Rabu, 13 November 2013

Mengenang Topan Haiyan, Si Raja Angin Yang Terkuat Yang Tercatat.

Dahsyatnya Penampakan Topan `Monster` Haiyan dari Luar Angkasa
 Topan Haiyan dari ketinggian 36.000 kilometer di atas Bumi

Topan Haiyan (bahasa Tionghoa: 海燕), disebut di Filipina dengan Topan Yolanda, ialah salah satu siklon tropis terkuat yang pernah dicatat. Badai ini awalnya bermula dari suatu kawasan tekanan rendah di timur-tenggara Pohnpei di barat Samudera Pasifik pada 2 November. Setelah menjadi badai tropis dan mendapat nama Haiyan pada 00.00 UTC 4 November, sistem ini mulai bertambah kuat dengan pantas hingga mencapai intensitas topan pada 18.00 UTC 5 November.

Haiyan berasal dari daerah tekanan rendah beberapa ratus kilometer sebelah timur-tenggara dari Pohnpei di Negara Federasi Mikronesia pada 2 November. Pelacakan umumnya barat, kondisi lingkungan disukai cyclogenesis tropis dan sistem berkembang menjadi depresi tropis pada hari berikutnya. Setelah menjadi badai tropis dan mencapai nama Haiyan di 0000 UTC pada 4 November, sistem mulai periode intensifikasi cepat yang membawa ke intensitas topan oleh 1800 UTC pada tanggal 5 November. Dengan 6 November, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menilai sistem sebagai Kategori 5-setara topan pada skala Saffir-Simpson angin topan , badai melewati pulau Kayangel di Palau.

File: Haiyan 2013 track.png
 Jalur perjalanan Topan Haiyan


Sebelum mencapai Philipina

Setelah itu, terus mengintensifkan, pada 1200 UTC pada 7 November, Badan Meteorologi Jepang (JMA) upgrade maksimum angin berkelanjutan sepuluh menit badai untuk 235 km / h (145 mph), tertinggi dalam kaitannya dengan topan. Di 1800 UTC, JTWC memperkirakan satu menit angin berlarut sistem untuk 315 km / h (195 mph), resmi membuat Haiyan siklon tropis paling intens keempat yang pernah diamati. Beberapa jam kemudian, mata topan dibuat pertama mendarat di Filipina di Guiuan, Samar Timur , tanpa ada perubahan dalam intensitas, jika diverifikasi, ini akan membuat Haiyan siklon tropis terkuat untuk membuat pendaratan pada catatan, melampaui rekor lama dari 305 km / h (190 mph) ditetapkan oleh Atlantic Hurricane Camille di 1969 . 


Sesudah mencapai Philipina

Bergerak secara umumnya ke barat, gangguan ini semakin berkembang dengan lingkungan tiupan angin ringan dan suhu permukaan laut hangat, menjadi depresi tropis pada awal keesokan harinya. Badai ini masuk dalam kategori 5 Skala badai Saffir-Simpson. Topan tersebut masuk dalam kategori 5, artinya kecepatan badai mencapai 235 km/jam, sanggup menyebabkan kerusakan parah, mulai rumah roboh, pohon tumbang, dan gangguan pasokan listrik. Diperkirakan, kecepatan topan Haiyan maksimum mencapai 275 km/jam. 

File: Topan Haiyan-Yolanda - Tacloban Landfall - 7,00 am PST.png

Topan haiyan saat mendekati Filipina, dipotret instrumen MODIS pada satelit Aqua milik NASA 
pada Rabu (6/11/2013)

Diarahkan oleh badai subtropis di utara siklon, badai Haiyan melintasi di sisi utara Palau, di mana kerusakan angin besar terjadi. Setelah itu, ia terus meningkat; pada 12.00 UTC 7 November, Badan Meteorologi Jepang (JMA) menaikkan angin berkelanjutan 10-menit maksimum badai ini ke 235 km / jam (145 mph). 

Topan Haiyan menghantam Filipina pada Jumat (8/11/2013). Jumlah orang yang tewas diperkirakan mencapai 10.000 jiwa. Namun, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (12/11/2013), menurut PBB, jumlah tersebut baru korban dalam satu kota saja. 

Topan Haiyan dilihat dari antariksa. Astronot Karen Nyberg memotretnya 
dari International Space Station pada sabtu (9/11/2013). | Karen Nyberg

Pada 8 November, siklon ini memasuki Laut China Selatan dan diturunkan tingkatan ke topan Kategori 4 oleh JTWC.

Hingga Senin (11/11/2013), menurut Xin Hua, topan Haiyan sudah mencapai Vietnam dan menyebabkan korban jiwa bertambah setidaknya 13 orang. 

Penyusun Yohanes Gitoyo.
Sumber :
  1. http://en.wikipedia.org/wiki/Typhoon_Haiyan_(2013)
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Topan_Haiyan
  3. http://sains.kompas.com/, Yunanto Wiji Utomo Selasa, 12 November 2013, 09:45 WIB.