Piala AFF 2013 : Indonesia vs Vietnam, Sebuah Pertandingan Yang Penuh Kontroversi Hati Untuk Mencapai Konspirasi Kemakmuran.


Membaca judul di atas, anda pasti teringat 2 kata kontroversi hati dan konspirasi kemakmuran anda pasti teringat  Vicky Zaskia Gotik. Jika ditanya apa hubungan Vicky Zaskia Gotik dengan pertandingan Piala AFF 2013 antara Indonesia vs Vietnam, jawabnya : TIDAK ADA !. Namun 2 kata tersebut cukup menggambarkan situasi menegangkan (kontroversi hati) untuk mencapai cita-cita bersama menjuarai Piala AFF 2013 (konspirasi kemakmuran)


Tim nasional (timnas) Indonesia U-19 melangkah ke final Piala AFF U-19 2013. Skuat Garuda Muda, julukan Timnas Indonesia, merebut kemenangan demi kemenangan dari pertandingan group, semifinal hingga akhirnya pertandingan final pada Hari Minggu, 22 September 2013, bertempat di Gelora Delta Sidoarjo.

Susunan Pemain

Indonesia: 
Ravi Murdianto, Hansamu Yama Pranata, M Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, M Fatchurohman, Hargianto (Hendra Sadi 60'), Zulfiandi, Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, Dinan Javier (Maldini 38'), Muchlis Hadi Ning Syaifulloh

Vietnam: 
Le Van Truong; Le Van Song, Tran Huu Dong Trieu, Truong Van Thiet, Hoang Thanh Tung; Nguyen Phong Hong, Nguyen Tuan Anh, Pham Duc Huy; Nguyen Chong Phuong, Nguyen Van Toan

Laga final Piala AFF antara Indonesia melawan Vietnam berlangsung seru dan menegangkan, dari 45 menit pertandingan pertama pemain Vietnam terus mendominasi permainan, baru pada menit ke 60-an kebelakang pemain Indonesia bisa mengimbangi permainan pemain Vietnam, meski demikian baik pemain kita dan Vietnam belum mampu memasukkan bola ke gawang hingga permainan berakhir. Tambahan waktu 4 menit skor masih sama, pertandingan tambahan 30 menit masih 0-0, tambahan waktu 2 menit masih draw !, luar biasa !

Pemain sepak bola Tim Nasional Indonesia U-19, Muhammad Hargianto (8) bersama rekan melakukan selebrasi seusai mencetak gol kegawang timnas Timor Leste dalam pertandingan semifinal AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (20/9/2013) malam. Indonesia mengalahkan Timor Leste dengan skor 0-2 dan berhak maju ke final melawan Timnas Vietnam, Minggu (22/9/2013). (JIBI/Solopos/Antara//M Risyal Hidayat)


Jalannya Pertandingan.


Di menit 27 Ravi Murdianto menggagalkan tembakan pemain Vietnam dari jarak dekat. Mendapat bola di sisi kanan pertahanan, Nguyen Van Toang melepaskan sepakan keras tapi Ravi dengan sigap menepis bola itu.

Buruknya pertahanan Indonesia membuat Nguyen Chong Puong di menit 36 dengan mudah menguasai bola di sisi kiri dan melepaskan tembakan ke tiang dekat kiper. Tapi Ravi dengan sigap menepis bola tersebut.

Sebelum itu Indonesia mendapat peluang lewat Evan Dimas. Sayangnya bola terlalu deras dan lebih cepat digapai kiper Vietnam, sebelum Dimas mampu mengeksekusinya. Hingga turun minum skor tetap imbang tanpa gol.

Dua menit setelah restart Indonesia mendapat peluang, sayang tembakan Ilham Udin masih lemah dan tepat di pelukan kiper Vietnam.

Di menit 50 Ravi bikin penyelamatan gemilang ketika meninju bola sepakan bebas Chong Puong. Tujuh menit kemudian Vietnam kembali mendapat dua peluang beruntun tapi lagi-lagi mentah di tangan Ravi.

Di menit 68 Maldini melakukan akselerasi di sisi kanan dan memasuki kotak penalti sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang. Ilham Udin sayangnya tak bisa menggapainya dan bola langsung diamankan Le Van Truong.

Indonesia mendapat peluang di menit 77 sayangnya kembali gagal membuahkan gol setelah bola ditepis oleh Van Truong. Begitu pula di menit 80 dari tembakan bebas Hendra Sadi yang mana bola masih melayang di atas mistar.

Di menit 84 pemain Vietnam mendapat bola di kotak penalti tapi sepakannya masih menyamping tipis di sisi kanan gawang. Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit laga tuntas dan dilanjutkan ke perpanjang waktu 2x15 menit.

Di babak pertama perpanjangan waktu, Indonesia mendapat peluang di menit 100 dari tembakan voli Evan Dimas dari luar kotak penalti, tapi bola masih tepat di tangkapan kiper Vietnam.

Vietnam nyaris membobol gawang Indonesia di menit 114 memanfaatkan kelengahan di pertahanan tuan rumah. Beruntung bola yang mengarah ke gawang mampu dihadang bek Indonesia.

Di menit 116 tembakan Maldini masih tepat di tangkapan Van Truong. Begitu pula di menit 118 saat Dimas Drajad mendapatkan bola di kotak penalti namun dengan cepat bek Vietnam memotong bola tersebut.


Pertandingan akhirnya harus diakhiri dengan tos-tosan adu pinalti, 5 tembakan pertama skor masih imbang, baru pada tembakan ke-7 pemain kita memberi gol kemenangan. Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF U-19 setelah menang adu penalti 7-6 atas Vietnam di laga final, Minggu (22/9).




Stadion Gelora Delta Sidoarjo menyambut meriah kemenangan skuat Garuda Muda. Sepakan Ilham Udin Armaiyn sebagai eksekutor timnas Indonesia memastikan kemenangan itu. 

Penulis : Yohanes Gitoyo.
Dihimpun dari berbagai sumber.