Rabu, 20 Maret 2013

"Kecapan Monyet", Cikal Bakal Kemampuan Bicara Manusia



Kemampuan manusia berbicara sebelumnya dianggap berasal dari proses evolusi vokalisasi primata, seperti monyet dan simpanse.

Studi terbaru menyatakan bahwa pergerakan mulut berupa kecapan yang melibatkan koordinasi lidah, bibir, dan rahang juga menyumbang peran pada munculnya kemampuan berbicara.

W Tecumseh Fitch dan rekannya dari University of Vienna, peneliti dalam riset ini, mendasarkan kesimpulannya pada hasil observasi gerakan mulut monyet ekor panjang.

Penelitiannya mengungkap bahwa induk monyet tersebut sering mengecap-ngecapkan bibirnya di depan wajah bayinya. Fitch menduga, perilaku ini mirip dengan perilaku ibu manusia menimang bayinya.

Lebih lanjut, Fitch seperti diberitakan Discovery, Jumat (1/6/2012), mengatakan bahwa kecapan terjadi 5 kali dalam satu detik, persis seperti kecepatan bicara manusia, dua kali lebih cepat dari kecepatan mengunyah.

Fitch dalam publikasinya di jurnal Biology Letters baru-baru ini mengatakan bahwa kecapan mulut monyet adalah salah satu yang berperan dalam evolusi kemampuan berbicara.

Ada kemampuan mengecap yang melibatkan koordinasi bibir, lidah, dan rahang plus kemampuan vokal oleh tenggorokan dan kotak suara, maka menjelmalah kemampuan bicara.


Sampai sejauh ini, ilmuwan belum menemukan alasan mengapa monyet tak memiliki kemampuan berbicara.

Penulis : Yunanto Wiji Utomo 
Editor : Benny N Joewono
Sumber : DISCOVERY, dikutip dari http://sains.kompas.com/, Senin, 4 Juni 2012, 06:04 WIB