Rabu, 04 Desember 2013

Ilmuwan Ungkap Perbedaan "Cara Kerja" Otak Pria dan Wanita


Banyak teori yang mengatakan pria berpikir dengan mengandalkan logika dan wanita mengandalkan perasaan. Ini membuat cara dan pola pikir antara wanita dan pria berbeda. Mengapa demikian?

Menurut penelitian, pria dan wanita benar-benar berpikir dengan cara yang berbeda. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan anatomi otak antara pria dan wanita.


Otak terdiri dari dua jenis jaringan utama, yaitu yang disebut dengan materi abu-abu (gray matter) dan materi putih (white matter).


Penelitian menunjukkan bahwa pria lebih banyak berpikir dengan memanfaatkan materi abu-abu otak, sedangkan wanita dengan materi putih.

Materi abu-abu merupakan komponen utama sistem saraf pusat, terdiri dari sel saraf tubuh, neuropil (dendrit serta akson un-myelin dan myelin), sel-sel glial (astroglia dan oligodendrocytes) dan kapiler.

Sedangkan materi putih sebagian besar terdiri dari akson myelin (zat lemak putih).

Jika diibaratkan dengan komponen komputer, materi abu-abu merupakan prosesor komputer (elemen utama), sedangkan materi putih adalah jaringan kabel yang menghubungkan elemen komputer. Artinya, materi abu-abu merupakan pusat informasi dan materi putih adalah jaringan pusat-pusat pengolahan.

"Dengan menunjukkan tepat bidang intelijen berbasis gender, penelitian ini memiliki potensi untuk membantu penelitian tentang demensia (pikun) dan gangguan kognitif lainnya," jelas Richard Haier, profesor psikologi dari University of California, seperti dilansir dari LiveSciene, Jumat (16/7/2010).

Haier bersama dengan koleganya dari University of New Mexico melakukan penelitian dan hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal NeuroImage.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pada umumnya pria memiliki materi abu-abu 6,5 kali lebih besar dari wanita, sedangkan materi putih wanita 10 kali lebih besar dari pria.

"Hasil penelitian ini dapat menjelaskan mengapa pria dan wanita lebih unggul dalam bidang yang berbeda," pungkas Rex Jung, europsychologist dari University of New Mexico.

Misalnya, pria cenderung lebih unggul pada bidang yang membutuhkan proses lokal seperti matematika. Sementara wanita lebih unggul pada bidang integerasi dan asimilasi (penyesuaian) informasi seperti kemampuan bahasa.


Perbedaan "Cara Kerja" Otak Pria dan Wanita

Tim peneliti dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat, menemukan bukti baru bahwa otak pria dan wanita memiliki fungsi yang berbeda.

Melansir Daily Mail, 3 Desember 2013, peneliti berhasil menemukan otak wanita terprogram untuk melakukan multitasking atau banyak pekerjaan. Sementara, otak pria lebih baik menjalankan tugas tunggal, seperti membaca peta.

Temuan ini didapat peneliti setelah melakukan pemindaian terhadap 949 otak. Terdiri dari 428 otak pria dan 521 otak wanita yang berusia antara delapan sampai 22 tahun.

Hasilnya ditemukan bahwa pria memiliki hubungan yang lebih baik antara bagian depan otak dan bagian belakang otak. Dengan kata lain, pria mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam mencerna informasi dan menggunakannya untuk melaksanakan tugasnya.

Selain itu, pria juga memiliki aktivitas yang intens pada bagian-bagian otak tertentu, terutama pada bagian cerebellum, yang mampu mengontrol kemampuan motoriknya. Jadi, pria lebih baik dalam melakukan aktivitas seperti berlari, berenang, dan parkir mobil.

Sedangkan wanita mempunyai hubungan yang lebih baik pada bagian sisi kiri dan kanan otak. Dengan kata lain, wanita lebih baik dalam mengingat wajah dan mengerjakan banyak tugas.

"Penelitian ini menunjukkan apabila pria dan wanita diberikan tugas yang melibatkan proses berpikir secara logis dan intuisi, maka wanita akan menyelesaikan tugas itu dengan baik. Sebab, tugas itu membutuhkan interaksi yang baik antara bagain otak sisi kiri dan kanan," kata Dr Ragini Verma, pemimpin penelitian dari University of Pennsylvania.


Sementara, tambah Verma, jika pria dan wanita diberi tugas untuk melakukan tindakan instan, maka pria akan menjalankan tugas itu dengan baik. Karena otak bagian depan dan belakangnya terhubung dengan baik.

"Contoh untuk tindakan instan itu seperti belajar naik sepeda, belajar berenang, dan membaca peta," ujar Verma.

Hasil penelitian yang sudah dipublikasikan di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini telah mendukung teori mengenai 'pria berasal dari Mars dan wanita dari Venus,' yang ditemukan oleh psikolog John Gray. Artinya, jenis kelamin itu berbeda sama halnya dengan ras.

Penulis : Siti Ruqoyah, Tommy Adi Wibowo
Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/, Rabu, 4 Desember 2013, 05:01 WIB.