Minggu, 06 Januari 2013

Semua Tentang YABA, Permen Narkoba Dengan Sasaran Anak Sekolah.

 

Tadi sore Sabtu, 5 Januari 2013, di akun facebook saya dari seorang tokoh masyarakat terdapat status tentang penyebaran jenis narkotika jenis baru dalam bentuk permen/ alat tulis dengan sasaran anak sekolah, dengan mengutip release dari lembaga BIN (Badan Intelejen Negara Republik Indonesia) dengan situs : http://www.bin.go.id/ 

Hati2 bagi pribadi maupun keluarga, apalagi yang punya anak2 yang masih bersekolah. Sekarang ini terindikasi sudah beredarnya jenis narkoba baru di Indonesia/Jakarta yang berasal dari Thailand-Laos-Birma yang dikenal dengan nama YABA (Thailand: Crazy Medicine/Obat Gila).

Bentuknya seperti penghapus di ujung pensil, agak lembut dan manis dengan aneka rasa seperti strawberry, jeruk, vanila, dan sebagainya, berwarna merah, hijau, kuning, dan sebagainya. Harga yang cenderung murah kiranya dapat terjangkau dengan uang jajan anak sekolah, akan tetapi efeknya lebih dahsyat dari pil extasy. Pada saat ini pil2 setan tersebut terkemas dalam kotak kecil yang berisi 3 pil/permen Yaba yang apabila dimakan 1-2 butir tidak ada reaksi apa2 namun setelah makan butir yang ke 3 maka efeknya peminum/pemakan-nya akan merasakan halusinasi dan tidak merasa capek sama sekali.

Akan tetapi, setelah efek pengaruh hilang, si pemakai akan sakit dan kemungkinan besar bisa menemui ajal. Yang dikhawatirkan penjualan2nya melalui pedagang2 keliling yang mangkal di sekolah2. Selamatkan anak dan generasi muda bangsa kita dari pengaruh obat2an setan tersebut dengan menyebarkan pesan ini, baik melalui , facebook, twitter, ataupun sms.

Terimakasih atas kerjasamanya.
 
Badan Intelijen Negara 

(Sumber: Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dan Direktorat IV Narkoba Mabes Polri, pers release tanggal 30 Desember 2012).

Pesan yang diedarkan melalui face book ini menurut saya jangan dipandang sebagai pesan main-main/ isu, perlu di cermati, sumbernya adalah Kepolisian Republik Indonesia, segera saya segera mengunjungi situs sumber, dan beberapa situs referensi lain yang menurut saya bisa dipercaya (lihar sumber artikel di bawah), dan saya sajikan dalam artikel ini, semoga bermanfaat dan mohon di informasikan kepada rekan-rekan anda.

Perlu diketahui, munculnya pesan tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan. Pesan tersebut menyiratkan kekhawatiran masyarakat terhadap Yaba, yang dapat menjadi ancaman serius bagi anak-anak.


Apakah Yaba itu ?


Ya ba (juga Yaba, Yaa baa, baa Ya atau Yah bah, Thailand : ยาบ้า, harfiah "obat kegilaan") adalah tablet yang mengandung campuran methamphetamine dan kafein. Yaba kadang-kadang disebut Bhul bhuliya di India. Nama umum digunakan untuk itu di Filipina dan Indonesia adalah Shabu. Di Thailand Utara sering disebut sebagai "Chocalee" karena pil rasa agak manis Yaba meninggalkan di mulut. Yaba merupakan varian baru narkoba yang dikemas dengan bentuk dan rasa mirip permen.



 Video Youtube tentang Yaba.
 
Yaba merupakan methampetamine (stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat) yang dicampur kafein.  Adapun kadar kandungan Yaba terdiri atas sekitar 25 - 35 mg methamphetamine, dicampur dengan kafein (45 - 65 mg), yang tidak secara pasti diketahui kandungannya.  Bahkan, ekstremnya ada juga yang menyebutkan Yaba merupakan hasil oplosan garam, cairan pembersih rumah, sulingan obat batuk dan lithium baterai kamera.


Variasi dan bentuk permen Yaba.


