Rabu, 12 Maret 2014

Kecanggihan Pesawat Boeing 777, Anda Perlu Tahu !


Boeing 777-300ER yang dibeli Garuda Indonesia

Boeing 777 adalah sebuah pesawat badan lebar mesin kembar berjarak jauh dibuat oleh Boeing Commercial Airplanes. Pesawat ini berkapasitas 305 - 550 penumpang dan memiliki jangkauan dari 5.600 dampai 8.870 mil nautikal (10.400 sampai 16.400 km). Penerbangan pertama pesawat Boeing-777 pada tahun 1994.

Pesawat Boeing 777 berkapasitas 305 - 550 penumpang

Pesawat ini termasuk "mahal", ada 2005 harga satuannya sekitar AS$213 juta, meskipun harga bagi maskapai penerbangan dirahasiakan dan dapat bervariasi sangat besar.

Ciri unik dari Boeing 777 termasuk enam roda pendaratan per set di setiap roda pendaratan utama, fuselage yang bundar sempurna, dan "tailcone" belakang yang menyerupai mata pisau.

File:Etihad Airways Boeing 777-3FXER Coral Wedelstaedt.jpg

Interior pesawat  Boeing 777 .

Boeing 777 dibuat untuk menjadi pengganti Boeing 747, namun lebih efisien. Oleh karena itu, Boeing 777 yang dirancang untuk pengganti 747, menjadi pesawat bijet (mesin ganda) terbesar di dunia. Edisi 777 yang terbesar adalah 777-300 dan dengan jarak terjauh adalah 777-200LR. Emirates, maskapai nasional UEA adalah operator terbesar pesawat 777.


Spesifikasi Pesawat Boeing 777.

Boeing 777-300 merupakan pesawat terbesar untuk kategori pesawat komersial mesin ganda. Dan untuk Boeing 777-300ER (Extended Range), mesinnya, General Electric GE90-115B memiliki diameter yang sedikit lebih besar daripada diameter kabin Boeing 737 dan mesin ini merupakan mesin pesawat dengan gaya dorong terkuat di dunia. 

Boeing 777 adalah pesawat pertama yang bentuk badannya dirancang secara penuh dengan menggunakan desain komputer. Dan pada varian yang baru, pesawat ini dilengkapi dengan "ruangan lantai atas tambahan" yang dapat digunakan sebagai tempat istirahat bagi para awak pesawat. Dalam pembuatan kokpitnya, pihak Boeing mendapat masukan dari sekitar 600 orang pilot. Pesawat ini menggunakan layar LCD yang terpadu dalam bentuk glass cockpit.


Varian pesawat Boeing 777.


File:Engine of Jet Airways Boeing 777-300ER.jpg
GE90 Mesin Jet pendorong pesawat Boeing 777-300ER 

Pesawat ini memiliki kemiripan dengan Airbus A380-800, yaitu pada roda pendaratannya. Kedua pesawat ini memakai enam roda untuk dua set roda pendaratan utamanya. Bedanya, Airbus 380-800 memiliki tambahan dua set roda pendaratan yang serupa dengan Boeing 747-400 (dengan empat roda per set roda pendaratan). 

File:Boeing-777-300 chassis.jpg
6 roda pendarat Boeing 777-300

Pesawat Boeing 777 ini sudah dilengkapi dengan sistem kemudi fly-by-wire. Sistem ini biasanya dipakai pada pesawat tempur. Fungsinya adalah untuk mengatasi gejala "kurang ruang" yang terjadi pada saat pilot menggerakkan "tuas kemudinya". Sistem Fly-by-wire juga sudah diaplikasikan pada pesawat Airbus A320, A330, A340, A350 dan A380 Series. Sistem Fly-by-wire diperkirakan akan terus dipakai untuk setiap rancangan pesawat masa depan.

File:Transaero 777-200ER flight deck.jpg
Kokpit Pesawat 777-200ER dengan teknologi "Glass Cockpit" 

Pesawat ini merupakan pesawat pertama dari Boeing yang menggunakan Glass Cockpit secara menyeluruh. Glass cockpit terkesan jauh lebih rapi dan elegan jika dibandingkan dengan cockpit konvensional. Sistem Glass cockpit ini dipercaya akan menjadi trend bagi pesawat-pesawat baru. Glass Cockpit telah digunakan pada Boeing 737 NG series, Boeing 747-400, Boeing 787 Dreamliner, Airbus A330, A340, A350 dan A380 series.

Boeing 777 juga telah mengeluarkan versi cargo.yaitu versi Boeing 777F (Freighter). Pesawat ini menggunakan sistem glass cockpit dan radar versi Honeywell terbaru. Konsumen perdana pesawat Boeing ini adalah Air France.pesawat ini terbang perdana pada bulan Februari tahun 2010.

Boeing memperkenalkan sejumlah teknologi canggih dengan 777 desain, termasuk full digital fly-by-wire kontrol, sepenuhnya software-dikonfigurasi avionik, Honeywell LCD kaca kokpit menampilkan penerbangan, dan penggunaan pertama dari serat optik avionik jaringan pada pesawat komersial. Boeing memanfaatkan kerja yang dilakukan pada dibatalkan Boeing 7J7 jet regional, yang digunakan versi yang sama dengan teknologi yang dipilih. Pada tahun 2003, Boeing mulai menawarkan pilihan kokpit pesawat elektronik tas menampilkan komputer. 

Pada 2013, Boeing mengumumkan bahwa model 777X upgrade akan menggabungkan badan pesawat, sistem, dan teknologi interior dari 787. 


