diminum dengan air putih.
  8. Bila tidak ada tablet karbon aktif, bisa mengkonsumsi susu untuk mengikat racun dalam saluran pencernaan dan merangsang penderita untuk muntah sehingga racun keluar dan tidak beredar dalam tubuh. Namun , jika penderita mengalami diare, sebaiknya tidak diberikan susu.
  9. Bila penderita keracunan makanan hendak muntah, usahakan agar penderita muntah dalam keadaan kepala menunduk agar cairan muntah tidak masuk ke dalam saluran pernapasan.
  10. Pada anak-anak, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan yang terdekat untuk mendapatkan pertolongan segera.
  11. Bawa segera ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.

Untuk mencegah keracunan makanan, pastikan Anda selalu mencuci tangan sebelum makan, memperhatikan kebersihan alat makan dan memperhatikan kebersihan dan kesegaran makanan yang Anda makan.


Pertolongan Pertama Pada Korban Keracunan Produk Kimia Rumah Tangga


Pertolongan pertama pada korban keracunan Produk kimia rumah tangga banyak yang mengandung pestisida yang berbahaya bagi manusia seperti misalnya cairan anti serangga, racun tikus, racun kutu dll. Bila sampai terjadi keracunan, di bawah ini adalah beberapa cara pertolongan pertama yang direkomendasikan oleh Sentra Informasi Keracunan Nasional :
  • Bila terkena mata : aliri mata yang terkena racun dengan air yang mengalir selama 30 menit. Apabila gejala iritasi masih ada, segera bawa ke dokter mata.
  • Bila terhirup : segera pindahkan korban ke tempat terbuka agar mendapatkan udara segar. Segera bawa ke dokter.
  • Bila tertelan : cuci mulut dengan berkumur sampai tidak ada bahan racun yang tertinggal. Segera bawa ke dokter.
  • Bila terkena kulit : lepaskan pakaian korban yang terkena racun, cuci kulitnya, termasuk rambut dan kuku dengan air yang banyak dan sabun. 
  • Jika kulit terbakar, tutup dengan kain steril dan kering tanpa diberi apa pun. Segera bawa ke dokter.Pemberian penawar racun / antidotum hanya boleh dilakukan oleh dokter / tenaga medis di rumah sakit.


Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : 
  • http://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/pertolongan-pertama-pada-korban-keracunan/
  • http://www.klikdokter.com/healthnewstopics/topik-utama/5-pertolongan-pertama-pada-keracunan-makanan, dr. Jessica Florencia
  • http://health.detik.com/read/2012/08/23/091411/1996675/1407/pertolongan-pertama-pada-korban-keracunan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...