Kamis, 21 November 2013

Inilah Film CGI Pertama di Indonesia : "Garuda Superhero" !

http://images.detik.com/content/2013/11/20/229/195300_garuda_01.jpg

Hollywood memang memiliki film pahlawan super seperti Batman dan Superman yang sudah termasyhur di dunia. Namun, Indonesia tak mau ketinggalan karena tak lama lagi rumah produksi Putaar Production bakal mengenalkan Garuda Superhero yang diklaim sebagai film animasi pahlawan super pertama buatan lokal dengan computer generated imagery atau CGI. 

"Ketika saya disodorkan ide ini di 2011, saya sadar bahwa kita belum punya superhero lagi setelah Gundala dulu. (Kalaupun ada filmnya) tapi itu kan belum pakai teknologi animasi matte painting (ilusi yang sengaja dicipta untuk membangun visualisasi tertentu)," kata Dhoni Ramadhan, produser eksekutif Garuda Superhero, dalam perbincangan di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2013).

"Saya prinsipnya suka hal baru dan saya tertantang untuk memproduksi film yang secara genre belum ada di film Indonesia," ungkap Dhoni saat berbincang dengan detikHOT di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2013).

Dhoni mengatakan, ia dan timnya yakin bisa mencuri perhatian masyarakat dengan tema yang ia usung ini. Ia cukup optimis Indonesia bisa untuk sekadar menunjukkan pahlawan supernya kepada penonton yang saat ini sudah kadung melekat dengan pahlawan super Hollywood.

"Ini saya disodorkan sebenarnya dari tahun 2011. Dan saya ingin mewujudkannya nanti, karena saya sadar ini genre yang bener-bener beda dari yang ada sebelumnya. Apalagi dengan teknologi sekarang ini saya rasa kita sebenarnya sudah bisa nyaingin pahlawan super Hollywood sana," urainya.


Dalam film tersebut, pemeran utama jatuh pada Rizal Idrus (Element 2012). Sebagai bintang baru, Dhoni yakin Idrus bisa menyedot perhatian.

"Tetapi aktris pendampingnya sedang diaudisi. Kita juga akan ambil aktris yang punya nama," urai Dhoni.


Untuk merealiasikan Garuda Superhero sebagai film pahlawan super pertama di Indonesia yang menggunakan CGI, Dhoni memilih untuk menggandeng putra terbaik bangsa ini. Sutradara X.Jo dipilih untuk memegang kendali proyek besar tersebut.

Sementara dari segi kostum, Garuda hampir mirip dengan Batman. Tapi Garuda memang dijamin akan sangat berbeda dari pahwalan super yang pernah ada.

Dhoni yang pernah menggarap Gending Sriwijaya dan Pengejar Angin itu juga menambahkan, ia dan tim benar-benar akan menggunakan SDM murni dari dalam negeri. "Semua pure anak negeri," tuturnya.

"Akhirnya kita kasih kesempatan anak-anak Indonesia untuk membuat semuanya dari anak Indonesia, kostumnya pun dibuat di Yogya. Kita harus buat film superhero dan CGI pertama Indonesia," kata Dhoni.

"Memang kita belum punya film superhero, sementara anak muda kita lebih senang sama Superman. Sementara kita tahu, di film Superman itu ada orang Indonesia yang terlibat dalam penggarapan animasinya," lanjutnya. 

Namun dalam perjalanannya, tak sedikit pekerja film mencibir mimpi Dhoni. "Tapi ada kendala, tiga orang DOP (director of photography) yang sudah terkenal agak sangsi dengan ide Jo," cerita Dhoni.

Cibiran itu dijawab Dhoni dengan sebuah cuplikan film Garuda Superhero yang berkelas Hollywood. "Saya bilang ke Jo, 'bisa enggak kita bikin teaser dulu?' Akhirnya setelah jadi hasilnya bagus, dan yang tadinya enggak respek jadi respek. Banyak sutradara besar yang awalnya enggak percaya mulai nanya, 'gimana persiapannya?'" lanjutnya bercerita. 

Dari potongan cuplikan Garuda Superhero yang berdurasi kurang dari dua menit, film pahlawan super asli Indonesia ini cukup mebelalakkan mata. Betapa tidak, adegan aksi pertempuran Garuda dengan para mutant dari planet asing yang berupaya menghancurkan Metro City dikemas secara apik melalui teknologi CGI. Efek kehancuran kota, tank baja yang meledak, hingga cuplikan Garuda terbang bisa dinilai tak kalah serunya dengan film The Avengers. 

Dhoni yang juga memproduksi film Kun Fayakuun, Pengejar Angin, Gending Sriwijaya, King of Rock City, dan Tak Sempurna berharap Garuda Superhero yang segera shooting pada Januari 2014 ini sudah bisa diputar di gedung-gedung bisokop pada Juni 2014. 

"Rencananya mulai tayang Juni 2014, pas liburan anak sekolah. Saya malah berharap bisa disandingkan dengan Transformers 4," harap Dhoni.

Sumber :

  1. http://entertainment.kompas.com/, Rabu, 20 November 2013, 20:15 WIB.
  2. http://hot.detik.com/movie/, Rabu, 20/11/2013 19:52 WIB.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...