Kamis, 13 November 2014

Pertama Kali Dalam Sejarah, Pendaratan Wahana Antariksa Pertama di Permukaan Komet !

This is an artist's impression Philae, showing how it made its way to the surface of the comet today

Sejarah baru terukir. Untuk pertama kalinya, manusia berhasil mendaratkan wahana antariksanya di permukaan komet.

Rabu (12/11/2014) malam pukul 23.03, robot pendarat Philae milik Badan Antariksa Eropa yang dikirim bersama wahana antariksa Rosetta tahun 2004 (ESA) berhasil mendarat di komet targetnya, 67P/Churyumov-Gerasimenko, tepatnya di situs yang dinamai Agilkia.

"Ini adalah langkah besar bagi peradaban manusia," kata Direktur Jenderal ESA, Jacques Dordain, seperti dikutip AP, Rabu.

Pendaratan berhasil dilakukan setelah Philae mengarungi 7 jam perjalanan penuh risiko. Rabu pukul 16.03, Rosetta melepaskan Philae. Manuver Rosetta sebelum pelepasan penting. Salah perhitungan, pendaratan bisa gagal.

This graphic details how the Philae lander will touchdown on the surface of comet 67P. Without its cold thruster on top, however, the landing was due to be even more risky than thought

Sekitar satu jam setelah pelepasan, staf pengontrol misi di Darmstadt mengambil foto Philae dengan kamera pada wahana antariksa Rosetta.

Proses pendaratan Philae penuh tantangan. Komet 67P/CG sendiri bergerak dengan kecepatan 18 km per detik. Pendaratan harus penuh perhitungan. Tantangan lain, permukaan komet lunak dan tak rata membuat Philae berpotensi terlempar dan terguling saat mendarat.

Rosetta has also been aiming to work out the plasma characteristics of the comet (illustrated)

Namun, semua hambatan berhasil diatasi. Philae berhasil mendarat di permukaan komet berjarak 510 juta kilometer dari Bumi itu dengan selamat.

Kurang lebih setengah jam setelah wahana sebesar mesin cuci itu mendarat di permukaan 67P/CG, unit pengontrol misi di Darmstatdt menerima sinyal keberhasilan misi. Semua staf menyambut bahagia.

"Kita telah ada di permukaan komet," seru salah satu staf unit pengontrol beberapa saat setelah konfirmasi pendaratan.

Kamis (13/11/2014) sekitar pukul 01.00 WIB, ESA merilis citra komet yang diambil Philae selama proses pendaratannya, saat wahana itu berada pada ketinggian 3,2 kilometer dari permukaan komet selebar 4 kilometer itu.

Analisis data telemetri yang kemudian dilakukan ESA mengungkap bahwa Philae sempat memantul saat pendaratan. 

What's next for Philae: the sensors that will reveal what life on a comet is like

Alat semacam bor pada Philae yang berfungsi melekatkannya dengan permukaan komet sempat gagal berfungsi. Untungnya, Philae tak terguling. Setelah memantul, Philae akhirnya berhasil mendarat.

"Hari ini kita tidak hanya mendarat sekali, mungkin dua kali," kata Stephen Ulamac dari ESA.

This image shows the Agilkia landing site on Comet 67P/ChuryumovGerasimenko, taken with Rosetta's navigation camera on 6 November. It was captured at a distance of 22 miles (35.5km) 

The final approach: This image shows comet 67P/CG from a distance of approximately 3 km from the surface
Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko, dari dekat.

Although no official images from the surface have been released, this shot spotted by twitter user @coreyspowell appears to show a shot from the surface of the comet. ESA is expected to release the first official shots tomorrow.

The reconstructed-colour image, taken early October, indicates how dark the comet appears. On the average, the comet's surface reflects about four per cent of impinging visible light, making it as dark as coal

At 08.35 GMT today, mission control in Darmstadt, Germany sent a command to release the Philae probe from Rosetta's grip. This picture shows the boulder-strewn neck region of Comet 67P/Churyumov-Gerasimenko. It was captured around 4.8 miles (7.7km) from the surface of the comet

The images shows a raised plateau on the larger lobe of Comet 67P/Churyumov-Gerasimenko. It was captured from a distance of 6 miles (9.8 km) from the center of the comet
Beginilah pemukaan komet yang sebenarnya.

Seusai mendarat, Philae bakal melakukan sejumlah misi penelitian. Misi ini bakal membantu menguak komposisi komet. Berbasis pada teori bahwa air dan kehidupan mungkin berasal dari komet, riset ini bakal membantu menguak asal-usul kehidupan itu sendiri.

Rosetta has chased comet 67P/Churyumov–Gerasimenko through space for more than ten years in what has been described as 'the sexiest, most fantastic mission ever'

Rosetta dan Philae diluncurkan ESA dengan biaya 1,6 miliar dollar AS pada tahun 2004. Kedua wahana sampai di orbit 67P/CG pada Agustus 2014.


Sumber : http://sains.kompas.com/, Kamis, 13 November 2014, 09:16 WIB.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...