Mengenal Teknologi Layar Sentuh (touchscreen).

 File: Touchscreen IMG 2796.jpg

Layar sentuh {bahasa Inggris touchscreen adalah sebuah perangkat input komputer yang bekerja dengan adanya sentuhan tampilan layar menggunakan jari atau pena digital. Antarmuka layar sentuh, di mana pengguna mengoperasikan sistem komputer dengan menyentuh gambar atau tulisan di layar itu sendiri, merupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan komputer dan kini semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi.

Layar sentuh banyak digunakan dalam industri manufaktur yang membutuhkan tingkat akurasi, sensivitas terhadap sentuhan, dan durabilitas yang sangat tinggi. Namun perangkat layar sentuh semakin lama semakin dapat ditemukan dalam perangkat-perangkat teknologi konsumen yang diproduksi secara massal, seperti pada komputer jinjing, pemutar musik seperti iPod Touch, dan telepon genggam seperti iPhone atau Blackberry Storm. Hal ini dimungkinkan karena perangkat layar sentuh dapat dibuat dalam berbagai ukuran tampilan.

Berkas:Hear Music touchscreen.jpg

Layar sentuh sering dipakai pada kios informasi di tempat-tempat umum, misalnya di bandara dan rumah sakit serta pada perangkat pelatihan berbasis komputer. Sistem layar sentuh tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan dan ada juga kit touchscreen yang lebih ekonomis yang dapat dipasang pada monitor yang sudah ada.


Sejarah.

File: CERN-Stumpe Kapasitansi Touchscreen.jpg
Prototipe xy saling kapasitansi touchscreen (kiri) dikembangkan di CERN pada tahun 1977 oleh Bent Stumpe, seorang insinyur elektronik Denmark, untuk ruang kontrol akselerator CERN SPS ( super Proton Synchrotron ). Ini adalah pengembangan lebih lanjut dari layar kapasitansi diri (kanan), juga dikembangkan oleh Stumpe di CERN pada tahun 1972.

EA Johnson menggambarkan karyanya pada layar sentuh kapasitif dalam sebuah artikel singkat yang diterbitkan pada tahun 1965 dan kemudian lebih lengkap bersama dengan foto dan diagram-dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1967.  Uraian tentang penerapan sentuhan teknologi untuk pengendalian lalu lintas udara itu dijelaskan dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1968. Bent Stumpe dengan bantuan Frank Beck, baik insinyur dari CERN , mengembangkan layar sentuh transparan pada awal tahun 1970 dan diproduksi oleh CERN dan digunakan pada tahun 1973.  touchscreen ini didasarkan pada karya Bent Stumpe di sebuah pabrik televisi di awal 1960-an. Sebuah layar sentuh resistif dikembangkan oleh penemu Amerika G. Samuel Hurst yang menerima US patent # 3.911.215 pada 7 Oktober 1975. Versi pertama diproduksi pada tahun 1982.

Dari 1979-1985, yang Fairlight CMI (dan Fairlight CMI IIx) adalah sampling musik high-end dan workstation re-sintesis yang menggunakan teknologi pena cahaya, dengan mana pengguna bisa mengalokasikan dan memanipulasi sampel dan data sintesis, serta akses yang berbeda menu dalam OS nya dengan menyentuh layar dengan pena cahaya. Kemudian Fairlight seri model IIT menggunakan tablet grafis di tempat pena cahaya. The HP-150 dari tahun 1983 adalah salah satu awal komputer touchscreen komersial di dunia. Serupa dengan sistem PLATO IV, teknologi sentuh yang digunakan dipekerjakan inframerah pemancar dan penerima dipasang di sekitar panel dari 9 nya " Sony Cathode Ray Tube (CRT), yang mendeteksi posisi dari setiap non-transparan objek pada layar.

