Sabtu, 02 Februari 2013

All About Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA)

 http://pramareola14.files.wordpress.com/2010/02/poster-anti-narkoba.jpg

Saya merasa perlu untuk menuliskan apa itu NAPZA secara basic. Saya coba merangkum dari berbagai sumber dan menggabungkan dengan pengalaman saya pribadi bergelut dengan si NAPZA ini , yang tentunya akan berperspektif pribadi saya sebagai salah satu korban dari pemakaian NAPZA ini. Dan saya akan membahas detil satu persatu sampai habis biz bizzz….

http://2.bp.blogspot.com/_zUVd1IRxrm4/TBPRq1Ul77I/AAAAAAAAALo/EIN_QbSqY_4/s1600/NAPZA+1.JPG

Secara harafiah arti dari NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya.
  1. Narkotika adalah zat-zat alamiah maupun sintetik dari bahan candu/kokaina atau turunannya dan padanannya yang mempunyai efek psikoaktif (menurunkan/mengubah kesadaran) 
  2. Alkohol adalah zat aktif dalam berbagai minuman keras, mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat 
  3. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif (perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku) 
  4. Zat adiktif adalah zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan. Contoh : rokok, lem dll.
http://3.bp.blogspot.com/_zUVd1IRxrm4/TBPTuI8xEqI/AAAAAAAAAMg/npgzQiH4y78/s1600/NAPZA+2.jpg

http://2.bp.blogspot.com/_zUVd1IRxrm4/TBPTw2B9wdI/AAAAAAAAAMo/TWt8TynGnbE/s1600/NAPZA+3.jpg

http://3.bp.blogspot.com/_zUVd1IRxrm4/TBPTzaXkS1I/AAAAAAAAAMw/kr-nF9QmXUY/s1600/NAPZA+4.jpg

http://3.bp.blogspot.com/_zUVd1IRxrm4/TBPT1jiPBOI/AAAAAAAAAM4/kqZb6t9fmDM/s1600/NAPZA+5.jpg

Beberapa jenis NAPZA adalah :

http://2.bp.blogspot.com/-doTEuAe7Itk/T5VdWdAah0I/AAAAAAAAAeg/d4ImiWjfGH4/s1600/NAPZA.png
  1. Ganja/Mariyuana
  2. Heroin/Putaw
  3. Kokain/Crack
  4. MDMA/Ecstasy
  5. Methamphetamin /shabu-shabu
  6. Amphetamin
  7. LSD
  8. Sedativa


Tahapan - tahapan pengguna NAPZA

Banyak orang yang bertanya pada saya bagaimana tahapan-tahapan pengguna NAPZA. Apakah mereka tiba-tiba saja menjadi pecandu (nanti akan saya bahas secara khusus)? Have fun? Atau bagaimana sih sebenarnya?

Pengguna NAPZA sebenarnya dibagi pada 4 kategori :
1. Coba-coba
- Karena rasa ingin tau
- Ingin diakui oleh lingkungan.

2. Sosial/rekreasi
- Untuk bersenang-senang
- Santai
- Biasanya ketika rekreasi
- Dilakukan secara berkelompok

3. Situasional (pada situasi tertentu)
- Saat tegang
- Sedih

4. Kecanduan/ketergantungan

- Tidak bisa tidak
- Hanya berfikir untuk terus pakai
- Rela melakukan apa saja untuk pakai


Faktor-faktor penyebabnya adalah :
1. Internal (dari dalam)
- Perasaan yang buruk atau terlalu senang
- Tegang
- Gugup
- Dorongan perasaan yang kuat

2. External (dari luar)
- Dorongan sosial
- Suasana
- Benda
- Tempat

NAPZA dikategorikan menjadi 3 bagian berdasarkan pada side effect-nya (effek samping), akan menjadi seperti ini.

