Kamis, 27 Oktober 2016

Cara Memanaskan Mesin Motor Matic, Bebek dan Sport Yang Benar.


Ini yang mungkin saja menjadi pertanyaan banyak orang di berbagai kota tapi malu-malu untuk mengungkapkannya karena dianggap hal sepele yang semestinya diketahui oleh siapa saja yang memiliki kendaraan roda dua.

Anda yang aktif berkendara sepeda motor, pasti sudah sangat akrab dengan aktifitas memanaskan mesin kendaraan. Hal ini memang harus selalu dilakukan, terutama ketika kendaraan akan digunakan, setelah semalaman “ditidurkan”. Memanaskan mesin kendaraan menjadi sangat penting, karena aktifitas itu akan membantu kita mempersiapkan fisik si tunggangan, sebelum digeber kemana-mana. Sama dengan tubuh manusia. Perlu “dipanaskan” terlebih dahulu, sebelum beraktifitas seharian. Nah, dalam kesempatan ini akan kita bahas hal-hal yang berkenaan dengan memanaskan mesin kendaraan. Siapa tau, justru cara yang selama ini  anda lakukan, adalah kurang tepat.

Dengan memanaskan mesin kendaraan sebelum dipakai beraktifitas, sama saja dengan kita membantu  proses pelumasan pada piston. Berapa lama biasanya motor anda dipanasi? Hal ini ternyata perlu diperhatikan, karena tidak disarankan memanaskan motor dalam waktu lama.

“Memanaskan mesin motor sebelum berangkat sebenarnya mutlak dilakukan. Ini membantu oli mesin untuk cepat naik ke atas untuk melakukan pelumasan terhadap piston. Tidak perlu waktu lama, lebih kurang 2 menit untuk motor-motor keluaran baru,” ujar Venus Adha, Quality Assurance Development Head Wahana Makmur Sejati.

Berikut 3 tips dan cara memanaskan sepeda motor yang benar dan tepat, agar perfoma kendaraan Anda tetap terjaga:

1. Sewaktu Menghidupkan Mesin
Bagi para pengendara sepeda motor, untuk menghidupkan mesin butuh sedikit perlakuan berbeda dibandingkan dengan mobil. Sebelum memutar kunci kontak ke posisi on, Anda sebaiknya menyela dulu 2-3 kali dengan menggunakan kick starter saat kontak dalam posisi off. Hal ini bertujuan untuk memompa oli ke bagian silinder head yang berguna melumasi komponen tersebut setelah kendaraan tak digunakan selama semalaman. Dalam kurun waktu tersebut, oli turun ke bak penampungan dan hanya tersisa sangat sedikit di beberapa komponen, sehingga harus dipompa secara manual terlebih dahulu sebelum sepeda motor dinyalakan. Untuk menghidupkan mesin pada mobil, anda tinggal men-starter dan membiarkan mesin bekerja tanpa beban untuk sementara waktu sebelum kendaraan dijalankan.

2. Jangan Menggeber-geber Mesin
Selama proses pemanasan, pelumas akan mengalir ke seluruh bagian mesin. Jika mesin digeber-geber sebelum suhunya panas, hal tersebut akan membebani kinerja mesin. Pasalnya, pelumas belum menyebar ke seluruh bagian, dan beberapa komponen yang saling bergesekan akan mengalami keausan. Bila Anda kerap menggeber-geber mesin sebelum suhunya panas, akan berdampak pada usia pakai mesin yang menjadi lebih pendek dan mudah rusak.

3. Jalankan Mesin Secara Perlahan
Agar komponen dalam mesin tetap awet, tips berikutnya adalah jalankan kendaraan secara perlahan-lahan untuk beberapa saat dan jangan langsung melakukan akselerasi secara spontan. Bila Anda langsung memacu kendaraan dengan putaran tinggi sesaat setelah dipanaskan sebenarnya tidak memberi efek buruk pada mesin. Namun akibatnya, tarikan mesin menjadi sedikit lambat saat ingin dipacu dalam kecepatan tinggi.

Jika selama ini Bro and Sist menggeber gas motor berulang-ulang, agar mesin cepat panas, sebaiknya mulai sekarang dihentikan. Kita tidak perlu memanaskan mesin motor sampai akselarator atau gas digeber, terutama untuk motor keluaran terbaru. Jika gas digeber dalam keadaan oli belum naik, maka justru akan merusak komponen mesin yang ada. Maka lebih baik ditunggu saja sampai oli naik. Toh hanya memerlukan waktu sekitar dua menit kan?