File:Buick-TouchScreen-x.jpg
Enam gambar General Motors ' ECC (Electronic Control Center), dirilis pada tahun 1985 sebagai touchscreen pertama termasuk sebagai perlengkapan standar dalam produksi mobil . CRT berbasis ECC pertama debutnya pada 1986 Buick Riviera sebagai antarmuka utama yang digunakan untuk mengoperasikan dan memantau iklim kendaraan dan sistem stereo.

Pada awal tahun 1980 General Motors bertugas nya Elektronik Delco divisi dengan proyek yang ditujukan untuk menggantikan non fungsi penting sebuah mobil (yaitu selain throttle, transmisi, rem dan kemudi) dari sistem mekanis atau elektro-mekanis dengan solid state alternatif sedapat mungkin. Perangkat selesai dijuluki sebagai ECC untuk "Electronic Control Center", sebuah komputer digital dan perangkat lunak sistem kontrol didesain untuk berbagai perangkat sensor , servos , solenoida , antena dan monokrom CRT touchscreen yang berfungsi baik sebagai display dan satunya metode input. EEC menggantikan tradisional mekanik stereo , kipas, pemanas dan pendingin udara kontrol dan display, dan mampu memberikan informasi yang sangat rinci dan spesifik tentang kendaraan status pengoperasian kumulatif dan saat ini dalam real time . ECC adalah perlengkapan standar pada 1985-1989 Buick Riviera dan kemudian 1988-1989 Buick Reatta , tapi tidak populer dengan konsumen sebagian karena technophobia atas nama beberapa tradisional Buick pelanggan, tetapi terutama karena mahal untuk memperbaiki masalah teknis yang dialami oleh touchscreen ECC yang menjadi metode satu-satunya akses, akan membuat kontrol iklim atau operasi stereo mustahil.

Pada tahun 1986 pertama titik penjualan perangkat lunak grafis ditunjukkan pada 16-bit Atari 520ST komputer warna. Ini menampilkan warna touchscreen antarmuka widget-driven. The ViewTouch titik penjualan perangkat lunak pertama kali ditunjukkan oleh pengembang, Gene Mosher , at Fall Comdex, 1986, di Las Vegas, Nevada kepada pengunjung pada demonstrasi Komputer Atari daerah dan tersedia secara komersial pertama sistem POS dengan warna grafis antarmuka layar sentuh widget-driven.

Sears et al. (1990) memberikan review penelitian akademik pada single dan multi-touch interaksi manusia-komputer dari waktu, menggambarkan gerakan seperti memutar tombol, menggesekkan layar untuk mengaktifkan switch (atau isyarat berbentuk U untuk beralih switch), dan keyboard layar sentuh (termasuk studi yang menunjukkan bahwa pengguna bisa mengetik dengan 25 wpm untuk keyboard touchscreen dibandingkan dengan 58 wpm untuk keyboard standar); gerakan multitouch seperti memilih berbagai garis, menghubungkan objek, dan " tap-klik "isyarat untuk memilih tetap menjaga lokasi dengan jari lain juga dijelaskan.

Sebuah usaha awal pada konsol permainan genggam dengan layar sentuh kontrol adalah Sega 's pengganti dimaksudkan untuk permainan Aksesoris , meskipun perangkat ini akhirnya disimpan dan tidak pernah dirilis karena mahalnya biaya teknologi touchscreen di awal 1990-an. Touchscreens tidak akan populer digunakan untuk video game sampai rilis Nintendo DS pada tahun 2004. Sampai saat ini, sebagian besar konsumen sentuh hanya bisa merasakan satu titik kontak pada satu waktu, dan hanya sedikit yang memiliki kemampuan untuk merasakan seberapa keras seseorang menyentuh. Ini telah berubah dengan komersialisasi multi-touch teknologi.