1. Stimulan (perangsang)

- Meningkatkan aktivitas susunan syaraf pusat
- Meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernafasan
- Menekan selera makan dan menjaga pemakainya terbangun
Contoh: Sabu, Kopi, Ekstasi, Rokok, Kokain

2. Depresan (penenang)

- Memperlambat aktivitas susunan syaraf pusat
- Penurunan detak jantung dan pernafasan
- Membebaskan dari kegelisahan
- Contoh: Alkohol, Putaw, Analgesik, Pil Koplo

3. Halusinogen

- Mengakibatkan gangguan penglihatan
- Mengubah suasana hati dan pikiran
- Contoh: Ganja, Jamur, LSD


Diantara 3 kategori tersebut efek dan cara, serta tempat pemakaian akan berbeda. Tergantung pada pengguna tersebut yang ingin menyesuaikan zat yang dipakainya dan efek yang ingin dirasakannya.

Dalam beberapa hal banyak juga zat dan efek tersebut tidak sesuai dengan kategori tersebut. Hal ini disebabkan oleh "TOLERANSI". Ya.. toleransi! Bahwa setiap orang memiliki toleransi yang berbeda terhadap suatu zat. Bisa saja seseorang ketika memakai sabu yang notabene adalah stimulan yang merangsang otak, tetapi efeknya malah dia tertidur :)


Uji Obat-Obat Napza dan Psikotropika

Penyalahgunaan obat narkoba semakin marak dan memberikan dampak buruk pada penggunanya. Untuk menguji apakah seseorang menggunakan narkoba dapat dideteksi melalui air seni. Hasil ini akan positif hingga 3-5 hari setelah penggunaannya. PT Pakar Biomedika Indonesia memproduksi alat uji untuk identifikasi adanya penggunaan beberapa jenis narkoba, dengan kualitas alat yang baik dan penggunaan yang mudah serta cepat. Dalam waktu 5 menit akan dapat diketahui apakah orang tersebut mengkonsumsi zat narkoba atau tidak.

Alat ini tersedia dalam bentuk combo maupun satuan.

1. UJI NAPZA COMBO

No. Katalog: AUC-06D09B
Menggabungkan kemampuan untuk mendeteksi 5 jenis NAPZA sekaligus yang digunakan untuk mendeteksi adanya penggunaan beberapa jenis narkoba dalam urin seseorang. Kelima jenis narkoba tersebut adalah kombinasi dari amfetamin, metamfetamin, morfin, kokain, THC, PCP, dan benzodiazepin.
UJI MORFIN

No. Katalog : AUC-061D07A
Obat-obatan golongan opiat (contoh morfin atau heroin) dapat dideteksi dengan alat UJI MORFIN hingga 300 ng/mL.


2. UJI METAMFETAMIN

No. Katalog : AUC-062D07A
Metamfetamin dikeluarkan dalam urin sebagai amfetamin, suatu obat stimulan (seperti shabu-shabu). Alat uji ini mampu mendeteksi dengan kadar minimal 1000 ng/mL.
UJI KOKAIN

No. Katalog : AUC-063D07
Kokain dikeluarkan dalam urin sebagai benzoylecgonine yang mampu dideteksi jika kadarnya telah mencapai 300 ng/mL. UJI KOKAIN mampu mendeteksi penyalahgunaan kokain dengan spesifik.
 

3. UJI BENZODIAZEPIN

No. Katalog : AUC-064D07A
Obat-obatan golongan benzodiazepin seperti diazepam dapat dideteksi dengan UJI BENZODIAZEPIN yang mempunyai sensitivitas sampai 300 ng/mL.
 

4. UJI MARIYUANA (THC)

No. Katalog : AUC-066D07B
Bahan aktif mariyuana adalah THC (tetrahidrokanabinol) yang dieksresikan dalam urin sebagai 9-THC-COOH. Alat uji ini mampu mendeteksi penggunaan mariyuana jika kadarnya dalam urin mencapai 50ng/mL.
 

5. UJI AMFETAMIN

No. Katalog : AUC-067D07A
Amfetamin merupakan golongan agen sympathomimetic kuat yang digunakan untuk terapi pengobatan. Alat ini mampu mendeteksi kadar amfetamin dalam urin 1000 ng/mL.
 

6. UJI PCP

No. Katalog: AUC-068D07A
Phencyclidine digunkan secara ilegal sebagai obat-obatan halusinogen. Sekitar 10 % dari dosis yang digunakan dieksresikan dalam urin sebagai phencyclidine. UJI PCP dapat mendeteksi kadar PCP dalam urin 25 ng/mL.