Bentuk dari permen Yaba bermacam-macamnya, ada yang berbentuk seperti penghapus diujungnya pensil, bulat, kotak, terkadang berlogo R dan WY. Tekstur Yaba agak lembut, manis, serta mempunyai berbagai varian rasa, seperti strawberry, jeruk, vanilla dan dikemas dengan warna yang menarik, seperti merah, hijau, kuning dan sebagainya.

Seperti juga pil-pil narkoba lain, orang yang meminumnya akan mengalami sensasi. Dia bisa menjadi terlalu gembira, agresif, seperti kesetanan, dan tidak merasa capek . Besarnya pil itu kira-kira seujung penghapus pensil . Pada salah satu sisinya terdapat logo bertuliskan R atau WY.

Tidak seperti obat medis yang pada umumnya terasa pahit, yaba memiliki berbagai variasi rasa. Mulai dari rasa anggur, rasa jeruk, dan vanilla, dan warnanya pun beragam dan menarik: antara lain warna kemerahan atau pink, oranye, dan hijau. .


Asal muasal dan Sejarah Pengengembangan Yaba.

Situs US Drug Enforcement Administration yang menjelaskan salah satu versi asal muasal Yaba. Yaba diproduksi di wilayah segitiga emas peredaran narkoba, Thai – Laos – Myanmar.  Popularitas Yaba sampai menjelajah wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur. 

Muncul versi lain yang menyebutkan, Yaba ditemukan oleh seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, atas pesanan Adolf Hitler. Pesanan khusus ini dibuat untuk tentara Nazi di PD II., dan hasilnya sangat mencengangkan, para tentara yang mengkonsumsi obat "super" seolah seperti "rambo". Terus-menerus bertempur sepanjang hari tanpa istirahat atau capek.

Selanjutnya, obat ini diberi kode D-IX. Sebelum Yaba diproduksi massal sekitar November 1944 di Sachsenhausen, dekat Berlin, Jerman, dan diujicobakan terhadap para tahanan di kamp konsentrasi Sachsenhausen. Sampel uji coba diberikan kepada 18 tahanan yang masing-masing diberi beban seberat 20 kg, dengan arahan mereka dipaksa berbaris, mengelilingi lapangan, sambil bernyanyi dan bersiul selama berjam-jam mengelilingi lapangan tanpa istirahat. Adapun jarak tempuh mencapai lebih dari 90 km. Untuk ukuran manusia normal, hal tersebut sangat tidak wajar.

Keampuhan obat ini membawa bencana bagi pemakainya. Akibat yang ditimbulkan dari pemakaiannya, para peserta setelah melewati 24 jam pertama, stamina mereka langsung ambruk, bahkan ada yang meninggal. Eksperimen tidak manusiawi tersebut, ternyata direspon oleh dokter-dokter Nazi yang sangat terkesan dan antusias untuk merencanakan program supply kepada seluruh tentara Jerman dengan pil tersebut. Mereka dengan antusias merencanakan program untuk menyuplai seluruh tentara Jerman dengan pil ini. Untungnya, perang keburu usai sebelum obat D-IX ini dibikin secara massal. 

Methamphetamine juga dikenal sebagai " Nazi speed ", sebuah referensi untuk digunakan secara luas (di bawah nama merek "Pervitin") di Nazi Jerman militer selama Perang Dunia II .


D-IX bangkit lagi.Entah siapa yg mulai membangkitkan. Namanya pun berubah menjadi yaba, diambil dari bahasa Thailand yang artinya kira-kira crazy medicine alias obat edan.


Bahaya dan efek penggunaan Yaba.

Perasaan mendesak adalah dari kepala ringan diikuti dengan demam intens euforia, peningkatan aktivitas fisik, kewaspadaan dan peningkatan terjaga sebagai akibat dari sistem saraf pusat yang terkena. Setelah beberapa jam pengguna mengalami datang-down dan merasa nafsu makan menurun, respirasi meningkat dan hipotermia . 