Lalu, sering muncul pertanyaan, metode yang benar untuk memanaskan mesin motor adalah dengan electric starter atau kick starter (diselah)? 


Untuk yang satu ini, sebenarnya tidak ada yang salah. Namun menurut Venus, menyalakan secara electric berpengaruh terhadap baterai (aki). Namun bagi motor bebek dan skuter matik yang sehari-hari digunakan untuk jarak pendek atau tidak sampai 1 kilometer, ia menyarankan agar saat menyalakan pertama pada pagi hari menggunakan kick starter. Hal tersebut dilakukan agar daya listrik tidak terganggu serta menjaga usia pakai aki. Namun hal itu menjadi pengecualian untuk motor sport. Motor sport tertentu, memang dirancang tanpa kick starter karena sistem kelistrikannya sudah lebih canggih.

Karena perkembangan teknologi yang semakin maju, kian canggih pula teknologi yang diterapkan pada kendaraan jenis motor. Kalau dahulu kita ketahui mesinnya menggunakan karburator maka sekarang sudah mulai beralih ke mesin yang menggunakan fuel injection. Hal baru tersebut tentu akan merubah cara kita dalam memperlakukan mesin kendaraan, contohnya saat memanaskan dapur pacu dari kuda besi kesayangan yang siap dibawa berpetualang atau sekedar untuk bekerja dan menjalankan aktifitas sehari-hari.

Antara ketiga jenis motor yang disebutkan dalam judul yaitu matik, bebek atau sport tak ada perbedaan yang berarti pada tips memanaskan mesin motor dari masing-masing. Mungkin yang jadi titik utama pembeda adalah pada tipe mesin yang digunakan yaitu antara karburator atau injeksi. Cara memanaskan mesin motor matic, bebek dan sport Yang Benar :
  • Untuk mesin motor karburator, sebaiknya dipanaskan antara 5-10 menit jika dalam keadaan mesin dingin misalnya tidak menyala lebih dari 12 jam. Langkah awla tentu nyalakan mesin, jangan langsung tarik gas karena itu tidak baik bagi kompone di dalamnya terutama piston yang masih belum tercampur oli secara baik, apalagi pembakaran juga belum sempurna saat awal-awal tersebut. Setelah mencapai lima menit dinyalakan secara konstan alias datar tanpa tarikan gas, coba tarik gas beberapa kali mulai dari sedang hingga agak meninggi untuk memperlancara liran bahan bakar di karburator, kalau menurut anda sudah agak nyaman dan stabil suaranya maka siap untuk dibawa pergi.
  • Untuk mesin motor injeksi, kalau yang ini sangat sederhana sekali cara memanaskannya. tahapan awal juga nyalakan mesin, jangan langsung tarik gas, diamkan saja gasnya dalam kondisi konstan selama kurang lebih lima menit. Jika pertama-tama menyalakan motor memang langsung agak meninggi suara mesinnya, namun perlahan nanti saat bahan bakar mulai stabil ke ruang pembakaran maka akan menurun dan terasa enak didengar. Tapi untuk memastikan mesin telah panas sebaiknya tunggu sampai lima menit, namun terkadang banyak yang berpandangan bahwa setelah suara menjadi stabil maka saat itu pulan motor matic atau injeksi sudah siap digeber keluar.

Khusus untuk cara memanaskan mesin motor sport agak berbeda, walaupun injeksi tapi juga sebaiknya harus tarik gas berulang sebelum jalan karena mesinnya punya cc yang besar. Ini untuk memperlancara bahan bakarnya sekaligus memastikan mesin sudah panas dan siap berlari kencang. 

Video : "Cara Memanasi Motor Non Matic"

Video : "Cara Memanasi Motor Matic"

Intinya sebenarnya dalam memanaskan mesin motor adalah tidak perlu berlebihan karena itu hanya akan membuang bahan bakar secara percuma. Jadi kalau mau mesin awet ikuti saja petunjuk di atas, ini juga berlaku di kendaraan roda empat. 

Penyusun : Yohanes Gitoyo, S Pd.
Sumber : 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...