Varian Pesawat Boeing 777 

Boeing menggunakan dua karakteristik, pesawat panjang dan jangkauan ., untuk menentukan 777 model mereka. Panjang Fuselage mempengaruhi jumlah penumpang dan jumlah muatan yang bisa dibawa, sedangkan 777-200 dan turunannya adalah ukuran dasar, dan pesawat itu membentang ke 777-300 pada tahun 1998. 

Dalam hal jangkauan, pesawat telah dikategorikan menjadi tiga segmen berdasarkan kriteria desain, ini awalnya didefinisikan sebagai berikut:
  1. A-pasar: hingga 4.200 mil laut (7.800 km) 
  2. B-pasar: 6.600 mil laut (12.200 km) 
  3. C-pasar: 7.800 mil laut (14.400 km) 

Ketika mengacu pada varian yang berbeda, Boeing dan maskapai penerbangan sering runtuh nomor model (777) dan penanda varian (-200 atau -300) ke dalam bentuk terpotong (misalnya "772" atau "773"). The International Civil Aviation Organization (ICAO) pesawat jenis sistem penanda menambahkan surat produsen sebelumnya (misalnya "B772" atau "B773"). 

Setelah jumlah kapasitas, sebutan mungkin atau mungkin tidak menambahkan identifier range (misalnya 777 - 300ER sebagai "773ER", "773B", "77W", atau "B77W" ). Notasi ini dapat ditemukan dalam manual pesawat atau jadwal penerbangan.


Pesawat Boeing 777-200LR (milik Malaysia)


Boeing 777-200 Long Range adalah salah satu dari 6 varian pesawat Boeing 777. Pesawat ini menjadi pesawat penumpang dengan jarak paling jauh. Boeing menamainya Worldliner, karena mungkin pesawat ini bisa menghubungkan dua bandara di dunia. 


Pesawat 777-200LR diperkenalkan tahun 2006. Pesawat ini dapat mengangkut 440 orang penumpang (maksimal). 


Sejarah.


Boeing 777 mulai terbang tahun 1995, dengan United Airlines. United membeli seri 777-200 untuk permulaan. Seri kedua adalah Boeing 777-200ER dan masuk masa service pada tahun 1997, dan dikirim pertama kali untuk British Airways. Edisi ketiga adalah Boeing 777-300 yang berbadan besar, dibuat pertama kali tahun 1998 kepada maskapai Cathay Pacific Airways. Edisi -300 dapat membawa 550 orang penumpang, karena perancangan 777-300 bertujuan untuk menggantikan Boeing 747-100 dan 747-200.

Edisi -200, -200ER, dan -300 adalah edisi pertama Boeing 777. Dua seri lain, yaitu Boeing 777-200LR dan Boeing 777-300ER adalah seri jarak panjang. Boeing 777-300ER ("ER" untuk Extended Range) adalah seri jarak panjang Boeing 777-300, dan masuk masa pada tahun 2004, dikirim pertama kali untuk Air France. Boeing 777-200LR memasuki masa layanan tahun 2006, dan pelanggan pertama 777-200LR adalah Pakistan International Airlines. Boeing 777-200LR pernah membuat rekor yaitu terbang dari Hong Kong ke London melewati Amerika Serikat tanpa henti. 

Jejak Pakistan International Airlines dalam pembelian Boeing 777-200LR diikuti oleh maskapai-maskapai lain sebagai berikut:

  1. Kanada Air Canada (6)
  2. India Air India (8)
  3. Amerika Serikat Delta Air Lines (8, 2 dalam pesanan)
  4. Arab Emirates (10*)
  5. Qatar Airways (2, 6 dalam pesanan)
  6. Turkmenistan Airlines (1 dalam pesanan)
  7. Jepang Japan Airlines
  8. Singapore Airlines
  9. Garuda Indonesia (10 buah, dalam pesanan)
  10. Malaysia Malaysia Airlines
  11. Korea Selatan Korean Air
  12. Britania Raya British Airways
  13. Mesir EgyptAir
  14. Amerika Serikat American Airlines
  15. Amerika Serikat United Airlines
  16. Meksiko Aeromexico
  17. dan lain-lain.


Kecelakaan.
  • 17 Januari 2008 - Insiden BA 38. Kecelakaan hull-loss pertama Boeing 777 (Kecelakaan hull-loss adalah kecelakaan dimana pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tidak dapat atau tidak ekonomis untuk diperbaiki dan dihapus dari armada). Disebabkan kehilangan tenaga mendadak pada mesin.
  • 6 Juli 2013 - Insiden Air Asiana. Pesawat Air Asiana dengan nomor penerbangan Flight 214, mengalami kecelakaan saat akan mendarat di San Francisco International Airport. 3 orang dari 307 penumpang tewas. Penyelidikan NTSB sedang menyelidiki kemungkinan kecepatan pesawat (airspeed) yang terlalu rendah saat akan melakukan pendaratan.
  • Pada tanggal 8 Maret 2014 Malaysia Airlines Flight 370 , sebuah 777-200ER yang membawa 227 penumpang dan 12 awak, dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing . Air Traffic Control melaporkan koordinat terakhir untuk pesawat berada di wilayah udara Vietnam di Laut Cina Selatan pada 6 ° 55'15 "N 103 ° 34'43" E . Penerbangan tersebut diperkirakan telah jatuh ke laut, kemungkinan besar karena bencana kegagalan, karena tidak ada jenis 'mayday' komunikasi dilaporkan.

Penyusun : Yohanes Gitoyo.
Sumber : 
  1. http://pustakadigitalindonesia.blogspot.com/
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Boeing_777
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...