Uji Napza Combo

Menggabungkan kemampuan untuk mendeteksi 5 jenis NAPZA sekaligus yang digunakan untuk mendeteksi adanya penggunaan beberapa jenis narkoba dalam urin seseorang. Kelima jenis narkoba tersebut adalah kombinasi dari amfetamin, metamfetamin, morfin, kokain, THC, PCP, dan benzodiazepin.
Cara Penggunaan

Sebelum pengujian dilakukan, alat UJI NAPZA COMBO, spesimen urin, dan/atau spesimen kontrol harus berada dalam kondisi suhu ruang (15-30�C).

Penggunaan 1
Cara Penggunaan
Penggunaan 1

Penggunaan 2
http://www.pakarbiomedika.com/images/product/direct2-napza.png


Pengaruh Narkotika pada Seks, Kesehatan dan Kehidupan Sosial

Bahasan kali ini saya akan mencoba membagi menjadi beberapa artikel tentang "Pengaruh Narkotika pada Seks, Kesehatan dan Kehidupan Sosial".
  1. Ada konsumen obat sebanyak lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia. Dari narkoba "alam" sampai yang sintetis, tujuannya adalah untuk merangsang eksistensi dan euforia. Ketika kita berbicara tentang bintang, aktor, penyanyi terkenal, biasanya mereka akan hidup dengan kecanduan mereka karena terdesak oleh situasi (banyak penyanyi dan aktor terkenal yang mengkonsumsi obat). Media turut membangun "trend" dan kebutuhan akan obat-obatan, dan apalagi para perancang mode terkenal suka akan model kurus, dengan muka tanpa ekspresi, yang sangat mencerminkan citra pecandu tersebut.
  2. Faktor lain yang mendorong masyarakat terhadap mengkonsumsi obat, adalah kekecewaan, depresi dan kurangnya tujuan dalam hidup, masalah ekonomi, pengangguran dan contoh negatif dari orang tua nya. Mereka yang memiliki masalah untuk berhubungan dengan orang lain kemudian akan memakai obat untuk menghadapi situasi sosial, karena mereka percaya obat membuat mereka lebih aman, lucu, menyenangkan, seksi dan pintar.

Lebih mudah untuk 'berserah diri" terhadap obat daripada mengambil kendali atas kehidupan mereka sendiri, mengambil tanggung jawab yang terlibat dalam hal ini. Kebosanan dan kurangnya disiplin juga turut ambil andil dalam beberapa kasus.


Pengaruh Narkotika pada Seks, Kesehatan dan Kehidupan Sosial

 http://2.bp.blogspot.com/_U0eYcJ5k8AI/SR3aBrRgMRI/AAAAAAAAAEk/570BgzdDTXk/s400/P+O+S+T+E+R+-+narkoba.jpg

1. Dampak Sosial

http://2.bp.blogspot.com/_S8BnPHd0BLA/TMoGPSqtrqI/AAAAAAAABFk/UB7pR048U_4/s1600/addict.jpg

Perdagangan narkotika adalah bisnis ilegal terbesar di dunia, yang menguntungkan sekitar 8% dari perdagangan internasional, atau apabila dihitung adalah sekitar $ 400 milyar per tahun. Perdagangan ini memperkaya cukong obat, mafia, polisi-polisi yang korup, politisi yang senang menerima suap dan teroris, dan pada tingkat dunia, polisi berhasil menyita hanya 10-15% dari obat diperdagangkan.

Di beberapa negara, pemberontak juga terlibat dalam perdagangan narkoba (narkotika, alkohol, obat dan zat adiktif). Separuh dari pendapatan dari kelompok gerilyawan di Amerika Selatan berasal dari melindungi para pengedar narkoba.


Di negara-negara seperti di Amerika Selatan, dengan pendapatan yang umumnya rendah, pemerintah korup karena narkotika dan obat-obatan, polisi dan tentara pejabat juga menerima sejuamlah uang dari "pedagang-pedagang" ini.