2 pria pegguna Yaba

Yaba mengandung metamfetamin untuk sebagian besar dan 'meth' merangsang bagian otak yang melepaskan apa yang disebut dopamin, yang pada dasarnya adalah "merasa baik" kimia yang menghasilkan tinggi ketika seseorang mengambil meth dan juga menciptakan gairah seksual. Meth dan hubungan seksual sehingga pergi tangan dan tangan, dan individu yang mengambil meth biasanya pergi ke overdrive seksual dalam hal rangsangan untuk melakukan hubungan seks dan menurunkan hambatan seksual.

Jadi sementara meth bekerja untuk meningkatkan dorongan seks pada pengguna, juga menyediakan individu dengan dorongan kepercayaan diri, stamina adrenalin, dan. Sementara itu, meth juga aktif impairing penilaian seseorang, dan meth pengguna melakukan hal-hal sementara tinggi pada meth bahwa mereka tidak akan biasanya lakukan. Bahan kimia otak yang kuat yang disebabkan oleh penggunaan meth menyebabkan individu untuk menjatuhkan menjaga mereka, dan terlibat dalam hubungan seks tanpa kondom. Ini akan sangat berbahaya bagi pengguna meth, karena banyak hardcore meth pecandu menyuntikkan obat. Injeksi meth pengguna sering berbagi jarum. Jadi apakah Anda menyuntikkan meth, jika Anda berhubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang tidak Anda menempatkan diri pada risiko penyakit yang sangat menular beberapa, sebagian besar yang tidak dapat disembuhkan.

Untuk menambah bahaya meth dan pergaulan seksual, meth pengguna sering berhubungan seks sangat agresif yang dapat berlangsung selama beberapa jam. 

Metamfetamin sangat adiktif, dengan pengguna narkoba jangka panjang mengambil pil 5-10 hari. Posting datang-down efek termasuk lekas marah, insomnia, kebingungan, tremor, kejang, kecemasan, paranoia, dan agresivitas. Rambut rontok juga bisa menjadi indikator dari pengguna jangka panjang, baik sebagai akibat langsung dari asupan obat, atau tidak langsung melalui pengguna menjadi ditarik dan cemas dan kontraktor kebiasaan perilaku, seperti menarik rambut. Gejala lain yang dilaporkan juga termasuk nyeri punggung bawah, mungkin dari kerusakan hati atau ginjal. 


Peredaran Yaba di Indonesia dan Dunia.


Sekitar 400 juta pil diselundupkan dan diedarkan ke seluruh dunia setiap tahunnya. Di Amerika Serikat, yaba juga sangat populer di komunitas Asia di California Utara dan Los Angeles. Biasanya, yaba digunakan di acara pesta khas kaum muda seperti rave party atau techno party (pesta disko atau ajojing semalam suntuk) 

Singapura pada wal tahun 2006 lalu melalui Central Narcotics Bureau Singapura (BNN-nya singapura-red), berhasil menggagalkan penyelundupan 1600 pil yaba senilai Sin $ 16.000. 

Pada tahun 2006, konsumsi Yaba menjadi modis untuk sumur-to-do di Bangladesh. Serangkaian serangan narkoba yang dipublikasikan pada tahun 2007 oleh otoritas terlibat beberapa orang terkenal bisnis.

Pada bulan Februari 2010 dilaporkan bahwa jumlah semakin besar Yaba sedang diselundupkan ke Israel oleh pekerja migran Thailand menyebabkan kekhawatiran bahwa penggunaannya akan menyebar ke adegan klub Israel, di mana penggunaan ekstasi sudah umum. Dalam beberapa tahun terakhir, hal itu juga telah digunakan oleh penduduk imigran di Amerika Serikat , dan kadang-kadang sebagai obat klub menggantikan ekstasi

Peredaran Yaba di Indonesia, narkoba yang berbentuk permen ini diduga telah masuk ke Indonesia sejak tahun 2006.

Dari Kantor Berita ANTARA : http://www.antaranews.com/, 11 September 2012.: 

 

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mewaspadai penyelundupan narkoba baru jenis pil bernama "yaba-yaba" yang berasal dari Myanmar.

"Informasinya dari Polis Diraja Malaysia terkait adanya peredaran narkoba bari jenis pil bernama yaba-yaba," kata Direktur IV Narkotika Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari di Jakarta, Selasa.