Komponen-komponen.

http://heartframe.files.wordpress.com/2011/12/touch-screen-2-paradise-art.jpg

http://static.howstuffworks.com/gif/iphone-11.gif

Sebuah sistem layar sentuh terdiri atas tiga komponen dasar:
  • panel sensor layar sentuh, yang terletak di lapisan luar tampilan dan menimbulkan aliran listrik tertentu tergantung di mana terdapat sentuhan
  • pengontrol layar sentuh, yang melakukan pemrosesan sinyal yang diterima dari panel sensor, kemudian menerjemahkannya ke dalam data sentuhan yang disalurkan kepada prosesor komputer
  • driver perangkat halus, yang menerjemahkan data menjadi gerakan tetikus, memungkinkan panel sensor untuk berfungsi layaknya tetikus, dan menyediakan antarmuka pada sistem operasi komputer


Tipe-tipe layar sentuh

Semua tipe layar sentuh melekat pada unit tampilannya. Perbedaanya terletak pada cara mendeteksi sentuhan dan metode yang digunakan dalam memproses input sentuhan.

  • Capacitive overlay
File:Capacitive touchscreen.jpg
Capacitive touchscreen pada telepon genggam


Di setiap sudut layar terdapat sirkuit yang berfungsi untuk mengukur kapasitansi. Sentuhan yang diberikan oleh jari atau alat penghantar lainnya yang merupakan konduktor pada layar menyebabkan gangguan pada kondisi elektrostatis. Gangguan tersebut menyebabkan perubahan kapasitansi. Perubahan yang terjadi terukur oleh sirkuit dan kemudian dipergunakan untuk mendeteksi lokasi sentuhan. Tipe ini memiliki daya tahan yang kuat serta tampilan yang jernih.

  • Guided acoustic wave
Alat ini bekerja dengan mentransmisikan gelombang akustik melalui lapisan atas kaca yang ditempatkan diatas layar tampilan. Ketika suatu alat yang memiliki daya penghantar seperti jari terkontak dengan gelombang, maka transmisi gelombang akustik terganggu oleh jari. Gangguan menyebabkan pengurangan amplitudo dimana pengurangan tersebut diidentifikasi oleh control electronics untuk mendeteksi lokasi sentuhan.


  • Resistive overlay


Unggul dalam daya tahan khususnya terhadap perlakuan kasar dan harga yang terjangkau. Tersusun atas dua lapisan tipis yang terbuat dari kaca atau polyester yang diselubungi dengan material penghambat dan dipisahkan oleh titik-titik pemisah yang tidak terlihat. Pada resistive overlay, arus listrik mengalir pada seluruh bagian layar. Ketika tekanan diberikan pada layar, kedua lapisan tersebut saling berhimpitan yang kemudian menyebabkan perubahan aliran arus listrik. Melalui perubahan tersebut lokasi sentuhan terdeteksi.


  • Scanning infrared
Dalam bingkai sentuhan atau layar terdapat jajaran diode cahaya dan transistor foto yang masing-masing diletakan di dua sisi yang berlawanan untuk menghasilkan sebuah kisi dari cahaya infra merah yang tidak terlihat. Ketika jari atau alat penghantar lainnya memasuki kisi tersebut, cahaya infra merah yang dipancarkan diode cahaya terhalangi. Foto transistor mendeteksi hilangnya cahaya dan mentransmisikan sinyal yang mengidentifikasi koordinat x dan y dari letak jari atau alat penghantar tersebut.


  • Near field imaging (NFI)
Tipe ini menggunakan alat atau sirkuit pendeteksi sentuhan yang canggih untuk mendeteksi sentuhan. Alat atau sirkuit tersebut memiliki tingkat ketepatan tinggi dalam menggunakan data dan memproses gambar untuk menghasilkan profil yang tepat atas sentuhan yang diberikan.


  • Surface acoustic wave
Bekerja dengan mengirimkan gelombang akustik melalui panel kaca yang dilengkapi dengan beberapa transduser dan reflektor. Ketika jari bersentuhan dengan gelombang akustik, gerakan gelombang mengalami perubahan. Perubahan ini kemudian digunakan untuk mendeteksi lokasi sentuhan. Keunggulan tipe ini adalah memiliki tingkat kejernihan yang paling tinggi serta daya tahan yang baik. Namun, sensitif terhadap kotoran yang menempel.