Bagi-orang-orang yang produktif rasanya akan terlalu sulit untuk bertahan hidup. Hakim, jaksa, polisi dan polisi khusus dalam perang anti-narkoba dapat jatuh dalam perangkap korupsi. Politisi kampanye pemilu yang telah didanai oleh mafia obat tidak dapat mengambil posisi terhadap perdagangan. Pejabat yang jujur yang dengan berani melakukan kampanye melawan peredaran narkoba justrua tewas.

Juga untuk para petani miskin di Afganistan (di mana opium dihasilkan) atau Andes (di mana koka untuk kokain adalah sebagai budidaya), di mana orang berjuang untuk bertahan hidup, budidaya tanaman memproduksi obat adalah cara para petani untuk menghasilkan uang, dan dalam kebanyakan kasus, petani dikendalikan oleh pedagang lokal, sehingga bahkan apabila mereka ingin berhenti, mereka akan dipaksa dengan segala cara untuk tidak berhenti bertani koka.


2. Dampak Kesehatan

http://1.bp.blogspot.com/_NGi_KPY6kaA/STejC1DcfII/AAAAAAAAACA/AaJ26X2bi0c/s320/Tengkorak+Adiksi.jpg

Banyak image yang memperlihatkan bahwa seorang pecandu hidup seperti manusia di ruangan yang gelap. Mereka mengatur sebisa mungkin hidupnya agar terlihat baik-baik saja (cieee kaya lagu Ratu aja ). Tetapi pada kenyataannya ribuan orang meninggal setiap tahunnya karena overdosis obat dan sebagaian besar mereka yang terinfeksi HIV karena pemakaian narkoba mamakai jarum suntik yang bergantian.
  1. Beberapa pecandu menyuntikkan putauw hingga ratusan kali bahkan lebih pada tubuh mereka sehingga membengkak dan menjadikan 'tanda' yang tidak dapat hilang
  2. Mengemudi di bawah pengaruh ganja atau LSD adalah sama berbahayanya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk. Pecandu memiliki 3-4 kali kemungkinan lebih berisiko untuk menyebabkan / mengalami kecelakaan dibandingkan non pecandu. 
  3. Ekstasi (MDMA, sebuah turunan dari amphetamine) sangat populer di AS. Obat tersebut akan menyebabkan sebuah keadaan euforia (menyenangkan) dan surplus energi yang membuat Anda "bergerak" sepanjang malam. Orang-orang menyukai ini untuk sebuah keadaan rekreasional yang membutuhkan ketahan tubuh untuk sekedar kongkow berlama-lama. 
  4. Methamphetamine, obat adiktif kuat, yang efeknya dapat menghancurkan gigi Anda. Cara kerjanya dalam tubuh pecandu, itu menyebabkan pelepasan sejumlah besar dopamin, yang mengarah ke euforia khas. Efek jangka pendeknya termasuk terjaga ekstrim/alias melek terus, dorongan energi yang kuatdan kurangnya nafsu makan. efek jangka panjangnya termasuk tekanan darah tinggi, stroke dan gangguan jantung serius. 
  5. Meth, sering menyebabkan kerusakan penuh pada mulut dan seumur hidup pecandu akan memakai gigi palsu, yang dicirikan oleh kerusakan gigi merajalela dan gigi yang diakibatkan oleh pengguna meth; menghitam, ternoda, membusuk, hancur atau berantakan. Obat menghentikan aktivitas kelenjar ludah dan tanpa makanan, air liur menipiskan atau bakteri asam yang diproduksi di mulai mulut Anda melarutkan enamel gigi. Selain itu, konsumen obat mungkin mengabaikan kesehatan mulut mereka. Efek metamfetamin dapat bertahan hingga 12 jam, periode ketika kebersihan pribadi jelas diabaikan. Obat ini juga menyebabkan keinginan untuk minuman berkarbonasi tinggi.
 http://1.bp.blogspot.com/-FkrRqm4GsYA/UBzXUYrbImI/AAAAAAAAAHg/h8-MM54MQrE/s1600/narkoba2.jpg

Sumber :
  1. http://banirisset.com/.
  2. http://www.pakarbiomedika.com/page/uji_napza