Arman mengungkapkan hal tersebut pada pertemuan Bilateral Ke-7 antara Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Jabatan Siasatan Jenayah Narkotika Polis Diraja Malaysia (JSJN PDRM) di Ancol, Jakarta Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Sutarman, Commissioner Police YDH Datuk Noor Rashid bin Ibrahim, Deputy Commissioner of Police YDH Dato Haris Wong bin Abdullah dan beberapa delegasi dari Malaysia, serta para Direktur Reserse Narkoba Polda se-Indonesia.

Commissioner Police YDH Datuk Noor Rashid bin Ibrahim menjelaskan penyelundupan dan peredaran narkoba semakin maju di Malaysia. Datuk Rashid mengungkapkan pil yaba terdiri dari tiga butir dalam satu sachet. 

Berdasarkan informasi dari Polis Diraja Malaysia, pil yaba-yaba itu berharga murah dan tidak menutup kemungkinan bisa beredar di Indonesia, ujar Arman.


Dampak lebih jauh penggunaan Yaba.
 
Dari beberapa tulisan yang saya jumpai menuliskan peredaran Yaba ini di Indonesia sumber 1, 2 di bawah :

Yaba dibawa (dijual)  oleh para pedagang keliling sekolah dan dikonsumsi anak-anak, melalui permen berbentuk pop rock yang bila dihisap bisa berdesis dan meledak-ledak di mulut. Kemasan yang menarik dari pil/permen Yaba dibungkus dalam kotak kecil, sehingga menambah daya tarik bagi anak-anak untuk membelinya belum lagi harga yang murah, membuat mereka membeli dalam jumlah yang lebih.

Dibalik mengkonsumsi Yaba, ada bahaya yang menghantui. Anak-anak akan dibuat ketagihan. Setelah memakan 3 butir, maka pengguna akan terbawa dalam dunia halusinasi dan bila efek pengaruhnya hilang, maka pengguna akan mengalami kesakitan. Jika hal ini terus berlanjut, maka kemungkinan terburuk pengguna akan mengalami kematian.

Cara mengkonsumi Yaba selain di minum dapat melalui media  jarum suntik. Bagi pengguna Yaba dengan cara suntik dapat mengakibatkan kemungkinan terkena HIV (human immunodeficiency virus), hepatitis B dan C, serta virus-virus lain yang terbawa lewat darah.


Langkah yang dapat kita ambil.

Terlepas benar-tidaknya bahaya dan dijualnya "permen Yaba" ini, kita perlu menyikapinya secara hati-hati.  Ancaman nyata Yaba menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh komponen bangsa harus terpanggil untuk menumbuhkan kembali kesadaran akan perlunya perlindungan terhadap generasi muda, khususnya anak-anak. Orang tua, guru dan lingkungan sekolah menjadi faktor determinan dalam mengantisipasi peredaran pil/permen Yaba, yang target sasarannya adalah anak-anak sekolah. Peran pemangku kepentingan lainnya juga menjadi sentral, mengingat peredaran luas Yaba, menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan sebuah generasi.

Artikel "Semua Tentang YABA, Permen Narkoba Dengan Sasaran Anak Sekolah." ini merupakan literatur yang agak lengkap, dengan bahasan ciri, bentuk, rasa, kemasan dan informasi lain tentang Yaba ini. saya berharap anda yang membaca artikel ini berkenan menginformasikannya kepada semua kerabat dan teman disekitar anda. 

Kepedulian anda, adalah emas bagi masa depan anak anda dan bangsa anda.

Sumber :
  1. http://www.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=231,  (KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA), kanza@depsos.go.id, 12 Juli 2006.
  2. http://www.bin.go.id/awas/detil/144/4/03/10/2012/yaba-obat-gila-mematikan (Badan Intelejen Negara Republik Indonesia), 3 Oktober 2012
  3. http://www.antaranews.com/berita/332376/polri-waspadai-penyelundupan-narkoba-asal-myanmar, 11 September 2012.
  4. http://en.wikipedia.org/wiki/Ya_ba,  21 November 2012 at 18:42.