Pengunaan  Teknologi Layar Sentuh.

Berkas:Taipei MRT touch screen ticket vending machine.JPG.JPG
Mesin tiket kereta bawah tanah yang menggunakan sistem layar sentuh MD2693 di Taipei, Taiwan


Sistem informasi publik

Termasuk dalam sistem informasi publik antara lain kios-kios informasi, counter check-in pesawat terbang di bandara udara, tampilan petunjuk arah di tempat wisata, dan tampilan-tampilan elektronik lainnya yang digunakan oleh banyak orang yang memiliki pengalaman menggunakan komputer yang sangat terbatas atau malah tidak sama sekali.

Sistem layar sentuh lebih mudah digunakan daripada perangkat-perangkat masukkan lainnya, terutama bagi pengguna pemula, sehingga informasi yang ditampilkan di dalamnya dapat diakses oleh sebanyak mungkin pengguna.

Sistem restoran atau ritel


Restoran dan lingkungan-lingkungan berbasis jasa lainnya dituntut untuk memiliki pola kerja dan target waktu pencapaian yang sangatlah cepat. Sistem layar sentuh sangat sesuai untuk lingkungan-lingkungan ini karena sangat mudah untuk dijalankan dan tidak perlu melewati langkah-langkah yang berkepanjangan.

Pelatihan untuk pegawai baru dapat dikurangi dan pekerjaan pegawai yang telah ada dapat dilaksanakan dengan waktu yang lebih cepat, sehingga meningkatkan efisiensi keseluruhan lingkungan tersebut.
Toko swalayan

Sebuah terminal layar sentuh dapat digunakan untuk memperbaiki layanan terhadap pelanggan di toko-toko yang sangat sibuk, restoran cepat saji, pusat transportasi, dan sebagainya. Misalnya, seorang pelanggan di sebuah toko cukup memasukkan data apa saja yang dibelinya tanpa perlu melewati antrian pelanggan lain.

Pelatihan berbasis komputer

Karena sistem layar sentuh lebih mudah digunakan daripada perangkat-perangkat masukkan lainnya, waktu dan biaya yang digunakan untuk melaksanakan pelatihan dapat dikurangi. Sifat layar sentuh yang interaktif dan menyenangkan juga dapat membangun suasana pelatihan yang kondusif, baik bagi peserta maupun pelatih yang terkait.

Keuntungan dan kerugian penggunaan


Pfauth dan Priest (1981) menyebutkan keuntungan dan kerugian dari digunakannya perangkat layar sentuh, yang antara lain sebagai berikut:

Keuntungan.
  • Terdapat kontrol dan interaksi langsung antara indera penglihatan dan indera peraba masukkan dan keluaran yang dihasilkan terdapat pada satu lokasi yang sama)
  • Adanya kemampuan untuk memasukkan dan mengawasi data secara cepat
  • Karena penggunaannya mudah, tidak diperlukan terlalu banyak pelatihan pengguna dalam mengoperasikan sistem layar sentuh
  • Hanya pilihan yang valid dan mungkin untuk diterima yang dapat ditampilkan
  • Mudah diterima oleh penggunanya
  • Tidak dibutuhkannya daya ingat penggunanya

Kerugian
  • Besarnya biaya pengembangan sistem layar sentuh sebagai teknologi yang belum lama digunakan dalam barang-barang yang diproduksi secara massal
  • Membutuhkan tambahan waktu dalam proses pemrogramannya
  • Kurang fleksibel untuk beberapa jenis masukkan tertentu
  • Kesalahan pada gambar yang ditampilkan akan menimbulkan kesalahan pengoperasian
  • Kelelahan yang dirasakan akibat mendekati layar secara berulang kali
  • Jari tangan seringkali menutupi tampilan visual layar
  • Diperlukannya metode-metode baru dalam pemrograman perangkat halus
Sumber :
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Touchscreen
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Layar_sentuh